Dekranasda Lingga Dorong Pengrajin Tudung Manto Ikuti Program Inkubasi Wastra dan Fesyen di Kepri, Upaya Strategis Perkuat UMKM Lokal

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 14 Mei 2025 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lingga mengirimkan dua pengrajin Tudung Manto terbaiknya untuk mengikuti Program Inkubasi Wastra, Fesyen, dan Mamin Olahan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau | f. Dekranasda Lingga

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lingga mengirimkan dua pengrajin Tudung Manto terbaiknya untuk mengikuti Program Inkubasi Wastra, Fesyen, dan Mamin Olahan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau | f. Dekranasda Lingga

Oleh karena itu, program inkubasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa produk lokal tidak hanya dikenal di lingkup daerah, tetapi juga mampu menarik minat pasar nasional dan internasional.

Selain mendapatkan pendampingan desain dan produksi, para peserta juga akan mengikuti sesi khusus mengenai strategi branding dan pemasaran digital.

“Di era digital saat ini, kemampuan mengemas produk agar lebih menarik secara visual dan efektif dipasarkan melalui platform online adalah kunci sukses. Kami ingin produk Tudung Manto tidak hanya berkelas, tetapi juga dapat bersaing di pasar global,” tegas Susi.

Ia berharap, usai mengikuti program ini, Leni dan Amelia mampu mengembangkan produk-produk fesyen berbasis Tudung Manto yang lebih modern tanpa meninggalkan unsur budaya tradisional.

“Kami ingin menciptakan keseimbangan antara menjaga identitas budaya dan menghadirkan produk-produk fesyen yang sesuai tren global,” tutup Susi.

Baca Juga:  Wabup Lingga Hadiri “Sembang Stunting” di Posek: Perkuat Kolaborasi Tekan Angka Stunting 2025

Langkah Dekranasda Lingga ini bukan hanya sekadar pengiriman pengrajin ke program pelatihan, tetapi juga sebagai bentuk komitmen untuk mendorong pertumbuhan sektor industri kreatif di Kabupaten Lingga agar semakin berkembang dan berdaya saing.

Dengan dukungan penuh dari Bank Indonesia Provinsi Kepri, harapannya Tudung Manto akan menjadi produk unggulan Lingga yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional hingga internasional.

Penulis : Cahyo Aji

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejari Lingga Ajukan Banding Kasus Jembatan Marok Kecil
Ketika Semangka Jadi Harapan Baru Lingga: Sinergi Pemkab dan TNI Bangun Kedaulatan Pangan
Bukan Sekadar Bersih-Bersih, YKI Lingga Siapkan “Rumah Harapan” untuk Perjuangan Melawan Kanker
Lingga Pilih Lawan DBD dengan Cara Berbeda, Gerakan Serentak Ini Bikin Warga Tersentuh
Lingga Jadi Penyumbang Terbesar Kepri, 170 Posyandu Aktif Semarakkan Hari Posyandu Nasional 2026
PAD Lingga Terhambat? DPRD Kepri Soroti Lambatnya Kajian HPM Pasir Kuarsa
Kajari Lingga Pimpin Audiensi Massa Aliansi Pemuda Kabupaten Lingga
Pemkab Lingga Gelar Rapat Persiapan Pendataan Calon Peserta Didik Sekolah Rakyat
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:00 WIB

Kejari Lingga Ajukan Banding Kasus Jembatan Marok Kecil

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:05 WIB

Ketika Semangka Jadi Harapan Baru Lingga: Sinergi Pemkab dan TNI Bangun Kedaulatan Pangan

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:41 WIB

Bukan Sekadar Bersih-Bersih, YKI Lingga Siapkan “Rumah Harapan” untuk Perjuangan Melawan Kanker

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:03 WIB

Lingga Pilih Lawan DBD dengan Cara Berbeda, Gerakan Serentak Ini Bikin Warga Tersentuh

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:17 WIB

Lingga Jadi Penyumbang Terbesar Kepri, 170 Posyandu Aktif Semarakkan Hari Posyandu Nasional 2026

Berita Terbaru

Kejari Lingga resmi mengajukan banding atas putusan bebas kasus dugaan korupsi pembangunan Jembatan Marok Kecil | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

Kejari Lingga Ajukan Banding Kasus Jembatan Marok Kecil

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:00 WIB