Gorong-gorong Rusak, Warga Mensanak Terpaksa Konsumsi Air Asin

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 26 November 2024 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ihand.id – Lingga – Kerusakan gorong-gorong di RW 01/RT 01 Dusun I, Desa Mensanak, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga, menimbulkan dampak serius bagi warga. Air tawar yang biasa digunakan sehari-hari kini berubah menjadi air asin akibat masuknya air laut.

Salah satu pemuda Desa Mensanak, Azuwin mengungkapkan keresahannya, sebab gorong-gorong bermasalah, air tawar jadi berubah menjadi asin.

Baca Juga:  Bawaslu Lingga Ajak Masyarakat Bersama-sama Jaga Kondusifitas Jelang Pemilihan

“Kalau tidak segera diperhatikan pemerintah, air laut bisa terus naik, dan kami terpaksa minum air asin lagi,” katanya, Senin (25/11/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerusakan ini tak hanya mengganggu pasokan air bersih, tetapi juga menimbulkan berbagai masalah lain.

“Kalau hujan deras dan cuaca tidak terlalu panas, air jadi tertahan. Jalan tergenang, air lambat turun, dan nyamuk semakin banyak. Air asin yang naik juga membuat kendaraan cepat karatan,” ungkapnya.

Azuwin berharap pemerintah segera mengambil tindakan untuk memperbaiki gorong-gorong yang rusak agar masalah ini tidak terus berlarut-larut.

“Kami ingin solusi cepat supaya kehidupan warga kembali normal dan tidak ada lagi air asin yang naik ke daratan,” harapnya.

Kerusakan infrastruktur seperti gorong-gorong ini menunjukkan betapa pentingnya perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Perbaikan segera bukan hanya untuk menjaga pasokan air bersih, tetapi juga untuk mencegah dampak lebih luas pada kesehatan dan kehidupan sehari-hari warga.(ivn)

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lingga Pilih Lawan DBD dengan Cara Berbeda, Gerakan Serentak Ini Bikin Warga Tersentuh
Lingga Jadi Penyumbang Terbesar Kepri, 170 Posyandu Aktif Semarakkan Hari Posyandu Nasional 2026
PAD Lingga Terhambat? DPRD Kepri Soroti Lambatnya Kajian HPM Pasir Kuarsa
Kajari Lingga Pimpin Audiensi Massa Aliansi Pemuda Kabupaten Lingga
Pemkab Lingga Gelar Rapat Persiapan Pendataan Calon Peserta Didik Sekolah Rakyat
Pemkab Lingga dan BP Batam Bahas Pemanfaatan Air Baku Sungai Jelutung untuk Pengembangan Infrastruktur
Exit Meeting BPK RI Digelar di Daik Lingga, Pemkab Lingga Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan Transparan
Ajang Duta GenRe Lingga 2026 Cetak Remaja Inspiratif untuk Indonesia Emas 2045
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:03 WIB

Lingga Pilih Lawan DBD dengan Cara Berbeda, Gerakan Serentak Ini Bikin Warga Tersentuh

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:17 WIB

Lingga Jadi Penyumbang Terbesar Kepri, 170 Posyandu Aktif Semarakkan Hari Posyandu Nasional 2026

Senin, 11 Mei 2026 - 21:30 WIB

PAD Lingga Terhambat? DPRD Kepri Soroti Lambatnya Kajian HPM Pasir Kuarsa

Senin, 11 Mei 2026 - 14:04 WIB

Kajari Lingga Pimpin Audiensi Massa Aliansi Pemuda Kabupaten Lingga

Senin, 11 Mei 2026 - 13:56 WIB

Pemkab Lingga Gelar Rapat Persiapan Pendataan Calon Peserta Didik Sekolah Rakyat

Berita Terbaru

Bapenda Lingga bersama DPRD Kepri membahas lambatnya kajian HPM pasir kuarsa yang dinilai berdampak pada investasi tambang dan potensi PAD daerah | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

PAD Lingga Terhambat? DPRD Kepri Soroti Lambatnya Kajian HPM Pasir Kuarsa

Senin, 11 Mei 2026 - 21:30 WIB

Kajari Lingga Rully Afandi memimpin audiensi bersama Aliansi Pemuda Kabupaten Lingga terkait dugaan THR belum dibayarkan dan indikasi penyimpangan di lingkungan Pemkab Lingga | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

Kajari Lingga Pimpin Audiensi Massa Aliansi Pemuda Kabupaten Lingga

Senin, 11 Mei 2026 - 14:04 WIB