Demokrasi Sehat Butuh Keseimbangan: Peran Strategis Pro Pemerintah dan Oposisi Berdasarkan Sudut Pandang Ketua MPC PP Lingga

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 4 Mei 2025 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi antara pihak pro pemerintah dan pihak oposisi yang memiliki tujuan yang sama yaitu pembangunan kabupaten Lingga lebih baik lagi kedepannya | f. Red

Gambar ilustrasi antara pihak pro pemerintah dan pihak oposisi yang memiliki tujuan yang sama yaitu pembangunan kabupaten Lingga lebih baik lagi kedepannya | f. Red

Masyarakat Harus Cerdas Menyikapi Perbedaan

Dalam kesempatan itu, Armanto juga mengimbau agar masyarakat tidak terjebak pada polarisasi politik yang sempit.

Ia menyayangkan jika masih ada anggapan bahwa menjadi oposisi berarti pembangkang, atau sebaliknya, mendukung pemerintah berarti pencitraan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang kita perlukan hari ini adalah masyarakat yang dewasa secara politik, yang memahami bahwa perbedaan pandangan adalah bagian dari demokrasi, bukan alasan untuk bermusuhan,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat Lingga untuk melihat bahwa pro pemerintah dan oposisi adalah dua sisi mata uang yang tak bisa dipisahkan dalam pembangunan.

Baca Juga:  TMMD ke -124 di Lingga Resmi Ditutup

Keduanya memiliki legitimasi untuk bersuara, sepanjang dijalankan dengan etika, fakta, dan semangat membangun.

Sinergi dalam Perbedaan, Menuju Lingga yang Lebih Maju

Mengakhiri pernyataannya, Armanto menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Lingga tidak akan berhasil jika hanya mengandalkan satu kelompok.

Diperlukan kolaborasi antara pendukung dan pengkritik, antara pelaksana dan pengawas, antara eksekutif dan masyarakat sipil.

“Jika semua elemen masyarakat, termasuk yang pro dan yang kritis, bisa duduk dalam satu ruang yang sama dengan tujuan memperjuangkan kepentingan daerah, maka saya yakin Lingga akan tumbuh menjadi daerah yang maju, berdaya saing, dan sejahtera,” pungkasnya.

Pernyataan Armanto menjadi pengingat penting bagi masyarakat Kabupaten Lingga bahwa demokrasi sejati bukan hanya tentang siapa yang berkuasa, tetapi juga bagaimana semua suara diberi ruang untuk berkontribusi.

Baca Juga:  Bupati Nizar Bahas Percepatan Pembangunan KNMP Lingga, Ansar Ahmad Tekankan Kelengkapan Data

Dalam konteks pembangunan, kritik dan dukungan adalah bahan bakar yang sama pentingnya. Yang membedakan hanyalah niat dan cara menyampaikannya.

Penulis : Cahyo Aji

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Lingga Dapat Bantuan Sapi Kurban dari BRK Syariah, Disalurkan Lewat Pemprov Kepri
Bupati Lingga Muhammad Nizar Sholat Idul Adha di Dusun Senempek, Serahkan Kurban untuk Masyarakat
Nyanyang Haris: Iduladha Bukan Sekadar Kurban, Tapi Tentang Keikhlasan untuk Sesama
Momen Idul Adha 1447 H, Sekda Lingga H. Armia Pilih Sholat Bersama Masyarakat Dusun Kado
Takbir Bergema di Bumi Bunda Tanah Melayu, Pawai Keliling di Daik Lingga Disambut Antusias Masyarakat
Gema Takbir Menggetarkan Dabo Singkep, Wagub Kepri Lepas Pawai Idul Adha 1447 H
Kisah Rustina di Hari Raya Idul Adha: Ketupat, Sambal Lengkong, dan Impian Berangkat Haji
Jelang Iduladha 1447 H, DPKP Lingga Catat Ketersediaan 415 Hewan Kurban
Berita ini 199 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:26 WIB

Warga Lingga Dapat Bantuan Sapi Kurban dari BRK Syariah, Disalurkan Lewat Pemprov Kepri

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:04 WIB

Bupati Lingga Muhammad Nizar Sholat Idul Adha di Dusun Senempek, Serahkan Kurban untuk Masyarakat

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:56 WIB

Nyanyang Haris: Iduladha Bukan Sekadar Kurban, Tapi Tentang Keikhlasan untuk Sesama

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:50 WIB

Momen Idul Adha 1447 H, Sekda Lingga H. Armia Pilih Sholat Bersama Masyarakat Dusun Kado

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:36 WIB

Takbir Bergema di Bumi Bunda Tanah Melayu, Pawai Keliling di Daik Lingga Disambut Antusias Masyarakat

Berita Terbaru