Puskesmas Dabo catat peningkatan kasus usai Idulfitri 1447 H, pola makan dan aktivitas jadi pemicu utama
Ihand.id | • Dabo Singkep – Puskesmas Dabo mencatat adanya lonjakan kasus penyakit selama perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Dari data medis yang dihimpun, hipertensi dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi penyakit yang paling dominan dialami masyarakat.
Masing-masing penyakit tersebut tercatat sebanyak 8 kasus, menunjukkan pola yang hampir selalu berulang setiap momen Lebaran. Kondisi ini diduga kuat dipicu oleh perubahan pola makan dan aktivitas masyarakat selama hari raya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, kasus diabetes tercatat sebanyak 4 pasien. Sementara itu, penyakit lain seperti dyspepsia, myalgia, dan schizophrenia masing-masing ditemukan sebanyak 3 kasus. Adapun kasus diare hanya tercatat 1 pasien selama periode tersebut.
Kepala Puskesmas Dabo, Jubaidah, mengatakan bahwa tren peningkatan penyakit ini tidak jauh berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Menurutnya, kebiasaan konsumsi makanan berlebih saat Lebaran menjadi faktor utama penyebab meningkatnya kasus.
“Biasanya setelah Lebaran, penyakit seperti hipertensi dan ISPA memang meningkat,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga pola makan yang seimbang serta istirahat yang cukup, meskipun dalam suasana perayaan hari raya.
“Jangan karena Lebaran, kita lupa menjaga kesehatan,” tegasnya.
Jubaidah mengimbau masyarakat agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala penyakit.
Puskesmas Dabo sendiri tetap siaga memberikan pelayanan kepada masyarakat selama dan setelah masa Lebaran.
Dengan kondisi ini, masyarakat diharapkan lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, agar tidak mengalami gangguan kesehatan usai menikmati hidangan khas Lebaran.
Penulis : Ivantri Gustianda




















