Lingga Pilih Lawan DBD dengan Cara Berbeda, Gerakan Serentak Ini Bikin Warga Tersentuh

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinkes PPKB Lingga menggelar gotong royong serentak melalui gerakan PSN 3M Plus untuk mencegah penyebaran DBD. Kegiatan melibatkan masyarakat, TNI-Polri hingga lintas sektor | f. Wandy

Dinkes PPKB Lingga menggelar gotong royong serentak melalui gerakan PSN 3M Plus untuk mencegah penyebaran DBD. Kegiatan melibatkan masyarakat, TNI-Polri hingga lintas sektor | f. Wandy

Gerakan PSN 3M Plus digelar serentak di rumah sakit, puskesmas hingga lingkungan masyarakat demi mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Lingga.

Ihand.id | • Lingga – Ada yang berbeda dari langkah yang dilakukan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Lingga dalam menghadapi ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kepala DKPPKB Lingga, dr. Bukit Tua Rayanto Gultom | f. Wandy
Kepala DKPPKB Lingga, dr. Bukit Tua Rayanto Gultom | f. Wandy

Tidak hanya mengandalkan fogging, Dinkes Lingga kini memilih bergerak langsung bersama masyarakat melalui Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara serentak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan gotong royong itu dilaksanakan di seluruh rumah sakit, puskesmas hingga pustu yang ada di Kabupaten Lingga, Rabu (13/5/2026).

Dinkes PPKB Lingga menggelar gotong royong serentak melalui gerakan PSN 3M Plus untuk mencegah penyebaran DBD. Kegiatan melibatkan masyarakat, TNI-Polri hingga lintas sektor | f. Wandy
Dinkes PPKB Lingga menggelar gotong royong serentak melalui gerakan PSN 3M Plus untuk mencegah penyebaran DBD. Kegiatan melibatkan masyarakat, TNI-Polri hingga lintas sektor | f. Wandy

Gerakan tersebut mengusung metode PSN 3M Plus, yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab DBD.

Kepala DKPPKB Lingga, dr. Bukit Tua Rayanto Gultom menegaskan, langkah pencegahan jauh lebih efektif dibanding hanya mengandalkan pengasapan atau fogging semata.

Baca Juga:  Pemeriksaan Takjil di Dabo Lama, Dinkes Lingga Uji Kandungan Rhodamin B hingga Formalin

“PSN ini merupakan langkah pencegahan DBD yang paling efektif, tentunya dengan cara menghilangkan tempat berkembang biaknya nyamuk,” ujar dr. Bukit.

Tak hanya melibatkan tenaga kesehatan, gerakan tersebut juga menggandeng berbagai unsur lintas sektor, mulai dari pihak kecamatan, Dinas Lingkungan Hidup, TNI-Polri hingga masyarakat.

Kolaborasi itu dilakukan agar kesadaran menjaga kebersihan lingkungan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi budaya hidup sehari-hari di tengah masyarakat.

“Harapannya kegiatan Germas Gotong Royong ini menjadi agenda rutin bersama masyarakat agar perilaku hidup bersih dan sehat terus terjaga,” katanya.

Menurut dr. Bukit, kesehatan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Karena itu, ia mengimbau warga lebih peduli terhadap kondisi lingkungan rumah dan sekitarnya.

Baca Juga:  Dinkes Lingga Baksos Dengan Masyarakat Suku KAT Dalam Rangka HKN ke-58

“Kesehatan dan kebersihan lingkungan itu tanggung jawab kita bersama. Jadi kami menghimbau seluruh elemen masyarakat menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya,” tuturnya.

Salah seorang warga Dabo, Eko (36), mengaku bangga dengan gerakan serentak yang dilakukan Dinkes Lingga bersama masyarakat tersebut.

Menurutnya, langkah nyata seperti ini membuat warga merasa lebih tenang dan semakin sadar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami merasa senang dan bangga karena pemerintah benar-benar turun langsung bersama masyarakat. Kekhawatiran kami terhadap bahaya demam berdarah jadi jauh berkurang,” ungkap Eko.

Ia berharap kegiatan serupa terus dilakukan secara rutin agar lingkungan tetap bersih dan masyarakat semakin peduli terhadap ancaman penyakit yang disebabkan nyamuk.

Gerakan serentak tersebut menjadi pesan kuat bahwa melawan DBD tidak cukup hanya dengan fogging, tetapi membutuhkan kepedulian bersama untuk menjaga lingkungan tetap bersih, aman, dan sehat.

Penulis : Ivantri Gustianda

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lingga Jadi Penyumbang Terbesar Kepri, 170 Posyandu Aktif Semarakkan Hari Posyandu Nasional 2026
PAD Lingga Terhambat? DPRD Kepri Soroti Lambatnya Kajian HPM Pasir Kuarsa
Kajari Lingga Pimpin Audiensi Massa Aliansi Pemuda Kabupaten Lingga
Pemkab Lingga Gelar Rapat Persiapan Pendataan Calon Peserta Didik Sekolah Rakyat
Pemkab Lingga dan BP Batam Bahas Pemanfaatan Air Baku Sungai Jelutung untuk Pengembangan Infrastruktur
Exit Meeting BPK RI Digelar di Daik Lingga, Pemkab Lingga Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan Transparan
Ajang Duta GenRe Lingga 2026 Cetak Remaja Inspiratif untuk Indonesia Emas 2045
Kerugian Negara Rp738 Juta, Terdakwa Kasus Jembatan Marok Kecil Justru Divonis Bebas
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:03 WIB

Lingga Pilih Lawan DBD dengan Cara Berbeda, Gerakan Serentak Ini Bikin Warga Tersentuh

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:17 WIB

Lingga Jadi Penyumbang Terbesar Kepri, 170 Posyandu Aktif Semarakkan Hari Posyandu Nasional 2026

Senin, 11 Mei 2026 - 21:30 WIB

PAD Lingga Terhambat? DPRD Kepri Soroti Lambatnya Kajian HPM Pasir Kuarsa

Senin, 11 Mei 2026 - 14:04 WIB

Kajari Lingga Pimpin Audiensi Massa Aliansi Pemuda Kabupaten Lingga

Senin, 11 Mei 2026 - 13:56 WIB

Pemkab Lingga Gelar Rapat Persiapan Pendataan Calon Peserta Didik Sekolah Rakyat

Berita Terbaru

Bapenda Lingga bersama DPRD Kepri membahas lambatnya kajian HPM pasir kuarsa yang dinilai berdampak pada investasi tambang dan potensi PAD daerah | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

PAD Lingga Terhambat? DPRD Kepri Soroti Lambatnya Kajian HPM Pasir Kuarsa

Senin, 11 Mei 2026 - 21:30 WIB

Kajari Lingga Rully Afandi memimpin audiensi bersama Aliansi Pemuda Kabupaten Lingga terkait dugaan THR belum dibayarkan dan indikasi penyimpangan di lingkungan Pemkab Lingga | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

Kajari Lingga Pimpin Audiensi Massa Aliansi Pemuda Kabupaten Lingga

Senin, 11 Mei 2026 - 14:04 WIB