Potret Kelam Dunia Pendidikan di Pesisir Lingga: SDN 005 Berlian Tanpa Toilet, Siswa Terpaksa Pulang Saat Jam Belajar

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 27 Juni 2025 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Kepala SD 005 Kelurahan Berlian, Kec. Singkep Selatan, bersama para murid | f. Red

Foto bersama Kepala SD 005 Kelurahan Berlian, Kec. Singkep Selatan, bersama para murid | f. Red

Lingkungan sekolah yang seharusnya menjadi tempat tumbuh kembang generasi penerus bangsa kini justru menjadi simbol keterlantaran.

Orang tua siswa mulai menyuarakan kekhawatiran mereka. Mereka berharap pemerintah daerah segera membuka mata dan turun tangan memperbaiki kondisi memprihatinkan ini.

“Kami hanya ingin anak-anak kami sekolah dengan nyaman, tidak harus pulang hanya untuk ke toilet. Masak toilet saja tidak bisa dibangun?” keluh salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Lingga.

Baca Juga:  Pemkab Lingga Hadiri Peluncuran Koperasi Merah Putih Serentak se-Indonesia

Padahal sebelumnya, Plt. Kepala Disdikpora sempat menyatakan bahwa pembangunan toilet di SDN 005 Berlian akan direalisasikan pada tahun 2024. Namun, janji tinggal janji, bangunan pun tak kunjung berdiri.

Ketika kebutuhan paling dasar seperti sanitasi masih menjadi barang mewah di sekolah negeri, maka patut dipertanyakan arah pembangunan pendidikan yang digaungkan selama ini.

Kasus ini bukan sekadar cerita miris dari sebuah pulau di pesisir Lingga, tetapi menjadi cerminan nyata tentang bagaimana pendidikan masih belum dijadikan prioritas oleh sebagian pihak berwenang.

Baca Juga:  Dinkes P2KB Lingga Gelar Sosialisasi Deteksi Dini Kanker Serviks Melalui HPV DNA Co-Testing dan IVA Test

Kini, publik menunggu langkah nyata dari pemerintah dan para pemangku kepentingan. Jangan sampai anak-anak terus menanggung beban ketidakpedulian yang tak kunjung usai.

Pendidikan yang layak bukan hanya soal ruang kelas dan kurikulum, tapi juga soal toilet yang bersih, air yang mengalir, dan lingkungan yang sehat. Karena dari sanalah, masa depan yang lebih cerah harusnya dimulai.

Penulis : Cahyo Aji

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejari Lingga Ajukan Banding Kasus Jembatan Marok Kecil
Ketika Semangka Jadi Harapan Baru Lingga: Sinergi Pemkab dan TNI Bangun Kedaulatan Pangan
Bukan Sekadar Bersih-Bersih, YKI Lingga Siapkan “Rumah Harapan” untuk Perjuangan Melawan Kanker
Lingga Pilih Lawan DBD dengan Cara Berbeda, Gerakan Serentak Ini Bikin Warga Tersentuh
Lingga Jadi Penyumbang Terbesar Kepri, 170 Posyandu Aktif Semarakkan Hari Posyandu Nasional 2026
PAD Lingga Terhambat? DPRD Kepri Soroti Lambatnya Kajian HPM Pasir Kuarsa
Kajari Lingga Pimpin Audiensi Massa Aliansi Pemuda Kabupaten Lingga
Pemkab Lingga Gelar Rapat Persiapan Pendataan Calon Peserta Didik Sekolah Rakyat
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:00 WIB

Kejari Lingga Ajukan Banding Kasus Jembatan Marok Kecil

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:05 WIB

Ketika Semangka Jadi Harapan Baru Lingga: Sinergi Pemkab dan TNI Bangun Kedaulatan Pangan

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:41 WIB

Bukan Sekadar Bersih-Bersih, YKI Lingga Siapkan “Rumah Harapan” untuk Perjuangan Melawan Kanker

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:03 WIB

Lingga Pilih Lawan DBD dengan Cara Berbeda, Gerakan Serentak Ini Bikin Warga Tersentuh

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:17 WIB

Lingga Jadi Penyumbang Terbesar Kepri, 170 Posyandu Aktif Semarakkan Hari Posyandu Nasional 2026

Berita Terbaru

Kejari Lingga resmi mengajukan banding atas putusan bebas kasus dugaan korupsi pembangunan Jembatan Marok Kecil | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

Kejari Lingga Ajukan Banding Kasus Jembatan Marok Kecil

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:00 WIB