Viral…Anggota DPRD Lingga Sui Hiok Sentil Dirinya Sendiri: Susah Mau Ngomong Banyak DPRD Sekarang

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 9 Juli 2024 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ihand.id – LINGGA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lingga, Sui Hiok, secara terbuka mengakui adanya kelemahan di tubuh DPRD saat ini.

Pernyataan kontroversial tersebut disampaikan saat ia mengomentari pemberitaan terkait PLN Dabo yang mendatangkan tiga mesin baru di grup WhatsApp IJTI Lingga & Friend. Menurut Sui Hiok, langkah tersebut merupakan alasan klasik yang tak pernah terselesaikan. Ia juga menyampaikan @ya benar, saya akui ini kelemahan DPRD juga,susah mau ngomong banyak lihat DPRD sekarang.

Anggota DPRD Lingga, Sui Hiok (foto: ist)

Komentar Sui Hiok langsung memicu berbagai tanggapan dari anggota grup. Mereka mempertanyakan peran dan fungsi DPRD Lingga saat ini. Pernyataan tersebut juga dinilai menyentil dirinya sendiri yang juga merupakan anggota DPRD Lingga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:  Propam Polres Lingga Cek Puluhan Ponsel Personel Antisipasi Judi Online

Salah satu anggota grup, mengomentari @Iya pak, “Makanye bapak sebagai wakil rakyat dapat lah juga berbuat sesuatu.” Pernyataan tersebut mengindikasikan harapan masyarakat agar DPRD lebih proaktif dalam menyelesaikan permasalahan.

Sementara itu, komentar lainnya @Siape lagi lah yang bise menyampaikan aspirasi kami selain wakil rakyat, yang menekankan pentingnya peran DPRD sebagai penyalur aspirasi rakyat. Ada juga tanggapan lainnya @”kalau wakil rakyat tak mampu… ketue rakyat lah turon tangan.” Komentar ini mencerminkan kekecewaan masyarakat terhadap kinerja DPRD yang dianggap tidak maksimal.

Kritik lainnya yaitu @Jadi fungsi pengawasan dari wakil rakyat apa pak?, yang mempertanyakan efektivitas fungsi pengawasan DPRD. Sementara itu ada komentar penekanan lainnya @Kalau ini betol pengakuan buat lah berite keadaan wakil rakyat sekarang jadi kite harus banyak urut dade jangan terlalu banyak rharap buat sesak dade aje, komentar ini menyarankan agar kondisi sebenarnya dari para wakil rakyat diberitakan secara terbuka.

Tanggapan dari para anggota grup tersebut menunjukkan kekecewaan mendalam terhadap kinerja DPRD Lingga yang dinilai tidak memenuhi ekspektasi publik. Hal ini menimbulkan pertanyaan lebih lanjut mengenai peran dan fungsi DPRD Lingga yang seharusnya aktif dalam legislasi, anggaran, dan pengawasan.

Baca Juga:  Rakor Lintas Sektor Terkait Pelaksanaan PIN Polio 2024, Maratusholiha: Dengan Semangat dan Kerjasama Kita Bisa Mencapai Target 100 %

Dalam konteks pemerintahan daerah, DPRD memiliki tiga fungsi utama, yaitu legislasi, anggaran, dan pengawasan. Fungsi legislasi berkaitan dengan pembentukan peraturan daerah (Perda), fungsi anggaran mencakup pembahasan dan penetapan APBD, serta fungsi pengawasan melibatkan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan daerah dan APBD.

Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa peran dan fungsi DPRD Lingga masih jauh dari harapan. Banyak masyarakat yang merasa bahwa DPRD belum menjalankan fungsinya secara optimal. Ini menjadi tantangan besar bagi para anggota DPRD, termasuk Sui Hiok, untuk memperbaiki kinerja dan membangun kembali kepercayaan publik.

Sebagai wakil rakyat, DPRD diharapkan dapat menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat. DPRD harus mampu menyuarakan aspirasi masyarakat serta memastikan bahwa kebijakan yang diambil pemerintah daerah benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat. Kelemahan dalam fungsi pengawasan, misalnya, dapat berdampak pada kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah.

Pengakuan Sui Hiok tentang kelemahan DPRD seharusnya menjadi titik balik bagi seluruh anggota dewan untuk introspeksi dan berbenah. Keterbukaan terhadap kritik dan masukan dari masyarakat perlu direspon dengan tindakan nyata. Jika tidak, kepercayaan masyarakat terhadap DPRD akan semakin tergerus, dan hal ini tentunya akan berdampak negatif pada proses demokrasi di tingkat lokal.

Kedepannya, DPRD Lingga diharapkan dapat lebih proaktif dan responsif terhadap isu-isu yang dihadapi masyarakat. Komitmen untuk meningkatkan kinerja dan menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan dengan baik harus menjadi prioritas utama. Hanya dengan demikian, DPRD dapat kembali mendapatkan kepercayaan dan dukungan dari masyarakat yang diwakilinya.(ca)

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kisah Rustina di Hari Raya Idul Adha: Ketupat, Sambal Lengkong, dan Impian Berangkat Haji
Jelang Iduladha 1447 H, DPKP Lingga Catat Ketersediaan 415 Hewan Kurban
MTQ XII Kepri 2026 Digelar di Tanjungpinang 4-9 Juli
Sekda Lingga Bergerak Cepat, Pembangunan Koperasi Merah Putih Dipercepat Demi Kebangkitan Ekonomi Desa
Apel Bersama OPD di Dabo Singkep, ASN Lingga Diajak Bekerja Smart dan Profesional
Pemkab Lingga Percepat Program Makan Bergizi Gratis, Dapur 3T Segera Beroperasi
Dari Tausiyah hingga Edukasi DBD, Pengajian Bulanan di Lingga Penuh Makna dan Kepedulian
Asisten I Resmikan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Lingga di Duara, Perkuat Sinergi Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:05 WIB

Kisah Rustina di Hari Raya Idul Adha: Ketupat, Sambal Lengkong, dan Impian Berangkat Haji

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:13 WIB

Jelang Iduladha 1447 H, DPKP Lingga Catat Ketersediaan 415 Hewan Kurban

Senin, 25 Mei 2026 - 21:59 WIB

MTQ XII Kepri 2026 Digelar di Tanjungpinang 4-9 Juli

Senin, 25 Mei 2026 - 21:53 WIB

Sekda Lingga Bergerak Cepat, Pembangunan Koperasi Merah Putih Dipercepat Demi Kebangkitan Ekonomi Desa

Senin, 25 Mei 2026 - 21:34 WIB

Apel Bersama OPD di Dabo Singkep, ASN Lingga Diajak Bekerja Smart dan Profesional

Berita Terbaru

Data Hewan Qurban Lingga 2026 | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

Jelang Iduladha 1447 H, DPKP Lingga Catat Ketersediaan 415 Hewan Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:13 WIB

Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, memimpin rapat persiapan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 di Gedung Daerah Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Senin (25/5/2026) | f. Diskominfo Kepri

Budaya

MTQ XII Kepri 2026 Digelar di Tanjungpinang 4-9 Juli

Senin, 25 Mei 2026 - 21:59 WIB