Kisah Rustina di Hari Raya Idul Adha: Ketupat, Sambal Lengkong, dan Impian Berangkat Haji

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antara moment lebaran, kuliner tradisional dan niat ibadah yang tulus | f. Redaksi

Antara moment lebaran, kuliner tradisional dan niat ibadah yang tulus | f. Redaksi

Tradisi makan bersama keluarga di Hari Raya Idul Adha masih terasa hangat di tengah masyarakat Lingga. Ketupat, rendang, hingga sambal lengkong menjadi sajian yang tidak pernah absen dari meja makan warga.

Ihand.id | • Lingga – Suasana Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi masih membawa kehangatan tersendiri bagi masyarakat di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga.

Di tengah kebersamaan keluarga dan nuansa religius yang begitu terasa, sajian khas lebaran tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tradisi masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi sebagian besar warga, ketupat dan rendang daging masih menjadi menu utama yang selalu hadir di meja makan saat hari raya. Kehadiran makanan khas tersebut seolah menjadi simbol kebersamaan, rasa syukur, dan kehangatan keluarga.

Salah seorang warga Dabo Singkep, Rustina (64), mengungkapkan bahwa tradisi menyantap ketupat bersama keluarga masih terus dipertahankan hingga saat ini, baik saat Hari Raya Idul Fitri maupun Idul Adha.

Baca Juga:  Pjs. Bupati Lingga Sidak Harga Sembako di Pasar Dabo Singkep

“Ketupat dan rendang masih menjadi menu andalan makan bersama keluarga saat lebaran,” ujarnya.

Namun bagi Rustina, sajian lebaran terasa belum lengkap tanpa kehadiran sambal lengkong, sambal khas berbahan dasar daging ikan murni yang sudah lama menjadi bagian dari kuliner tradisional masyarakat Lingga.

Menurutnya, cita rasa sambal lengkong memiliki kenikmatan tersendiri yang selalu dirindukan setiap momen hari raya tiba.

“Kalau tidak ada sambal lengkong rasanya kurang lengkap,” katanya sambil tersenyum.

Di balik suasana hangat lebaran tersebut, Rustina juga menyimpan doa dan harapan besar. Ia mendoakan agar para jemaah haji yang saat ini sedang menjalankan ibadah di Tanah Suci diberikan kesehatan, kelancaran, dan menjadi haji yang mabrur serta mabrurah.

Tak hanya itu, perempuan berusia 64 tahun tersebut juga mengaku memiliki niat yang sama untuk suatu hari dapat menunaikan rukun Islam kelima.

Baca Juga:  Dinsos PPPA Lingga Kembali Lanjutkan Pemuktahiran Data Sosial dan P3KE di Desa Kelombok

Ia percaya, niat tulus dan ikhlas menjadi langkah awal untuk dapat memenuhi panggilan suci ke Baitullah.

“Kalau umur panjang dan Allah memberikan rezeki, Insya Allah saya juga ingin berangkat haji,” ungkapnya penuh harap.

Saat ini, Rustina mengaku masih terus menabung demi mewujudkan impian tersebut. Baginya, tidak ada yang mustahil selama disertai doa dan keyakinan kepada Allah SWT.

“Yang penting niat dulu dengan tulus dan ikhlas. Mudah-mudahan Allah kabulkan. Amin,” tuturnya haru.

Tradisi sederhana seperti menikmati ketupat dan sambal lengkong ternyata tidak hanya menjadi bagian dari budaya lebaran masyarakat Lingga, tetapi juga menyimpan makna mendalam tentang kebersamaan, rasa syukur, serta harapan menuju perjalanan ibadah yang suci.

Penulis : Ivantri Gustianda

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembersihan Lahan Dimulai, Sekolah Rakyat di Lingga Ditargetkan Mulai Dibangun Akhir 2026
Haflah Akhirussanah SDI Integral Luqman Al Hakim Lingga Angkatan VI Berlangsung Khidmat, Ketua DPRD Sampaikan Pesan Menyentuh
BGN Stop Dapur MBG Baru, Fokus Efisiensi Anggaran
Sekda Lingga Optimis Air Mineral BUMD Kembali Beroperasi, Siap Dongkrak PAD
Bupati Nizar Hadiri Ramah Tamah BRKS Lingga, PNS Pra Pensiun dan Purnabakti Dapat Edukasi Penting Jelang Masa Pensiun
Bupati Nizar Hadiri Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Warga, Semangat Kebersamaan Menggema di Daik Lingga
Bupati Lingga Tinjau Lokasi Pemasangan Tiang PLN di Resun Pesisir, Warga Bergotong Royong Buka Jalur
Kain Telepuk Lingga Bersiap Tembus Panggung Nasional, Warisan Kesultanan Melayu Terus Dijaga dan Dilestarikan
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 23:53 WIB

Pembersihan Lahan Dimulai, Sekolah Rakyat di Lingga Ditargetkan Mulai Dibangun Akhir 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 23:49 WIB

Haflah Akhirussanah SDI Integral Luqman Al Hakim Lingga Angkatan VI Berlangsung Khidmat, Ketua DPRD Sampaikan Pesan Menyentuh

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:40 WIB

BGN Stop Dapur MBG Baru, Fokus Efisiensi Anggaran

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:10 WIB

Sekda Lingga Optimis Air Mineral BUMD Kembali Beroperasi, Siap Dongkrak PAD

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:51 WIB

Bupati Nizar Hadiri Ramah Tamah BRKS Lingga, PNS Pra Pensiun dan Purnabakti Dapat Edukasi Penting Jelang Masa Pensiun

Berita Terbaru

Kepala BGN, Nanik S. Deyang | f. Redaksi

Berita Nasional

BGN Stop Dapur MBG Baru, Fokus Efisiensi Anggaran

Sabtu, 13 Jun 2026 - 20:40 WIB

Produksi air mineral milik BUMD Kabupaten Lingga melalui PT PSM ditargetkan mulai beroperasi Agustus 2026. Sekda Armia optimis program ini mampu meningkatkan PAD dan membuka pasar hingga luar daerah | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

Sekda Lingga Optimis Air Mineral BUMD Kembali Beroperasi, Siap Dongkrak PAD

Sabtu, 13 Jun 2026 - 20:10 WIB