Tamadun Melayu Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Lingga ke-20 Tahun

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 November 2023 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ihand.id – Tamadun Melayu resmi di gelar, Penampilan Sanggar Lokal, Kabupaten/Kota, Nasional, hingga Internasional akan Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Lingga Ke-20.

Pemerintah Kabupaten Lingga mengadakan berbagai kegiatan dan perlombaan untuk memeriahkan hari jadi Kabupaten Lingga yang ke-20, Kegiatan dan perlombaan ini berlangsung tanggal 11-26 November 2023.

Dari berbagai kegiatan tersebut kegiatan Tamadun Melayu adalah salah satu yang ditunggu-tunggu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tamadun Melayu meriahkan hari jadi kabupaten lingga ke – 20 (foto : ist) 

Pasalnya kegiatan yang diselenggarakan pada 16-18 November 2023 ini akan menampilkan banyak sekali hiburan budaya melayu yang akan ditampilkan oleh sanggar-sanggar baik lokal, dari Kabupaten/Kota, Nasional, maupun penampilan dari Luar Negeri.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Lingga Azmi, mengatakan, bahwa, sesuai dengan pengertian dan arti katanya, Tamadun Melayu yang di gelar di Daik Lingga ini rasanya sangat tepat sekali.

Tamadun Melayu meriahkan hari jadi kabupaten lingga ke-20 (foto: ist) 

“Siapa yang bisa membantah kebesaran sejarah Kerajaan Riau Lingga masa lampau. Kerajaannya membawahi wilayah yang hari ini termasuk bagian negara Malaysia dan Singapura yang berpusat di Daik Lingga Periode 1787 sampai dengan 1900 atau lebih kurang 113 tahun,” kata Azmi, Kamis (16/11/2023) malam.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Lantik Agus Subiyanto Sebagai Panglima TNI

“Dan memiliki dampak banyak sekali, seperti peninggalan sejarah berbentuk Cagar Budaya (makam, bangunan, bekas tapak istana,dll.) serta peninggalan Budaya Tak Benda seperti kesenian, cerita rakyat, kuliner, permainan tradisional dan beragam bentuk warisan budaya lainnya,” tambahnya.

Azmi menjelaskan, bahwa kekayaan sejarah dan budaya Lingga akan menjadi andalan, sehingga perlunya fokus pada pembenahan aspek kesejarahan dan budaya.

Masyarakat antusias menyaksikan acara tamadun Melayu (foto: ist)

“Tamadun Melayu tentunya tidak dapat dipisahkan dengan dunia seni,” ujarnya.

Banyak sekali kesenian tradisional khas Lingga yang menjadikan daerah Kabupaten Lingga dikenal sampai ke mancanegara.

“Lingga punya warisan teater tradisonal bangsawan, punya permainan gasing Lingga dan sebagainya, dan salah satu bentuk untuk melestarikan kesenian ini adalah memberikan ruang panggung untuk pementasan, selain memberikan support dalam bentuk yang lain seperti peralatan dan sebagainya,” jelasnya.

Baca Juga:  Polres Lingga Tingkatkan Pengawasan Masuknya Barang Ilegal Mudik Lebaran 1444 H

Terakhir, Azmi menyampaikan apresiasi terhadap sanggar-sanggar atau Komunitas yang telah lama eksis, baik yang fokus di bidang teater, tari, musik maupun yang lainnya. Harapan kedepan, sanggar-sanggar baru akan tumbuh dan berkembang di desa-desa untuk terus menjaga dan melestarikan Budaya di Kabupaten Lingga.

“Pada momen Hari Jadi yang ke-20 Tahun 2023 ini kita patut memberikan apresiasi dan memberikan ruang pada sanggar-sanggar atau komunitas asal Kabupaten Lingga agar dapat menghibur masyarakat, sehingga kita bersukacita merayakan Hari Jadi Kabupaten Lingga yang tercinta dengan hiburan rakyat ini, Tamadun Melayu akan selalu kekal selama kita terus mengenang dan merawatnya”, tambah Azmi.

Pada malam pembukaan Tamadun Melayu kali ini, banyak kesenian yang ditampilkan oleh sanggar-sanggar lokal dari seluruh Kecamatan se-Kabupaten Lingga, seperti Penampilan Silat, Tarian tradisional, Tata cara pernikanhan khas melayu, Khatam qur’an, Tradisi Merawai, Nyanyian, Musik tradisional serta penampilan lainnya.(red)

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejari Lingga Ajukan Banding Kasus Jembatan Marok Kecil
Ketika Semangka Jadi Harapan Baru Lingga: Sinergi Pemkab dan TNI Bangun Kedaulatan Pangan
Bukan Sekadar Bersih-Bersih, YKI Lingga Siapkan “Rumah Harapan” untuk Perjuangan Melawan Kanker
Lingga Pilih Lawan DBD dengan Cara Berbeda, Gerakan Serentak Ini Bikin Warga Tersentuh
Lingga Jadi Penyumbang Terbesar Kepri, 170 Posyandu Aktif Semarakkan Hari Posyandu Nasional 2026
PAD Lingga Terhambat? DPRD Kepri Soroti Lambatnya Kajian HPM Pasir Kuarsa
Kajari Lingga Pimpin Audiensi Massa Aliansi Pemuda Kabupaten Lingga
Pemkab Lingga Gelar Rapat Persiapan Pendataan Calon Peserta Didik Sekolah Rakyat
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:00 WIB

Kejari Lingga Ajukan Banding Kasus Jembatan Marok Kecil

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:05 WIB

Ketika Semangka Jadi Harapan Baru Lingga: Sinergi Pemkab dan TNI Bangun Kedaulatan Pangan

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:41 WIB

Bukan Sekadar Bersih-Bersih, YKI Lingga Siapkan “Rumah Harapan” untuk Perjuangan Melawan Kanker

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:03 WIB

Lingga Pilih Lawan DBD dengan Cara Berbeda, Gerakan Serentak Ini Bikin Warga Tersentuh

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:17 WIB

Lingga Jadi Penyumbang Terbesar Kepri, 170 Posyandu Aktif Semarakkan Hari Posyandu Nasional 2026

Berita Terbaru

Kejari Lingga resmi mengajukan banding atas putusan bebas kasus dugaan korupsi pembangunan Jembatan Marok Kecil | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

Kejari Lingga Ajukan Banding Kasus Jembatan Marok Kecil

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:00 WIB