Pemerintah Kabupaten Lingga menghadirkan akses gratis siaran Piala Dunia 2026 melalui delapan titik nobar resmi sebagai wujud dukungan terhadap kebijakan pemerintah pusat dan pemberdayaan masyarakat.
Ihand.id | • Lingga – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai Lapangan Hang Tuah, Daik Lingga, saat Bupati Lingga Muhammad Nizar menghadiri kegiatan nonton bersama (nobar) laga pembukaan Piala Dunia 2026, Jumat (12/6/2026) dini hari.

Meski berlangsung hingga larut malam, antusiasme masyarakat tidak surut. Warga dari berbagai kalangan tampak memadati lokasi untuk menyaksikan secara langsung pembukaan ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut melalui layar besar yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Lingga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lingga Izjumadillah, unsur Koramil 05 Daik Lingga, serta sejumlah tokoh masyarakat yang ikut meramaikan suasana nobar.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menginginkan seluruh masyarakat Indonesia dapat menikmati siaran Piala Dunia 2026 secara gratis. Melalui kebijakan tersebut, penyelenggaraan kegiatan nonton bersama diberikan kemudahan tanpa dibebani biaya lisensi, dengan tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.
Hak siar resmi pertandingan Piala Dunia 2026 dipercayakan kepada TVRI sebagai lembaga penyiaran publik nasional. Selain memperluas akses masyarakat terhadap tontonan olahraga kelas dunia, kebijakan ini juga bertujuan mendorong pertumbuhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dapat memanfaatkan momentum keramaian selama berlangsungnya turnamen.
Pemerintah Kabupaten Lingga pun mengambil langkah konkret dengan menghadirkan delapan titik nobar resmi yang tersebar di berbagai kecamatan. Program ini terlaksana melalui kerja sama antara Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lingga bersama Telkomsel, yang turut mendukung penyediaan fasilitas agar masyarakat dapat menikmati pertandingan dengan nyaman.
Kehadiran titik-titik nobar tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan hiburan yang merata bagi seluruh masyarakat, termasuk mereka yang berada jauh dari pusat keramaian.
Selain menjadi sarana hiburan, kegiatan ini juga menghadirkan ruang interaksi yang positif antara pemerintah dan masyarakat. Sorak sorai, tawa, dan kebersamaan yang tercipta sepanjang pertandingan menjadi simbol kuatnya semangat persatuan yang tumbuh di tengah masyarakat Lingga.
Pemerintah Kabupaten Lingga berharap kegiatan nobar Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan kemeriahan sepak bola dunia, tetapi juga mempererat tali silaturahmi, memperkuat rasa kebersamaan, serta menjadi sarana rekreatif dan edukatif yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan hadirnya akses tontonan gratis yang resmi dan mudah dijangkau, semarak Piala Dunia 2026 kini terasa lebih dekat bagi masyarakat Kabupaten Lingga, menjadikan setiap pertandingan bukan sekadar tontonan, melainkan momen kebersamaan yang menyatukan seluruh lapisan masyarakat dalam satu semangat yang sama.
Penulis : Ivantri Gustianda




















