Newcastle United: Dari Penyatuan Dua Klub Kota hingga Menjadi Simbol Kebanggaan Tyneside

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 19 Juli 2025 - 22:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newcastle United Football Club | f. Red

Newcastle United Football Club | f. Red

Sebuah titik balik terjadi ketika Kevin Keegan, mantan pemain Newcastle yang dicintai, kembali ke klub sebagai manajer pada 1992.

Ia membangun tim dengan gaya menyerang yang atraktif dan memikat hati para penggemar.

Di bawah kepemimpinannya, Newcastle yang dijuluki “The Entertainers” tampil memukau dan hampir meraih gelar Liga Premier di musim 1995–96, namun kalah tipis dari Manchester United setelah memimpin klasemen hampir sepanjang musim.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nama-nama seperti Alan Shearer, David Ginola, dan Peter Beardsley menjadi ikon di era ini. Shearer sendiri, yang bergabung pada 1996 dengan rekor transfer dunia saat itu (£15 juta), menjadi legenda hidup klub dan masih memegang rekor top skor sepanjang masa Newcastle dengan 260 gol.

Tantangan Abad ke-21: Turun Naik dan Ketidakpastian

Memasuki abad ke-21, Newcastle mengalami pasang surut. Di bawah berbagai manajer dan pemilik, klub beberapa kali turun kasta ke Championship (divisi kedua), tepatnya pada 2009 dan 2016.

Baca Juga:  Lanal Dabo Singkep Sosialisasikan Penerimaan Prajurit TNI AL Kepada Siswa

Kepemilikan Mike Ashley selama lebih dari satu dekade menjadi masa penuh kontroversi dan frustrasi bagi pendukung, dengan kurangnya investasi dan visi jangka panjang.

Meski begitu, Newcastle tetap memiliki basis pendukung yang luar biasa loyal. St James’ Park terus dipenuhi puluhan ribu penonton, bahkan di masa-masa sulit.

Klub juga sempat menunjukkan potensi dengan mencapai final FA Cup (1998, 1999) dan Piala Liga (2023), meskipun belum kembali mengangkat trofi utama sejak 1955.

Babak Baru: Era Ambisius di Bawah Kepemilikan Baru

Pada 7 Oktober 2021, Newcastle resmi diakuisisi oleh konsorsium yang dipimpin oleh Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi, dengan saham minoritas dimiliki PCP Capital Partners dan RB Sports & Media.

Akuisisi ini menandai era baru klub, dengan ambisi besar untuk menjadikan Newcastle sebagai kekuatan baru di sepak bola Eropa dan dunia.

Baca Juga:  Kian Parah: Jalan Penghubung Desa Batu Berdaun dan Kebun Nyiur di Lingga Nyaris Putus Akibat Abrasi

Di bawah pelatih Eddie Howe, Newcastle menunjukkan peningkatan drastis, finis di posisi ke-4 Liga Premier 2022–23 dan kembali ke Liga Champions untuk pertama kalinya dalam dua dekade.

Investasi dalam infrastruktur, akademi, dan pembelian pemain berbakat seperti Bruno Guimarães, Alexander Isak, dan Sven Botman menandai kebangkitan serius klub.

Penutup: Lebih dari Sekadar Klub Sepak Bola

Newcastle United bukan sekadar klub sepak bola. Ia adalah representasi dari semangat pekerja keras kota Newcastle upon Tyne, kebanggaan masyarakat Tyneside, dan harapan jutaan fans di seluruh dunia.

Dari sejarah penyatuannya pada 1892, masa-masa keemasan, keterpurukan, hingga harapan besar di era baru, Newcastle United adalah kisah tentang ketahanan, gairah, dan cinta yang tak lekang oleh waktu.

Mata dunia kini kembali tertuju pada St James’ Park. Dan bagi para pendukung setia yang telah menunggu puluhan tahun, mungkin saatnya kejayaan kembali menyapa.

Penulis : Redaksi

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Sampah ke Harapan: Kejari Lingga Inisiasi Aksi Bersih Pantai Batu Berdaun Libatkan 700 Peserta
5 Kasubsi Baru Dilantik, Kajari Lingga Tekankan Soliditas dan Kinerja
Sekda Lingga Lepas Calon Jemaah Haji 2026 di Batam Center, Doa Mabrur Mengiringi Perjalanan
Maya Sari Turun Langsung ke Arena, Final Mapelda Open 2026 Pecah! Ini Para Juaranya
Pemkab Lingga Matangkan Persiapan Sambut Tamu Kerajaan Pahang
Janji Dibayar Tuntas! Wabup Lingga Buktikan Integritas, THR ASN Cair
Pemkab Lingga Gandeng Bank Riau Kepri Syariah, THR ASN Dipastikan Tetap Cair
Tak Terbukti Pidana, Tanjung Buser Siap Lapor Balik Dugaan UU ITE: “Ada Aktor Intelektual di Baliknya!”
Berita ini 213 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 14:14 WIB

Dari Sampah ke Harapan: Kejari Lingga Inisiasi Aksi Bersih Pantai Batu Berdaun Libatkan 700 Peserta

Rabu, 22 April 2026 - 20:22 WIB

5 Kasubsi Baru Dilantik, Kajari Lingga Tekankan Soliditas dan Kinerja

Rabu, 22 April 2026 - 17:20 WIB

Sekda Lingga Lepas Calon Jemaah Haji 2026 di Batam Center, Doa Mabrur Mengiringi Perjalanan

Rabu, 22 April 2026 - 15:57 WIB

Maya Sari Turun Langsung ke Arena, Final Mapelda Open 2026 Pecah! Ini Para Juaranya

Selasa, 21 April 2026 - 15:19 WIB

Janji Dibayar Tuntas! Wabup Lingga Buktikan Integritas, THR ASN Cair

Berita Terbaru

Kejaksaan Negeri Lingga melantik lima Kasubsi baru. Kajari Rully Afandi menegaskan pentingnya adaptasi cepat dan soliditas untuk meningkatkan kinerja institusi | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

5 Kasubsi Baru Dilantik, Kajari Lingga Tekankan Soliditas dan Kinerja

Rabu, 22 Apr 2026 - 20:22 WIB