Masyarakat Benan Tolak Rencana Kapal Oceana 9 Mundur: Ancaman Serius Bagi Pariwisata dan Ekonomi Desa

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 26 April 2025 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gambar pariwisata Desa Benan terlihat sepi pengunjung ketika Oceanna 9 menarik diri untuk singgah | f. Red

Ilustrasi gambar pariwisata Desa Benan terlihat sepi pengunjung ketika Oceanna 9 menarik diri untuk singgah | f. Red

Ihand.id – Lingga – Masyarakat Desa Benan, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga, menyatakan keberatan keras terhadap wacana kapal Oceana 9 yang akan menarik diri dari pelayanan di wilayah Lingga.

Kekhawatiran ini mencuat di tengah polemik trayek antara kapal Oceana 9 dengan Lintas Kepri di Pelabuhan Sei Tenam.

Baca Juga:  Sekretaris Camat Katang Bidare Hadiri Proses Penyerahan BLT DD Desa Benan

Tokoh masyarakat Benan, Mar’at, menegaskan bahwa keberadaan kapal Oceana 9 sangat vital untuk mobilitas warga serta pengembangan pariwisata desa mereka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sangat keberatan. Mengurus kapal Oceana ini dulu penuh perjuangan, sejak zaman Gubernur Kepri Nurdin Basirun. Tak mudah mewujudkannya,” tegas Mar’at, Sabtu (26/4/2025).

Baca Juga:  Pemprov Kepri Ajukan Pinjaman Rp110 Miliar ke BRK Syariah untuk Bangun Gedung Baru RSUD RAT

Mar’at menuturkan, Desa Benan kini menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Lingga dan Provinsi Kepulauan Riau.

Dengan kehadiran objek wisata baru seperti Benan Island Resort yang ramai dikunjungi wisatawan dari Thailand, Singapura, hingga Malaysia, akses transportasi laut menjadi kebutuhan utama.

Penulis : Cahyo Aji

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Arus Balik Lebaran 2026 di Lingga Mulai Memuncak, 1.000 Penumpang Tinggalkan Daerah di H+3
Perpisahan yang Menggetarkan Hati di Hari ke-30 Ramadhan
Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-29: Ramadhan Hampir Berakhir, Jangan Lewatkan Kesempatan Terakhir Menuju Ampunan
Jejak Sejarah Ketupat: Tradisi Sakral yang Tak Pernah Absen di Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-28: Allah Menjanjikan Pahala Besar bagi Orang Berpuasa
Antimateri, Zat Termahal di Dunia: Rp1.000 Triliun per Gram dan Bisa Meledak Saat Disentuh
Bersatu dalam Berkah Ramadan, LMG Gelar Buka Puasa di Pantai Tiga Berlian Penuh Haru dan Kebersamaan
Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-27: Malam yang Diyakini sebagai Lailatul Qadar, Ini Amalan Istimewanya
Berita ini 145 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 13:15 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 di Lingga Mulai Memuncak, 1.000 Penumpang Tinggalkan Daerah di H+3

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:16 WIB

Perpisahan yang Menggetarkan Hati di Hari ke-30 Ramadhan

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:03 WIB

Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-29: Ramadhan Hampir Berakhir, Jangan Lewatkan Kesempatan Terakhir Menuju Ampunan

Rabu, 18 Maret 2026 - 18:16 WIB

Jejak Sejarah Ketupat: Tradisi Sakral yang Tak Pernah Absen di Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:53 WIB

Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-28: Allah Menjanjikan Pahala Besar bagi Orang Berpuasa

Berita Terbaru

Masjid Miftahul Jannah, Setajam, Dabo Singkep, Lingga, Kepri | f. Ihand

Budaya

Perpisahan yang Menggetarkan Hati di Hari ke-30 Ramadhan

Jumat, 20 Mar 2026 - 21:16 WIB