Puluhan Rumah di Dabo Singkep Terendam Banjir, Warga Kecewa terhadap Kinerja Pemerintah

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 20 Mei 2024 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ihand.id – Hujan lebat yang melanda Kota Dabo Singkep, Kabupaten Lingga telah menyebabkan puluhan rumah terendam banjir, senin (20/05/2024).

Para warga, seperti Muhammad, mengekspresikan kekecewaan mereka terhadap kinerja pemerintah yang dianggap gagal mengatasi masalah ini.

Baca Juga:  Jelang Pilkada Serentak 2024, Perpat Kepri Siap Ciptakan Sitkamtibmas yang Aman dan Damai

Menurut Muhammad, salah satu penyebab utama banjir adalah drainase yang terlalu kecil untuk menampung debit air yang besar akibat hujan deras.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Walau hujan sebesar apapun, jika drainasenya memadai, air bisa tersedot dengan baik. Namun, drainase yang kecil membuat air melimpah dan membanjiri rumah-rumah warga,” ujarnya.

Baca Juga:  Kapolda Kepri Rencanakan Pembangunan Kantor Polsek di Kabupaten Lingga untuk Tingkatkan Pelayanan Kepolisian

Kekecewaan Muhammad terhadap pemerintah tidak hanya terfokus pada penanganan banjir saat ini, tetapi juga terhadap kurangnya solusi jangka panjang.

“Kabupaten Lingga sudah berdiri cukup lama, namun masalah banjir seperti ini belum juga teratasi. Ini Dabo Singkep, hanya kota kecil bukan Jakarta, tetapi sebagai warga kami juga berhak mendapatkan perlindungan dari pemerintah,” tambahnya.

Muhammad meminta pemerintah daerah untuk segera membenahi drainase yang kecil dan tidak memadai.

“Pemerintah harus fokus dan tidak melakukan penanganan setengah-setengah. Jika staf di dinas terkait tidak mampu menyelesaikan masalah ini, sebaiknya digantikan dengan orang yang lebih kompeten,” tegasnya.

Sementara para warga terus berjuang membersihkan rumah mereka dari genangan air, harapan mereka adalah agar pemerintah segera bertindak untuk mencegah terjadinya banjir serupa di masa depan.

Terlihat dari pantauan media, Bhabinkamtibmas dan Babinsa ikut terlibat membantu masyarakat memindahkan barang-barang yang terendam banjir.(ca)

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Arus Balik Lebaran 2026 di Lingga Mulai Memuncak, 1.000 Penumpang Tinggalkan Daerah di H+3
Perpisahan yang Menggetarkan Hati di Hari ke-30 Ramadhan
Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-29: Ramadhan Hampir Berakhir, Jangan Lewatkan Kesempatan Terakhir Menuju Ampunan
Jejak Sejarah Ketupat: Tradisi Sakral yang Tak Pernah Absen di Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-28: Allah Menjanjikan Pahala Besar bagi Orang Berpuasa
Antimateri, Zat Termahal di Dunia: Rp1.000 Triliun per Gram dan Bisa Meledak Saat Disentuh
Bersatu dalam Berkah Ramadan, LMG Gelar Buka Puasa di Pantai Tiga Berlian Penuh Haru dan Kebersamaan
Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-27: Malam yang Diyakini sebagai Lailatul Qadar, Ini Amalan Istimewanya
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 13:15 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 di Lingga Mulai Memuncak, 1.000 Penumpang Tinggalkan Daerah di H+3

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:16 WIB

Perpisahan yang Menggetarkan Hati di Hari ke-30 Ramadhan

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:03 WIB

Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-29: Ramadhan Hampir Berakhir, Jangan Lewatkan Kesempatan Terakhir Menuju Ampunan

Rabu, 18 Maret 2026 - 18:16 WIB

Jejak Sejarah Ketupat: Tradisi Sakral yang Tak Pernah Absen di Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:53 WIB

Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-28: Allah Menjanjikan Pahala Besar bagi Orang Berpuasa

Berita Terbaru

Masjid Miftahul Jannah, Setajam, Dabo Singkep, Lingga, Kepri | f. Ihand

Budaya

Perpisahan yang Menggetarkan Hati di Hari ke-30 Ramadhan

Jumat, 20 Mar 2026 - 21:16 WIB