PAD Lingga Terhambat? DPRD Kepri Soroti Lambatnya Kajian HPM Pasir Kuarsa

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bapenda Lingga bersama DPRD Kepri membahas lambatnya kajian HPM pasir kuarsa yang dinilai berdampak pada investasi tambang dan potensi PAD daerah | f. Redaksi

Bapenda Lingga bersama DPRD Kepri membahas lambatnya kajian HPM pasir kuarsa yang dinilai berdampak pada investasi tambang dan potensi PAD daerah | f. Redaksi

Audiensi bersama Komisi II dan III DPRD Kepri di Batam membahas persoalan regulasi tambang hingga potensi pendapatan daerah yang dinilai belum optimal.

Ihand.id | • Lingga – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lingga melakukan audiensi bersama Komisi II dan III DPRD Provinsi Kepulauan Riau terkait persoalan perizinan tambang dan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), di Gedung Graha Kepri, Kota Batam.

Dalam pertemuan tersebut, persoalan lambatnya proses kajian Harga Patokan Mineral (HPM) pasir kuarsa oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepulauan Riau menjadi sorotan utama. Kondisi itu dinilai berdampak langsung terhadap aktivitas perusahaan tambang serta penerimaan PAD Kabupaten Lingga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bapenda Kabupaten Lingga, Safaruddin, mengatakan pihaknya baru mengetahui adanya persoalan tumpang tindih regulasi yang disebut menjadi salah satu penyebab lambatnya proses kajian HPM di tingkat provinsi.

Baca Juga:  Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga Bergerak Cepat Bersihkan Lumpur yang Menggenang di Pelabuhan Roro Penarik

“Itu kita baru tahu saat audiensi. Katanya ada tumpang tindih secara regulasi, padahal perusahaan itu sudah lama beroperasi,” ujar Safaruddin, Senin (11/5/2026).

Selain persoalan regulasi, para pengusaha tambang juga mengeluhkan besaran HPM pasir kuarsa yang dinilai sudah tidak relevan dengan kondisi pasar saat ini.

Mereka menilai harga patokan yang berlaku tidak lagi sesuai dengan kondisi ekonomi global yang sedang mengalami penurunan.

Safaruddin menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Lingga sebenarnya telah beberapa kali menyurati Pemerintah Provinsi Kepri terkait usulan penyesuaian HPM pasir kuarsa. Namun hingga kini, usulan tersebut belum mendapat kepastian.

“ESDM melakukan kajian, sementara kajian itu terlalu lama dan kita tidak tahu berdasarkan apa,” katanya.

Baca Juga:  Bupati Lingga Hadiri Forum BPOM 2026 Secara Daring, Dorong Pelayanan Publik Lebih Prima dan Transparan

Menurutnya, lambatnya proses kajian tersebut bukan hanya berdampak pada aktivitas pertambangan, tetapi juga menghambat investasi dan potensi peningkatan PAD daerah.

Di tengah kondisi ekonomi daerah saat ini, sektor tambang dinilai menjadi salah satu sumber pendapatan yang penting untuk menopang pembangunan daerah, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.

“Karena HPM itu ranahnya Provinsi Kepri, jadi kami berharap Komisi II dan III DPRD Kepri bisa mendorong agar proses ini dipercepat. Kita sama-sama ingin PAD kabupaten maupun provinsi meningkat,” tuturnya.

Dalam audiensi tersebut, DPRD Kepri disebut meminta agar persoalan kajian HPM pasir kuarsa segera ditindaklanjuti agar tidak terus berdampak terhadap dunia usaha dan penerimaan daerah.

Penulis : Ivantri Gustianda

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Nizar Kawal Percepatan PSN Bauksit di Lingga, Investasi Strategis Diharapkan Dongkrak Ekonomi Daerah
Kejari Lingga Musnahkan Barang Bukti Kasus Pencabulan dan Kehutanan, Pastikan Tak Kembali Beredar
18 Titik di Lingga Masuk Survei Topografi KNMP, Ansar Ahmad Percepat Pembangunan KNMP
Wagub Kepri dan Bupati Lingga Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat di Desa Mepar, Harapan Baru bagi Pendidikan Anak Daerah
Pemkab Lingga dan BPMP Kepri Bahas Masa Depan Pendidikan, Fokus Tingkatkan Mutu dan Atasi Kendala di Lapangan
Wabup Lingga Hadiri Sinkronisasi RTRW Kepri, Perkuat Arah Pembangunan dan Investasi Daerah
AJI, PWI, PJS dan LMG Bersatu dalam Tim Media B pada Turnamen Mini Soccer Polres Lingga 2026
Media B Kalahkan Satlantas 3-1, Melaju ke Babak Berikutnya Turnamen Mini Soccer Polres Lingga CUP 2026
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:35 WIB

Bupati Nizar Kawal Percepatan PSN Bauksit di Lingga, Investasi Strategis Diharapkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:07 WIB

Kejari Lingga Musnahkan Barang Bukti Kasus Pencabulan dan Kehutanan, Pastikan Tak Kembali Beredar

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:48 WIB

18 Titik di Lingga Masuk Survei Topografi KNMP, Ansar Ahmad Percepat Pembangunan KNMP

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:57 WIB

Wagub Kepri dan Bupati Lingga Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat di Desa Mepar, Harapan Baru bagi Pendidikan Anak Daerah

Senin, 22 Juni 2026 - 13:18 WIB

Pemkab Lingga dan BPMP Kepri Bahas Masa Depan Pendidikan, Fokus Tingkatkan Mutu dan Atasi Kendala di Lapangan

Berita Terbaru