Bawaslu Sebut Letak Geografis dan Sinyal Telekomunikasi Jadikan 3 Wilayah di Lingga Ini Rawan Pelanggaran Pemilu

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 12 Desember 2023 - 10:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ihand.idKetua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lingga, Fidya Asrina mengatakan ada tiga wilayah rawan di Kabupaten Lingga pada Pemilu 2024 berkaitan dengan letak geografis dan rawan sinyal komunikasi.

Ketiga wilayah itu, yakni Pekajang, Mentuda, dan Berhala.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rawannya itu pertama rawan geografis kedua rawan sinyal, ini menjadi perhatian kami,” ungkapnya.

Untuk itu, Fidya mengaku sudah menyampaikan potensi kerawanan terkait geografis dan sinyal itu ke provinsi dan juga membuat strategi-strategi untuk melakukan pengawasan di daerah rawan tersebut.

Baca Juga:  BMKG Prediksi Musim Hujan di Dabo Singkep Bakal Berlangsung Hingga Maret 2024

“Ini menjadi fokus perhatian kami dan di sana kebetulan ada PKD yang kami tempatkan di sana. Jadi setiap desa itu ada PKD nya masing-masing, memang rawannya itu, pertama rawan geografis, kedua rawan sinyal,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa, sejauh ini belum ada laporan untuk pelanggaran, seperti money politic.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan praktik-praktik kecurangan terutama money politik, kemudian netralitas ASN, kita jagalah Pemilu 2024 ini,” katanya.

Baca Juga:  Dinsos PPPA Lingga Gelar Pelatihan Manajemen Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Serta Tindak PPO

Dia juga menyampaikan bahwa Bawaslu Lingga sudah mendelegasikan kepada Panwascam masing-masing tingkatan di 13 kecamatan dan 84 desa untuk mengawasi.

“Jadi kami juga mengawasi proses kampanye, jadi juga keamanan kepolisian juga terlibat melakukan patroli juga sejauh ini, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga kondusifitas Pemilu dan pihak-pihak yang dilarang ini agar menjaga netralitas masing-masing,” tuturnya.(ca)

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejari Lingga Ajukan Banding Kasus Jembatan Marok Kecil
Ketika Semangka Jadi Harapan Baru Lingga: Sinergi Pemkab dan TNI Bangun Kedaulatan Pangan
Bukan Sekadar Bersih-Bersih, YKI Lingga Siapkan “Rumah Harapan” untuk Perjuangan Melawan Kanker
Lingga Pilih Lawan DBD dengan Cara Berbeda, Gerakan Serentak Ini Bikin Warga Tersentuh
Lingga Jadi Penyumbang Terbesar Kepri, 170 Posyandu Aktif Semarakkan Hari Posyandu Nasional 2026
PAD Lingga Terhambat? DPRD Kepri Soroti Lambatnya Kajian HPM Pasir Kuarsa
Kajari Lingga Pimpin Audiensi Massa Aliansi Pemuda Kabupaten Lingga
Pemkab Lingga Gelar Rapat Persiapan Pendataan Calon Peserta Didik Sekolah Rakyat
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:00 WIB

Kejari Lingga Ajukan Banding Kasus Jembatan Marok Kecil

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:05 WIB

Ketika Semangka Jadi Harapan Baru Lingga: Sinergi Pemkab dan TNI Bangun Kedaulatan Pangan

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:41 WIB

Bukan Sekadar Bersih-Bersih, YKI Lingga Siapkan “Rumah Harapan” untuk Perjuangan Melawan Kanker

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:03 WIB

Lingga Pilih Lawan DBD dengan Cara Berbeda, Gerakan Serentak Ini Bikin Warga Tersentuh

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:17 WIB

Lingga Jadi Penyumbang Terbesar Kepri, 170 Posyandu Aktif Semarakkan Hari Posyandu Nasional 2026

Berita Terbaru

Kejari Lingga resmi mengajukan banding atas putusan bebas kasus dugaan korupsi pembangunan Jembatan Marok Kecil | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

Kejari Lingga Ajukan Banding Kasus Jembatan Marok Kecil

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:00 WIB