Striker Eks Inter Milan Siap Gabung Militer Iran, Masa Depan di Piala Dunia 2026 Terancam
Ihand.id | • Sepakbola – Dunia sepak bola internasional dikejutkan dengan kabar mengejutkan dari penyerang asal Iran, Mehdi Taremi.
Mantan striker Inter Milan itu dikabarkan ingin meninggalkan klubnya saat ini, Olympiakos, demi kembali ke tanah kelahirannya dan bergabung dengan tentara Iran.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Keputusan dramatis tersebut muncul di tengah memanasnya konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel yang pecah pada akhir pekan lalu.
Situasi kian genting setelah laporan menyebutkan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, gugur dalam serangan tersebut.
“Negara Saya Membutuhkan Saya”
Mengutip laporan media Turki Haberler dan pernyataannya kepada CNN, Taremi disebut telah memberi tahu jajaran manajemen Olympiakos mengenai niatnya untuk pulang.
“Ini adalah momen negara saya paling membutuhkan saya. Rakyat saya dan tanah air saya dalam bahaya, dan saya harus berada di sana,” ujar Taremi.
Meski Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) menyarankan agar sang pemain tetap bertahan di Yunani demi menjaga karier profesionalnya, Taremi dilaporkan bersikeras untuk kembali dan bergabung dengan komando militer.
Performa Gemilang, Kini di Ujung Persimpangan
Padahal secara performa, Taremi tengah berada dalam tren positif. Sejak bergabung dengan Olympiakos pada awal musim usai meninggalkan Inter Milan, striker berusia 33 tahun itu tampil impresif dengan torehan 16 gol dari 31 pertandingan di semua kompetisi.
Sebelumnya, ia juga bersinar bersama FC Porto, yang menjadi batu loncatan kariernya menuju panggung elite Eropa.
Namun keputusan untuk menjalani kewajiban militer berpotensi membawa konsekuensi besar.
Selain mengakhiri sementara karier profesionalnya di Eropa, Taremi juga dikabarkan terancam tak bisa memperkuat Timnas Iran di Piala Dunia FIFA 2026.
Alasannya, situasi politik dan status militernya bisa menyulitkan proses visa untuk masuk ke Amerika Serikat, salah satu tuan rumah turnamen tersebut.
Antara Sepak Bola dan Nasionalisme
Langkah Taremi menjadi gambaran nyata dilema antara karier dan panggilan negara. Di saat banyak pemain berjuang mempertahankan posisi di klub elite Eropa, Taremi justru memilih jalur berbeda, kembali ke tanah air yang sedang dilanda krisis.
Apakah ini benar-benar akhir perjalanan Mehdi Taremi di panggung sepak bola Eropa? Ataukah ini hanya jeda sebelum ia kembali dengan cerita yang lebih besar?
Dunia kini menunggu keputusan final sang striker, keputusan yang bukan hanya soal sepak bola, tetapi juga tentang cinta pada tanah air.
Penulis : Redaksi


















