Ketika Semangka Jadi Harapan Baru Lingga: Sinergi Pemkab dan TNI Bangun Kedaulatan Pangan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Lingga H. Armia bersama Kogabwilhan I melakukan penanaman 5.000 bibit semangka di Desa Mepar | f. Diskominfo Lingga

Sekda Lingga H. Armia bersama Kogabwilhan I melakukan penanaman 5.000 bibit semangka di Desa Mepar | f. Diskominfo Lingga

Sinergi Pemerintah Kabupaten Lingga dan Kogabwilhan I di Dusun Malar, Desa Mepar, menjadi langkah nyata membangun kemandirian pangan sekaligus membuka harapan baru bagi petani lokal.

Ihand.id | • Lingga – Dusun Malar, Desa Mepar, Kecamatan Lingga, kembali menjadi saksi langkah besar dalam membangun ketahanan pangan daerah. Kamis (14/5/2026), Sekretaris Daerah Kabupaten Lingga, H. Armia, turun langsung mengikuti kegiatan penanaman benih semangka di lokasi Pertanian Kedaulatan Pangan Kogabwilhan I.

Sekda Lingga H. Armia bersama Kogabwilhan I melakukan penanaman 5.000 bibit semangka di Desa Mepar | f. Diskominfo Lingga
Sekda Lingga H. Armia bersama Kogabwilhan I melakukan penanaman 5.000 bibit semangka di Desa Mepar | f. Diskominfo Lingga

Kegiatan tersebut menjadi simbol kuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lingga bersama Kogabwilhan I dalam memperkuat sektor pertanian lokal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini juga mendapat dukungan penuh dari Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I, Kunto Arief Wibowo, yang sebelumnya sempat melakukan kunjungan ke Kabupaten Lingga.

Sekda Lingga H. Armia bersama Kogabwilhan I melakukan penanaman 5.000 bibit semangka di Desa Mepar | f. Diskominfo Lingga
Sekda Lingga H. Armia bersama Kogabwilhan I melakukan penanaman 5.000 bibit semangka di Desa Mepar | f. Diskominfo Lingga

Di tengah semangat membangun kemandirian pangan, Sekda Lingga H. Armia mengungkapkan bahwa upaya budidaya semangka sebenarnya telah lebih dulu ia lakukan secara pribadi. Hasilnya pun tidak mengecewakan. Dari sekitar 2.000 bibit yang ditanam sebelumnya, panen yang dihasilkan mencapai kurang lebih 4 ton semangka dan telah dipasarkan di wilayah Kabupaten Lingga.

Baca Juga:  Diskominfo Lingga Gelar Bimtek Penginputan Modul e-Walidata untuk Wujudkan Satu Data Indonesia

“Pada hari ini kita mendapatkan dukungan dari Pangkogabwilhan I Letjen TNI Kunto Arief Wibowo. Kita dibantu mulai dari benih, pupuk organik cair, obat-obatan, hingga peralatan perkebunan,” ujar Armia.

Sekda Lingga H. Armia bersama Kogabwilhan I melakukan penanaman 5.000 bibit semangka di Desa Mepar | f. Diskominfo Lingga
Sekda Lingga H. Armia bersama Kogabwilhan I melakukan penanaman 5.000 bibit semangka di Desa Mepar | f. Diskominfo Lingga

Keberhasilan panen sebelumnya menjadi motivasi untuk memperluas pengembangan lahan pertanian. Kini, lahan Ketahanan Pangan Kogabwilhan I yang berada di Desa Mepar direncanakan akan ditanami sekitar 5.000 batang semangka di area seluas kurang lebih dua hektare.

Tak hanya fokus pada semangka, kawasan pertanian tersebut juga mulai ditanami berbagai komoditas lain seperti nanas, ubi, durian, jagung, kelapa, bawang daun, tomat, cabai rawit, hingga tanaman produktif lainnya.

