Tim BPBD Kab. Lingga Gerak Cepat Evakuasi WNA Malaysia yang Terjebak di Gunung Daik

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 3 Juni 2024 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ihand.id – Lingga – Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lingga berhasil mengevakuasi seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia yang terjebak di Gunung Daik Lingga. Pria bernama Shaharom bin Mohd Yusuf (69) tersebut mengalami kelelahan setelah diguyur hujan deras saat mendaki gunung tersebut.

Kepala BPBD Lingga, Oktanius Wirsal, menyatakan bahwa pihaknya menerima laporan mengenai insiden ini pada Senin (3/6/2024) dan segera melakukan evakuasi dari pos 2 Gunung Daik Lingga.

Baca Juga:  Pemerintah Kabupaten Lingga Akan Lanjutkan Proyek Drainase Mayor di Kelurahan Dabo
Baca Juga:  Semangat Pancasila, Polres Lingga Laksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2024

“Kami mendapatkan laporan adanya wisatawan yang tidak mampu kembali ke homebase. Maka kami langsung melakukan evakuasi yang saat itu berada di pos 2 Gunung Daik,” ujar Okta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim BPBD persiapan evakuasi warga negara asing yang terjebak di Gunung Daik Lingga (foto: ist)

Tim BPBD berangkat pada pukul 02.00 dini hari dan tiba di lokasi sekitar pukul 04.30. Pada pukul 06.00 pagi, Shaharom berhasil dibawa turun ke base camp dan segera dilarikan ke RSUD Encik Mariam untuk mendapatkan pengecekan medis. “Wisatawan tersebut dalam kondisi baik-baik saja,” jelas Okta.

Dijelaskan lebih lanjut, Shaharom mendaki Gunung Daik bersama sembilan orang lainnya. Namun, akibat kelelahan dan kedinginan setelah diguyur hujan deras, Shaharom tidak mampu melanjutkan perjalanan turun bersama kelompoknya. “Sembilan orang lainnya berhasil turun lebih dulu pada malam hari, sedangkan korban terpaksa tinggal di pos 2 bersama dua penunjuk jalan,” bebernya.

Okta berharap insiden ini menjadi pembelajaran bagi para pendaki agar lebih memperhatikan kondisi fisik dan cuaca sebelum melakukan pendakian. “Semoga kejadian seperti ini tidak kembali terjadi,” imbuhnya.

Dengan adanya evakuasi ini, BPBD Kabupaten Lingga menunjukkan kesiapsiagaannya dalam menangani insiden di daerah pegunungan, serta pentingnya koordinasi dan kesiapan dalam menghadapi situasi darurat.(ca)

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejari Lingga Ajukan Banding Kasus Jembatan Marok Kecil
Ketika Semangka Jadi Harapan Baru Lingga: Sinergi Pemkab dan TNI Bangun Kedaulatan Pangan
Bukan Sekadar Bersih-Bersih, YKI Lingga Siapkan “Rumah Harapan” untuk Perjuangan Melawan Kanker
Lingga Pilih Lawan DBD dengan Cara Berbeda, Gerakan Serentak Ini Bikin Warga Tersentuh
Lingga Jadi Penyumbang Terbesar Kepri, 170 Posyandu Aktif Semarakkan Hari Posyandu Nasional 2026
PAD Lingga Terhambat? DPRD Kepri Soroti Lambatnya Kajian HPM Pasir Kuarsa
Kajari Lingga Pimpin Audiensi Massa Aliansi Pemuda Kabupaten Lingga
Pemkab Lingga Gelar Rapat Persiapan Pendataan Calon Peserta Didik Sekolah Rakyat
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:00 WIB

Kejari Lingga Ajukan Banding Kasus Jembatan Marok Kecil

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:05 WIB

Ketika Semangka Jadi Harapan Baru Lingga: Sinergi Pemkab dan TNI Bangun Kedaulatan Pangan

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:41 WIB

Bukan Sekadar Bersih-Bersih, YKI Lingga Siapkan “Rumah Harapan” untuk Perjuangan Melawan Kanker

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:03 WIB

Lingga Pilih Lawan DBD dengan Cara Berbeda, Gerakan Serentak Ini Bikin Warga Tersentuh

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:17 WIB

Lingga Jadi Penyumbang Terbesar Kepri, 170 Posyandu Aktif Semarakkan Hari Posyandu Nasional 2026

Berita Terbaru

Kejari Lingga resmi mengajukan banding atas putusan bebas kasus dugaan korupsi pembangunan Jembatan Marok Kecil | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

Kejari Lingga Ajukan Banding Kasus Jembatan Marok Kecil

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:00 WIB