Sudah Berkali-Kali Diusulkan, Penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Kabupaten Lingga Masih Belum Ada Kejelasan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu aktivitas mencari sesuap nasi oleh warga Dabo Singkep  dengan menjadi penambang biji timah | f. Istimewa

Salah satu aktivitas mencari sesuap nasi oleh warga Dabo Singkep dengan menjadi penambang biji timah | f. Istimewa

Penetapan WPR di Kabupaten Lingga sangat penting karena menyangkut keberlangsungan ekonomi masyarakat lokal, khususnya para pekerja tambang rakyat yang selama ini menggantungkan hidupnya dari sektor tersebut.

Lebih lanjut, Fiza berharap agar Pemerintah Provinsi Kepri segera menindaklanjuti usulan tersebut ke Kementerian ESDM agar penetapan WPR di Lingga bisa segera disahkan.

“Kami berharap agar Pemerintah Provinsi Kepri dapat segera menindaklanjuti ke kementerian, karena hal ini berhubungan langsung dengan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kabupaten Lingga. Semoga WPR ini bisa segera ditetapkan agar masyarakat bisa mengurus IPR dan melakukan aktivitas tambang secara legal,” jelasnya.

Dengan adanya kepastian hukum melalui penetapan WPR dan izin IPR, diharapkan masyarakat tambang rakyat di Dabo Singkep dan wilayah lainnya dapat kembali bekerja dengan tenang tanpa harus berhadapan dengan persoalan hukum.

Penetapan WPR di Kabupaten Lingga bukan hanya memberikan legalitas hukum bagi para pekerja tambang, tetapi juga akan berdampak besar terhadap perekonomian masyarakat.

Baca Juga:  Pemkab Lingga Gelar Tabligh Akbar Peringati Sumpah Pemuda ke-97: Perkuat Ukhuwah Islamiyah dan Semangat Persatuan

Dalam kondisi ekonomi yang tengah sulit, sektor pertambangan rakyat diyakini dapat menjadi solusi membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan warga.

Selain itu, keberadaan WPR juga akan memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk melakukan pengawasan dan pembinaan yang lebih baik terhadap kegiatan penambangan, sehingga tidak menimbulkan kerusakan lingkungan.

Penulis : Vatawari

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerak Cepat! YKI Lingga Siapkan Sekretariat Baru di Implasement Timah Dabo
Semarak Hari Posyandu 2026, Wabup Lingga Cek Langsung Layanan 6 SPM di Lapangan
Bandara Dabo Singkep Wakili Kepri di Penilaian Nasional, Targetkan 10 Ribu Poin Bandara Sehat
Pinjaman Rp400 Miliar Memanas, JPKP Sindir DPRD Kepri Bungkam Soal Audiensi
Tragedi di Setajam Lingga: Perempuan Tewas Misterius, Polisi Turun Tangan
PKK Lingga Matangkan Kampung CERIA, Lomba Vlog, dan Semarak Hari Posyandu Nasional 2026
Pemkab Lingga Gelar Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30, Tekankan Sinergi dan Inovasi Daerah
Malam Silang Budaya Lingga–Pahang Meriah, Sekda Armia Ajak Pererat Hubungan Serumpun
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 21:20 WIB

Gerak Cepat! YKI Lingga Siapkan Sekretariat Baru di Implasement Timah Dabo

Rabu, 29 April 2026 - 21:13 WIB

Semarak Hari Posyandu 2026, Wabup Lingga Cek Langsung Layanan 6 SPM di Lapangan

Rabu, 29 April 2026 - 15:54 WIB

Bandara Dabo Singkep Wakili Kepri di Penilaian Nasional, Targetkan 10 Ribu Poin Bandara Sehat

Rabu, 29 April 2026 - 12:55 WIB

Pinjaman Rp400 Miliar Memanas, JPKP Sindir DPRD Kepri Bungkam Soal Audiensi

Selasa, 28 April 2026 - 20:07 WIB

Tragedi di Setajam Lingga: Perempuan Tewas Misterius, Polisi Turun Tangan

Berita Terbaru

Ketua YKI Lingga, Hj. Feby Sarianty Novrizal | f.  Diskominfo Lingga

Berita Harian Lingga

Gerak Cepat! YKI Lingga Siapkan Sekretariat Baru di Implasement Timah Dabo

Rabu, 29 Apr 2026 - 21:20 WIB

Penemuan jasad wanita di dalam rumah warga Setajam memicu kepanikan, polisi lakukan penyelidikan dan autopsi untuk ungkap penyebab kematian | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

Tragedi di Setajam Lingga: Perempuan Tewas Misterius, Polisi Turun Tangan

Selasa, 28 Apr 2026 - 20:07 WIB