Sekda Lingga H. Armia bersama Kogabwilhan I melakukan penanaman 5.000 bibit semangka di Desa Mepar | f. Diskominfo Lingga
Sekda Lingga H. Armia bersama Kogabwilhan I melakukan penanaman 5.000 bibit semangka di Desa Mepar | f. Diskominfo Lingga

Menurut Armia, langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas pangan daerah sekaligus mengurangi ketergantungan Kabupaten Lingga terhadap pasokan dari luar wilayah.

Baca Juga:  Ketua JPKP Tanjungpinang: 30 Persen Hasil Eksekusi Bauksit Harus Masuk ke PAD Kepri

“Lahan sekitar lokasi ketahanan pangan ini kita tanami berbagai jenis tanaman untuk mendukung ketahanan pangan. Kita juga menggunakan pupuk organik cair bantuan dari Jenderal Kunto Arief Wibowo,” jelasnya.

Ia menerangkan, pupuk organik cair (POC) tersebut difermentasi selama 20 hari sebelum digunakan. Nantinya, satu liter POC dapat dicampur dengan air hingga menghasilkan sekitar 20 liter pupuk cair yang siap diaplikasikan ke tanaman.

Program ketahanan pangan ini diharapkan bukan hanya mampu memenuhi kebutuhan pasar lokal, tetapi juga menjadi sumber penghasilan baru bagi masyarakat dan petani sekitar.

Di tengah tantangan ekonomi dan tingginya ketergantungan distribusi pangan dari luar daerah, langkah sederhana menanam semangka di Desa Mepar kini menjelma menjadi harapan baru bagi masa depan pertanian Kabupaten Lingga.

Penulis : Vatawari

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Bersih-Bersih, YKI Lingga Siapkan “Rumah Harapan” untuk Perjuangan Melawan Kanker
Lingga Pilih Lawan DBD dengan Cara Berbeda, Gerakan Serentak Ini Bikin Warga Tersentuh
Lingga Jadi Penyumbang Terbesar Kepri, 170 Posyandu Aktif Semarakkan Hari Posyandu Nasional 2026
PAD Lingga Terhambat? DPRD Kepri Soroti Lambatnya Kajian HPM Pasir Kuarsa
Kajari Lingga Pimpin Audiensi Massa Aliansi Pemuda Kabupaten Lingga
Pemkab Lingga Gelar Rapat Persiapan Pendataan Calon Peserta Didik Sekolah Rakyat
Pemkab Lingga dan BP Batam Bahas Pemanfaatan Air Baku Sungai Jelutung untuk Pengembangan Infrastruktur
Exit Meeting BPK RI Digelar di Daik Lingga, Pemkab Lingga Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan Transparan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:05 WIB

Ketika Semangka Jadi Harapan Baru Lingga: Sinergi Pemkab dan TNI Bangun Kedaulatan Pangan

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:41 WIB

Bukan Sekadar Bersih-Bersih, YKI Lingga Siapkan “Rumah Harapan” untuk Perjuangan Melawan Kanker

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:03 WIB

Lingga Pilih Lawan DBD dengan Cara Berbeda, Gerakan Serentak Ini Bikin Warga Tersentuh

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:17 WIB

Lingga Jadi Penyumbang Terbesar Kepri, 170 Posyandu Aktif Semarakkan Hari Posyandu Nasional 2026

Senin, 11 Mei 2026 - 21:30 WIB

PAD Lingga Terhambat? DPRD Kepri Soroti Lambatnya Kajian HPM Pasir Kuarsa

Berita Terbaru

Bapenda Lingga bersama DPRD Kepri membahas lambatnya kajian HPM pasir kuarsa yang dinilai berdampak pada investasi tambang dan potensi PAD daerah | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

PAD Lingga Terhambat? DPRD Kepri Soroti Lambatnya Kajian HPM Pasir Kuarsa

Senin, 11 Mei 2026 - 21:30 WIB