Masalah Lama Tak Terselesaikan: Pelabuhan Roro Penarik Tenggelam Lumpur Era ke Era, Kadishub Lingga Dinilai Tak Bisa Kerja

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 8 April 2025 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: kondisi pelabuhan Roro Penarik, Daik Lingga, dari atas menggunakan drone | f. Dedi_iansyah

Keterangan foto: kondisi pelabuhan Roro Penarik, Daik Lingga, dari atas menggunakan drone | f. Dedi_iansyah

Ihand.id – Lingga – Pelabuhan Roro Penarik, Kabupaten Lingga, yang menjadi pintu vital penghubung transportasi penumpang dan logistik antar-pulau, kini tampak mengenaskan.

Genangan lumpur tebal menguasai hampir seluruh area pelabuhan, mengancam keselamatan pengguna dan mengganggu mobilitas masyarakat.

Kondisi ini, menurut pengamatan, berasal dari erosi tebing bukit di belakang kantor pelabuhan serta aliran air hujan yang membawa lumpur dari jalan akses rusak dan menanjak di sekitarnya.

John Cosmos, aktivis Senior Kab. Lingga, menyampaikan keprihatinan mendalam.

“Pelabuhan ini adalah satu-satunya akses masyarakat mengangkut penumpang dan kebutuhan pokok dari Dabo Singkep ke Daik Lingga. Tapi kini, mereka terpaksa meniti tepi jalan yang becek atau mempertaruhkan keselamatan berkendara di tengah lumpur licin,” ujarnya, Selasa (8/4/2025).

Baca Juga:  Pemko Tanjungpinang Siap Jalankan Inpres Terkait Penghematan Anggaran

John menegaskan, masalah ini bukan hal baru. Sejak era kepemimpinan Bupati Nizar-Neko hingga Nizar-Novrizal, Dishub Lingga dinilai abai menjalankan tugas.

“Sudah bertahun-tahun, apa kerja Kadishub? Masalah lumpur seharusnya sudah tidak menjadi kendala lagi namun hingga kini masyarakat masih terjebak dengan masalah yang sama, jalan berlumpur apalagi di musim penghujan,” tegasnya.

Penulis : Cahyo Aji

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hilal Tidak Terlihat di Tugu Khatulistiwa Lingga
Barongsai Hidupkan Atmosfer Imlek di Dabo Singkep 2577 Gongzili
Pemkab Lingga Raih Penghargaan Nasional, Komitmen Tata Kelola Desa Diakui Pemerintah Pusat
Hujan Turun di Hari Pertama Imlek 2577 Kongzili di Dabo Singkep, Warga Sebut Pertanda Hoki dan Rezeki
Imlek 2026 Tahun Kuda Api: Lambang Energi dan Pergerakan Baru
Mahatma Gandhi: Pelopor Perlawanan Tanpa Kekerasan yang Mengguncang Kekaisaran Inggris
Prata, Sarapan Legendaris Dabo Singkep: Hangatnya Kari Ayam yang Membangunkan Pagi Warga
KONI Lingga Mulai Bahas Hibah 2027, Fokus Penguatan Pembinaan Atlet
Berita ini 113 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:04 WIB

Hilal Tidak Terlihat di Tugu Khatulistiwa Lingga

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:34 WIB

Barongsai Hidupkan Atmosfer Imlek di Dabo Singkep 2577 Gongzili

Selasa, 17 Februari 2026 - 15:40 WIB

Pemkab Lingga Raih Penghargaan Nasional, Komitmen Tata Kelola Desa Diakui Pemerintah Pusat

Selasa, 17 Februari 2026 - 15:26 WIB

Hujan Turun di Hari Pertama Imlek 2577 Kongzili di Dabo Singkep, Warga Sebut Pertanda Hoki dan Rezeki

Senin, 16 Februari 2026 - 12:21 WIB

Imlek 2026 Tahun Kuda Api: Lambang Energi dan Pergerakan Baru

Berita Terbaru

Hasil rukyatul hilal menunjukkan posisi bulan masih di bawah ufuk; Kemenag Lingga kirim laporan resmi ke pusat sebagai bahan penetapan 1 Ramadan 1447 Hijriah | f. Diskominfo Lingga

Berita Harian Lingga

Hilal Tidak Terlihat di Tugu Khatulistiwa Lingga

Rabu, 18 Feb 2026 - 12:04 WIB

Aksi spektakuler barongsai pada hari pertama Imlek 17 Februari 2026 memikat warga Dabo Singkep. Tradisi kuno Tiongkok ini bukan sekadar hiburan, tetapi simbol keberuntungan dan pengusir energi buruk | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

Barongsai Hidupkan Atmosfer Imlek di Dabo Singkep 2577 Gongzili

Selasa, 17 Feb 2026 - 21:34 WIB

Imlek 2026 Tahun Kuda Api: Lambang Energi dan Pergerakan Baru | f. Istimewa

Sejarah/History

Imlek 2026 Tahun Kuda Api: Lambang Energi dan Pergerakan Baru

Senin, 16 Feb 2026 - 12:21 WIB