Barongsai Hidupkan Atmosfer Imlek di Dabo Singkep 2577 Gongzili

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi spektakuler barongsai pada hari pertama Imlek 17 Februari 2026 memikat warga Dabo Singkep. Tradisi kuno Tiongkok ini bukan sekadar hiburan, tetapi simbol keberuntungan dan pengusir energi buruk | f. Redaksi

Aksi spektakuler barongsai pada hari pertama Imlek 17 Februari 2026 memikat warga Dabo Singkep. Tradisi kuno Tiongkok ini bukan sekadar hiburan, tetapi simbol keberuntungan dan pengusir energi buruk | f. Redaksi

Aksi spektakuler barongsai pada hari pertama Imlek 17 Februari 2026 memikat warga Dabo Singkep. Tradisi kuno Tiongkok ini bukan sekadar hiburan, tetapi simbol keberuntungan dan pengusir energi buruk.

Ihand.id | • Budaya/tradisi – Dentuman tambur bertalu-talu memecah pagi di Kota Dabo Singkep, Selasa (17/2/2026). Gerakan lincah dan penuh energi dari barongsai langsung menyedot perhatian warga yang memadati halaman rumah-rumah dan ruas jalan kota.

Aksi spektakuler barongsai pada hari pertama Imlek 17 Februari 2026 memikat warga Dabo Singkep. Tradisi kuno Tiongkok ini bukan sekadar hiburan, tetapi simbol keberuntungan dan pengusir energi buruk | f. Redaksi
Aksi spektakuler barongsai pada hari pertama Imlek 17 Februari 2026 memikat warga Dabo Singkep. Tradisi kuno Tiongkok ini bukan sekadar hiburan, tetapi simbol keberuntungan dan pengusir energi buruk | f. Redaksi

Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Gongzili tahun ini terasa begitu istimewa. Selain dipenuhi suasana kekeluargaan, momen ini juga menjadi ajang pulang kampung bagi warga Tionghoa Dabo Singkep yang selama ini merantau dan bekerja di luar daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, yang paling mencuri perhatian adalah aksi barongsai yang tampil memukau di hari pertama Imlek. Anak-anak hingga orang tua tampak antusias, mengabadikan setiap gerakan sang singa warna-warni yang menari mengikuti irama tambur dan simbal.

Salah seorang warga, Doni (32), mengungkapkan kebahagiaannya saat menyaksikan atraksi tersebut bersama keluarga.

“Aksi barongsai memang selalu jadi daya tarik tersendiri. Keluarga kami bahagia sekali ketika barongsai datang ke rumah, terutama anak saya yang sangat antusias,” ujarnya dengan senyum bangga.

Barongsai bukan sekadar pertunjukan seni. Tradisi ini telah hidup selama ribuan tahun dalam budaya Tionghoa dan erat kaitannya dengan perayaan Tahun Baru Imlek atau Tahun Baru Imlek.

Baca Juga:  Polda Kepri Tangkap 88 WNA China Pelaku Love Scam di Batam

Menurut legenda Tiongkok kuno, barongsai berawal dari kisah makhluk buas bernama “Nian” yang konon muncul setiap pergantian tahun untuk mengganggu penduduk desa.

Warga kemudian menemukan bahwa makhluk tersebut takut pada suara keras, warna merah, dan bentuk singa. Dari sinilah tradisi tarian singa atau barongsai lahir sebagai simbol pengusir roh jahat dan pembawa keberuntungan.

Dalam perkembangannya, seni barongsai menyebar dari daratan Tiongkok ke berbagai negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Di negeri ini, barongsai sempat mengalami masa suram. Pada era tertentu, ekspresi budaya Tionghoa dibatasi.

Namun sejak era reformasi, khususnya setelah kebijakan pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid, perayaan Imlek kembali diakui secara nasional dan barongsai kembali tampil bebas sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia.

Kini, barongsai tak hanya tampil di klenteng atau rumah warga Tionghoa, tetapi juga menjadi bagian dari festival budaya lintas etnis di berbagai daerah.

Dalam filosofi Tionghoa, gerakan barongsai melambangkan keberanian, kekuatan, dan kebijaksanaan. Kepala singa yang digerakkan penuh ekspresi menggambarkan semangat menghadapi tahun baru dengan optimisme.

Baca Juga:  Wabup Novrizal Lepas Ribuan Obor Kemerdekaan di Dabo Singkep, Semangat Persatuan dan Nasionalisme Membara Sambut HUT RI ke-80

Di Dabo Singkep, kehadiran barongsai di rumah-rumah warga diyakini membawa berkah dan keberuntungan. Biasanya, pemilik rumah memberikan angpao sebagai simbol berbagi rezeki dan harapan baik di tahun yang baru.

Perayaan Imlek 2577 Gongzili tahun ini terasa semakin hangat karena banyak perantau yang kembali ke kampung halaman. Kota kecil yang berada di Kabupaten Lingga itu mendadak lebih ramai, dipenuhi tawa keluarga yang lama terpisah.

Barongsai pun menjadi jembatan emosional, menghubungkan sejarah, budaya, dan kebersamaan dalam satu momentum sakral.

Dabo Singkep sebagai kota kecil di Kabupaten Lingga kembali menunjukkan wajah harmoninya. Warga dari berbagai latar belakang tampak membaur, ikut menyaksikan dan menikmati pertunjukan barongsai.

Moment ini membuktikan bahwa Imlek bukan hanya perayaan satu etnis, melainkan bagian dari keberagaman budaya Indonesia yang saling menguatkan.

Dentuman tambur yang menggema di langit Dabo Singkep bukan sekadar suara hiburan. Ia adalah gema sejarah panjang peradaban, simbol semangat baru, dan harapan akan tahun yang lebih baik.

Di tahun 2577 Gongzili ini, barongsai tak hanya menari, ia menghidupkan kembali denyut tradisi, mempererat keluarga, dan membawa optimisme bagi seluruh warga kota.

Penulis : Ivantri Gustianda

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-25: Allah Mengangkat Derajat Orang Beriman
Polres Lingga Siagakan Personel untuk Amankan Arus Mudik Lebaran
Buka Puasa Bersama Wartawan, Polres Lingga Perkuat Sinergi dan Silaturahmi di Bulan Ramadan
Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-24: Pahala Ibadah Terus Mengalir
Buka Puasa Penuh Kebersamaan, Bidang IKP Diskominfo Lingga Pererat Silaturahmi di Ramadan 1447 H
Bupati Lingga Muhammad Nizar I’tikaf dan Qiyamullail di Masjid Megat Kuning Daik Lingga
Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-23: Kesempatan Meraih Malam Lebih Baik dari 1000 Bulan
Wabup Lingga dan Forkopimda Antarkan Kepulangan Kajati Kepri dari Bandara Dabo Singkep
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:57 WIB

Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-25: Allah Mengangkat Derajat Orang Beriman

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:49 WIB

Polres Lingga Siagakan Personel untuk Amankan Arus Mudik Lebaran

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:42 WIB

Buka Puasa Bersama Wartawan, Polres Lingga Perkuat Sinergi dan Silaturahmi di Bulan Ramadan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:45 WIB

Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-24: Pahala Ibadah Terus Mengalir

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:33 WIB

Buka Puasa Penuh Kebersamaan, Bidang IKP Diskominfo Lingga Pererat Silaturahmi di Ramadan 1447 H

Berita Terbaru

Kapolres Lingga AKBP Pahala Martua Nababan | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

Polres Lingga Siagakan Personel untuk Amankan Arus Mudik Lebaran

Minggu, 15 Mar 2026 - 22:49 WIB