Sekda Lingga Kukuhkan Pengurus PGRI 2025–2030: Guru Bukan Sekadar Pendidik, Tapi Pilar Pembangunan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Lingga Kukuhkan Pengurus PGRI 2025–2030: Guru Bukan Sekadar Pendidik, Tapi Pilar Pembangunan | f. Diskominfo Lingga

Sekda Lingga Kukuhkan Pengurus PGRI 2025–2030: Guru Bukan Sekadar Pendidik, Tapi Pilar Pembangunan | f. Diskominfo Lingga

Armia Tegaskan Pentingnya Peran Strategis PGRI dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan dan Membangun Daerah

Ihand.id – Lingga – Pantai Armifa, Kecamatan Lingga, menjadi saksi momen penting dalam dunia pendidikan Kabupaten Lingga, Selasa (5/8/2025).

Sekda Lingga Kukuhkan Pengurus PGRI 2025–2030: Guru Bukan Sekadar Pendidik, Tapi Pilar Pembangunan | f. Diskominfo Lingga
Sekda Lingga Kukuhkan Pengurus PGRI 2025–2030: Guru Bukan Sekadar Pendidik, Tapi Pilar Pembangunan | f. Diskominfo Lingga

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lingga, Armia, secara resmi mengukuhkan Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Lingga periode 2025–2030 dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengukuhan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lingga, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Camat Lingga, serta perwakilan dari PGRI Provinsi Kepulauan Riau.

Baca Juga:  Kades Tinjul Jalin Komunikasi dengan Donatur untuk Pembangunan Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an

Seluruh pengurus baru PGRI Kabupaten Lingga hadir lengkap, menandai awal semangat baru dalam perjalanan organisasi guru tertua dan terbesar di Indonesia itu di Bunda Tanah Melayu.

Dalam sambutannya, Sekda Armia menyampaikan bahwa PGRI memiliki tanggung jawab besar sebagai garda terdepan dalam peningkatan mutu pendidikan di daerah.

Baca Juga:  Beton Pelabuhan Dabo Singkep Rusak Parah, Warga Khawatir Keselamatan Terancam

Menurutnya, tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks membutuhkan sinergi dan kolaborasi antara PGRI dan pemerintah daerah.

“PGRI harus mampu menjawab tantangan zaman. Guru bukan hanya sebagai pendidik, tetapi juga pilar pembangunan daerah. Kolaborasi menjadi kunci dalam membenahi dan memajukan sistem pendidikan di Kabupaten Lingga,” tegas Armia.

Ia menekankan bahwa keberadaan PGRI bukan hanya simbolis, melainkan harus nyata dalam aksi.

Penulis : Cahyo Aji

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejari Lingga Ajukan Banding Kasus Jembatan Marok Kecil
Ketika Semangka Jadi Harapan Baru Lingga: Sinergi Pemkab dan TNI Bangun Kedaulatan Pangan
Bukan Sekadar Bersih-Bersih, YKI Lingga Siapkan “Rumah Harapan” untuk Perjuangan Melawan Kanker
Lingga Pilih Lawan DBD dengan Cara Berbeda, Gerakan Serentak Ini Bikin Warga Tersentuh
Lingga Jadi Penyumbang Terbesar Kepri, 170 Posyandu Aktif Semarakkan Hari Posyandu Nasional 2026
PAD Lingga Terhambat? DPRD Kepri Soroti Lambatnya Kajian HPM Pasir Kuarsa
Kajari Lingga Pimpin Audiensi Massa Aliansi Pemuda Kabupaten Lingga
Pemkab Lingga Gelar Rapat Persiapan Pendataan Calon Peserta Didik Sekolah Rakyat
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:00 WIB

Kejari Lingga Ajukan Banding Kasus Jembatan Marok Kecil

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:05 WIB

Ketika Semangka Jadi Harapan Baru Lingga: Sinergi Pemkab dan TNI Bangun Kedaulatan Pangan

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:41 WIB

Bukan Sekadar Bersih-Bersih, YKI Lingga Siapkan “Rumah Harapan” untuk Perjuangan Melawan Kanker

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:03 WIB

Lingga Pilih Lawan DBD dengan Cara Berbeda, Gerakan Serentak Ini Bikin Warga Tersentuh

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:17 WIB

Lingga Jadi Penyumbang Terbesar Kepri, 170 Posyandu Aktif Semarakkan Hari Posyandu Nasional 2026

Berita Terbaru

Kejari Lingga resmi mengajukan banding atas putusan bebas kasus dugaan korupsi pembangunan Jembatan Marok Kecil | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

Kejari Lingga Ajukan Banding Kasus Jembatan Marok Kecil

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:00 WIB