Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-21: Awal Pencarian Malam Lailatul Qadar

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surau Al - Kautsar, Sungai Lumpur, Dabo Singkep, Lingga, Kepri | f. Ihand

Surau Al - Kautsar, Sungai Lumpur, Dabo Singkep, Lingga, Kepri | f. Ihand

Memasuki malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadhan, umat Islam dianjurkan meningkatkan ibadah untuk meraih kemuliaan Malam Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan.

Ihand.id | • Religi – Puasa Ramadhan yang telah memasuki hari ke-21 menandai dimulainya fase paling istimewa dalam bulan suci, yaitu sepuluh malam terakhir Ramadhan.

Pada fase ini, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah, karena terdapat satu malam yang sangat mulia, yakni Lailatul Qadar, malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hari ke-21 Ramadhan juga menjadi awal dari malam-malam ganjil yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah, seperti shalat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan berdoa.

Banyak ulama menyebut bahwa malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir merupakan waktu yang paling berpeluang turunnya Lailatul Qadar.

Makna Puasa di Hari ke-21 Ramadhan

Puasa pada hari ke-21 Ramadhan bukan hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas spiritual dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Memasuki fase akhir Ramadhan, umat Islam diajak untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri, memperbanyak amal kebaikan, serta memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah dilakukan.

Pada hari ini pula, banyak umat Islam mulai memperbanyak ibadah malam seperti qiyamul lail, i’tikaf di masjid, dan membaca Al-Qur’an dengan harapan dapat meraih keberkahan malam Lailatul Qadar.

Baca Juga:  Keutamaan Puasa Ramadhan Hari Kelima: Momentum Menguatkan Istiqamah

Dalil Al-Qur’an Tentang Lailatul Qadar

Keutamaan malam di sepuluh hari terakhir Ramadhan dijelaskan dalam Al-Qur’an, khususnya dalam Surah Al-Qadr ayat 1–3:

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan. Tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.”

(QS. Al-Qadr: 1–3)

Ayat ini menjelaskan bahwa satu malam Lailatul Qadar memiliki nilai ibadah yang lebih baik daripada ibadah selama seribu bulan atau sekitar 83 tahun.

Hadits Nabi tentang Malam Ganjil

Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk mencari Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadhan.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

“Carilah Lailatul Qadar pada malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Karena itu, malam ke-21 Ramadhan menjadi salah satu malam yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak ibadah.

Keistimewaan Puasa Ramadhan Hari ke-21

Ada beberapa keistimewaan yang sering disebutkan oleh para ulama mengenai ibadah di hari ke-21 Ramadhan, di antaranya:

1. Awal dari malam-malam paling mulia

Hari ke-21 membuka pintu bagi umat Islam untuk memasuki malam-malam ganjil yang penuh keberkahan.

2. Peluang meraih Lailatul Qadar

Banyak ulama menyebut bahwa malam ke-21 termasuk salah satu malam yang berpotensi menjadi Lailatul Qadar.

3. Momentum meningkatkan ibadah

Di fase ini, Rasulullah SAW memperbanyak ibadah dibandingkan malam-malam sebelumnya.

Baca Juga:  Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-9: Pintu Ampunan Kian Terbuka, Raih Kemuliaan di Sisi Allah

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah RA disebutkan:

“Rasulullah SAW apabila memasuki sepuluh hari terakhir Ramadhan, beliau menghidupkan malam, membangunkan keluarganya, dan mengencangkan ikat pinggangnya (bersungguh-sungguh dalam ibadah).”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Amalan yang Dianjurkan pada Malam ke-21 Ramadhan

Untuk meraih keberkahan di malam ganjil Ramadhan, umat Islam dianjurkan melakukan beberapa amalan, di antaranya:

  • Melaksanakan shalat tarawih dan tahajud
  • Memperbanyak membaca Al-Qur’an
  • Melakukan i’tikaf di masjid
  • Memperbanyak zikir dan istighfar
  • Membaca doa Lailatul Qadar

Salah satu doa yang dianjurkan Rasulullah SAW adalah:

“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”

Artinya: Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.

(HR. Tirmidzi)

Momentum Mendekatkan Diri kepada Allah

Hari ke-21 Ramadhan menjadi pengingat bagi umat Islam bahwa waktu menuju akhir bulan suci semakin dekat. Oleh karena itu, setiap Muslim dianjurkan untuk memaksimalkan ibadah agar tidak melewatkan kesempatan meraih pahala dan ampunan dari Allah SWT.

Sepuluh hari terakhir Ramadhan sering disebut sebagai puncak ibadah dalam bulan suci. Pada masa inilah Rasulullah SAW meningkatkan kesungguhan dalam beribadah dan mengajak keluarganya untuk turut menghidupkan malam dengan berbagai amal kebaikan.

Dengan memanfaatkan malam ke-21 sebagai awal pencarian Lailatul Qadar, umat Islam diharapkan dapat meraih keberkahan yang luar biasa, karena satu malam yang penuh kemuliaan itu nilainya lebih baik daripada ibadah selama seribu bulan.

Penulis : Ivantri Gustianda

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembersihan Lahan Dimulai, Sekolah Rakyat di Lingga Ditargetkan Mulai Dibangun Akhir 2026
Haflah Akhirussanah SDI Integral Luqman Al Hakim Lingga Angkatan VI Berlangsung Khidmat, Ketua DPRD Sampaikan Pesan Menyentuh
BGN Stop Dapur MBG Baru, Fokus Efisiensi Anggaran
Sekda Lingga Optimis Air Mineral BUMD Kembali Beroperasi, Siap Dongkrak PAD
Bupati Nizar Hadiri Ramah Tamah BRKS Lingga, PNS Pra Pensiun dan Purnabakti Dapat Edukasi Penting Jelang Masa Pensiun
Bupati Nizar Hadiri Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Warga, Semangat Kebersamaan Menggema di Daik Lingga
Bupati Lingga Tinjau Lokasi Pemasangan Tiang PLN di Resun Pesisir, Warga Bergotong Royong Buka Jalur
Kain Telepuk Lingga Bersiap Tembus Panggung Nasional, Warisan Kesultanan Melayu Terus Dijaga dan Dilestarikan
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 23:53 WIB

Pembersihan Lahan Dimulai, Sekolah Rakyat di Lingga Ditargetkan Mulai Dibangun Akhir 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 23:49 WIB

Haflah Akhirussanah SDI Integral Luqman Al Hakim Lingga Angkatan VI Berlangsung Khidmat, Ketua DPRD Sampaikan Pesan Menyentuh

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:40 WIB

BGN Stop Dapur MBG Baru, Fokus Efisiensi Anggaran

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:10 WIB

Sekda Lingga Optimis Air Mineral BUMD Kembali Beroperasi, Siap Dongkrak PAD

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:51 WIB

Bupati Nizar Hadiri Ramah Tamah BRKS Lingga, PNS Pra Pensiun dan Purnabakti Dapat Edukasi Penting Jelang Masa Pensiun

Berita Terbaru

Kepala BGN, Nanik S. Deyang | f. Redaksi

Berita Nasional

BGN Stop Dapur MBG Baru, Fokus Efisiensi Anggaran

Sabtu, 13 Jun 2026 - 20:40 WIB

Produksi air mineral milik BUMD Kabupaten Lingga melalui PT PSM ditargetkan mulai beroperasi Agustus 2026. Sekda Armia optimis program ini mampu meningkatkan PAD dan membuka pasar hingga luar daerah | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

Sekda Lingga Optimis Air Mineral BUMD Kembali Beroperasi, Siap Dongkrak PAD

Sabtu, 13 Jun 2026 - 20:10 WIB