700 Tenaga Honorer di Kabupaten Lingga Terancam Dirumahkan, Pemkab Upayakan Solusi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 8 Februari 2025 - 01:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lingga, Armia | f. Diskominfo Lingga

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lingga, Armia | f. Diskominfo Lingga

Lebih lanjut, Armia mengungkapkan bahwa Pemkab Lingga telah menjalin komunikasi dengan pihak ketiga di Kota Batam guna mencari alternatif penyelamatan tenaga honorer.

Rencananya, pada Senin mendatang, pihak ketiga tersebut akan datang ke Kabupaten Lingga untuk melakukan survei dan pembahasan lebih lanjut.

“Kemarin kami sudah melakukan penjajakan dengan pihak ketiga di Kota Batam. InsyaAllah, Senin nanti mereka akan datang ke Lingga untuk melakukan survei,” tambahnya.

Armia juga menegaskan bahwa jika nantinya ada tenaga honorer yang tetap harus dirumahkan, hal tersebut murni merupakan kebijakan dari pemerintah pusat dan tidak ada kaitannya dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lingga 2024.

“Kami berharap tidak ada pihak yang mengaitkan kebijakan ini dengan Pilkada 2024. Pemkab Lingga hanya menjalankan aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat,” jelasnya.

Baca Juga:  Mandi Safar di Desa Benan: Warisan Budaya Melayu Penolak Bala yang Terus Hidup di Tengah Zaman

Di akhir pernyataannya, Armia meminta para tenaga honorer yang terdampak untuk tetap bersabar, karena Pemkab Lingga berupaya semaksimal mungkin untuk mencari solusi terbaik agar mereka tetap dapat bekerja dengan status yang memiliki dasar hukum yang jelas.

“Kami akan berusaha secepatnya merealisasikan kerja sama dengan pihak ketiga, sehingga tenaga honorer dapat terus bekerja tanpa menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari,” tutupnya.

Penulis : Cahyo Aji

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAD Lingga Terhambat? DPRD Kepri Soroti Lambatnya Kajian HPM Pasir Kuarsa
Kajari Lingga Pimpin Audiensi Massa Aliansi Pemuda Kabupaten Lingga
Pemkab Lingga Gelar Rapat Persiapan Pendataan Calon Peserta Didik Sekolah Rakyat
Pemkab Lingga dan BP Batam Bahas Pemanfaatan Air Baku Sungai Jelutung untuk Pengembangan Infrastruktur
Exit Meeting BPK RI Digelar di Daik Lingga, Pemkab Lingga Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan Transparan
Ajang Duta GenRe Lingga 2026 Cetak Remaja Inspiratif untuk Indonesia Emas 2045
Kerugian Negara Rp738 Juta, Terdakwa Kasus Jembatan Marok Kecil Justru Divonis Bebas
Diskominfo Lingga Dorong Desa Lebih Digital, Pengelolaan Website Desa Kini Jadi Sorotan
Berita ini 1,304 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 21:30 WIB

PAD Lingga Terhambat? DPRD Kepri Soroti Lambatnya Kajian HPM Pasir Kuarsa

Senin, 11 Mei 2026 - 14:04 WIB

Kajari Lingga Pimpin Audiensi Massa Aliansi Pemuda Kabupaten Lingga

Senin, 11 Mei 2026 - 13:56 WIB

Pemkab Lingga Gelar Rapat Persiapan Pendataan Calon Peserta Didik Sekolah Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:31 WIB

Pemkab Lingga dan BP Batam Bahas Pemanfaatan Air Baku Sungai Jelutung untuk Pengembangan Infrastruktur

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:01 WIB

Exit Meeting BPK RI Digelar di Daik Lingga, Pemkab Lingga Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan Transparan

Berita Terbaru

Bapenda Lingga bersama DPRD Kepri membahas lambatnya kajian HPM pasir kuarsa yang dinilai berdampak pada investasi tambang dan potensi PAD daerah | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

PAD Lingga Terhambat? DPRD Kepri Soroti Lambatnya Kajian HPM Pasir Kuarsa

Senin, 11 Mei 2026 - 21:30 WIB

Kajari Lingga Rully Afandi memimpin audiensi bersama Aliansi Pemuda Kabupaten Lingga terkait dugaan THR belum dibayarkan dan indikasi penyimpangan di lingkungan Pemkab Lingga | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

Kajari Lingga Pimpin Audiensi Massa Aliansi Pemuda Kabupaten Lingga

Senin, 11 Mei 2026 - 14:04 WIB