Menko PMK Sebut Pemerintah Akan Beri Bantuan Sosial kepada Korban Judi Online

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 16 Juni 2024 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ihand.id – Nasional – Pemerintah Indonesia melalui Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, mengumumkan langkah baru yang signifikan dalam upaya mengatasi dampak negatif judi online.

Dalam sebuah pernyataan, Muhadjir mengungkapkan bahwa pemerintah akan memberikan bantuan sosial kepada para korban judi online yang terjerat kemiskinan. Langkah ini dianggap sebagai tanggung jawab pemerintah untuk menangani masalah sosial yang semakin meluas akibat praktik perjudian daring.

Baca Juga:  Pemerintah Serius Tangani Masalah Perjudian di Bawah Arahan Presiden Jokowi
Baca Juga:  Pawai Takbir Keliling Dipastikan Kembali Meriahkan Malam Idul Adha 1445 H di Kecamatan Singkep

“Korban judi online akan kami masukkan ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai penerima bansos,” ujar Muhadjir pada Sabtu (15/6/2024). Pernyataan ini menandai komitmen pemerintah dalam memberikan dukungan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi akibat terjerat dalam perjudian online.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Muhadjir menjelaskan bahwa banyak individu yang jatuh miskin akibat judi online kini menjadi fokus perhatian pemerintah, khususnya Kemenko PMK. Selain memberikan bantuan sosial, pemerintah juga akan menyediakan advokasi dan pendampingan bagi korban yang mengalami gangguan psikososial.

“Korban yang mengalami gangguan psikososial akan dibina dengan bantuan sosial dari Kemensos,” tambahnya, menunjukkan pendekatan holistik yang dilakukan pemerintah dalam menangani dampak judi online.

Menariknya, Muhadjir juga menyoroti bahwa perjudian online tidak hanya melibatkan masyarakat berpenghasilan rendah, tetapi juga kalangan intelektual dan masyarakat kelas atas.

“Banyak yang ikut mencoba judi online, termasuk masyarakat atas dan intelektual,” katanya. Pernyataan ini menjadi peringatan bagi seluruh lapisan masyarakat untuk menjauhi perjudian dalam bentuk apapun.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan bagi korban judi online sekaligus meningkatkan kesadaran akan bahaya perjudian daring di tengah masyarakat.

Pemerintah mengimbau seluruh masyarakat untuk berhati-hati dan menjauhi segala bentuk perjudian guna menciptakan lingkungan sosial yang lebih sehat dan produktif.(ca)

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Lingga Dapat Bantuan Sapi Kurban dari BRK Syariah, Disalurkan Lewat Pemprov Kepri
Bupati Lingga Muhammad Nizar Sholat Idul Adha di Dusun Senempek, Serahkan Kurban untuk Masyarakat
Nyanyang Haris: Iduladha Bukan Sekadar Kurban, Tapi Tentang Keikhlasan untuk Sesama
Momen Idul Adha 1447 H, Sekda Lingga H. Armia Pilih Sholat Bersama Masyarakat Dusun Kado
Takbir Bergema di Bumi Bunda Tanah Melayu, Pawai Keliling di Daik Lingga Disambut Antusias Masyarakat
Gema Takbir Menggetarkan Dabo Singkep, Wagub Kepri Lepas Pawai Idul Adha 1447 H
Kisah Rustina di Hari Raya Idul Adha: Ketupat, Sambal Lengkong, dan Impian Berangkat Haji
Jelang Iduladha 1447 H, DPKP Lingga Catat Ketersediaan 415 Hewan Kurban
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:26 WIB

Warga Lingga Dapat Bantuan Sapi Kurban dari BRK Syariah, Disalurkan Lewat Pemprov Kepri

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:04 WIB

Bupati Lingga Muhammad Nizar Sholat Idul Adha di Dusun Senempek, Serahkan Kurban untuk Masyarakat

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:56 WIB

Nyanyang Haris: Iduladha Bukan Sekadar Kurban, Tapi Tentang Keikhlasan untuk Sesama

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:50 WIB

Momen Idul Adha 1447 H, Sekda Lingga H. Armia Pilih Sholat Bersama Masyarakat Dusun Kado

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:36 WIB

Takbir Bergema di Bumi Bunda Tanah Melayu, Pawai Keliling di Daik Lingga Disambut Antusias Masyarakat

Berita Terbaru