Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, IRGC Nyatakan Kesetiaan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mojtaba Khamenei resmi ditunjuk sebagai pemimpin tertinggi baru Iran oleh Majelis Ahli | f. Redaksi

Mojtaba Khamenei resmi ditunjuk sebagai pemimpin tertinggi baru Iran oleh Majelis Ahli | f. Redaksi

Putra Ali Khamenei terpilih sebagai pemimpin tertinggi ketiga Iran setelah keputusan Majelis Ahli, di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat dan Israel.

Ihand.id | • Internasional – Mojtaba Khamenei secara resmi ditunjuk sebagai pemimpin tertinggi baru Iran oleh Majelis Ahli Iran dalam sidang luar biasa yang digelar pada Minggu (8/3/2026).

Keputusan tersebut menandai terpilihnya Mojtaba sebagai pemimpin tertinggi ketiga dalam sejarah Republik Islam Iran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pernyataan resminya, Majelis Ahli menyebut penunjukan Mojtaba Khamenei merupakan hasil dari “pemungutan suara yang menentukan dari para perwakilan yang terhormat” di lembaga tersebut.

“Dalam sidang luar biasa hari ini, Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei ditunjuk dan diperkenalkan sebagai pemimpin ketiga dalam sistem suci Republik Islam Iran,” demikian bunyi pernyataan resmi majelis tersebut.

IRGC Nyatakan Kesetiaan kepada Pemimpin Baru

Tidak lama setelah pengumuman tersebut, Korps Garda Revolusi Islam Iran (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) langsung menyatakan kesetiaan kepada Mojtaba Khamenei.

Dalam pernyataannya, IRGC menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh kepemimpinan Mojtaba serta siap menjalankan setiap instruksi yang dikeluarkan oleh pemimpin tertinggi baru Iran tersebut.

Baca Juga:  Sidak Bupati dan Wabup Lingga ke Sejumlah Instansi: Soroti Langsung Kualitas Pelayanan Publik

Pernyataan dukungan dari IRGC dinilai penting karena lembaga militer elit tersebut memiliki pengaruh besar dalam sistem politik dan keamanan nasional Iran.

Putra Ali Khamenei yang Sejak Lama Diprediksi

Mojtaba Khamenei yang lahir pada tahun 1969 merupakan putra dari mendiang pemimpin tertinggi Iran sebelumnya, Ali Khamenei.

Sebelum pengumuman resmi dari Majelis Ahli, Mojtaba telah lama disebut-sebut sebagai kandidat kuat untuk menggantikan ayahnya dalam memimpin Iran.

Ali Khamenei dilaporkan tewas dalam serangan udara gabungan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu.

Serangan tersebut menargetkan Teheran dan sejumlah kota lain di Iran, yang juga menewaskan beberapa anggota keluarga Khamenei, komandan militer senior Iran, serta warga sipil.

Ketegangan dengan AS dan Israel Meningkat

Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Iran terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Beberapa hari sebelum pengumuman tersebut, Israel mengeluarkan peringatan keras bahwa siapa pun yang dipilih sebagai pemimpin tertinggi baru Iran akan menjadi “target untuk dieliminasi”.

Baca Juga:  Wakil Bupati Lingga Bersama Tagana Lingga Temui dan Salurkan Bantuan Paket Makanan Untuk Korban Banjir

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga menyampaikan penolakannya terhadap kemungkinan pengangkatan Mojtaba Khamenei.

Dalam wawancara dengan situs berita Axios pada Kamis (5/3), Trump menyatakan bahwa pengangkatan Mojtaba sebagai pemimpin Iran “tidak dapat diterima”.

Trump bahkan menyebut dirinya harus terlibat secara langsung dalam proses pemilihan pemimpin baru Iran, serta memperingatkan bahwa jika Iran memilih pemimpin yang melanjutkan kebijakan Ali Khamenei, Amerika Serikat kemungkinan akan kembali terlibat perang dengan Iran dalam waktu lima tahun.

Iran Balas Serangan dengan Rudal dan Drone

Menanggapi serangan udara yang menewaskan Ali Khamenei, Iran melancarkan serangkaian serangan balasan.

Militer Iran mengirimkan beberapa gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan wilayah Israel serta berbagai aset militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Situasi ini memicu kekhawatiran meningkatnya konflik terbuka yang lebih luas di kawasan tersebut.

Dengan terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru Iran, dunia internasional kini menyoroti arah kebijakan Iran ke depan, terutama terkait hubungan dengan negara-negara Barat dan dinamika keamanan di Timur Tengah.

Penulis : Qadaffa

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Lingga Terima Kunjungan Danlanud, Latihan Tempur Militer di Pantai Todak Jadi Fokus Pembahasan
Pertemuan Malam yang Menjanjikan, Wabup Lingga dan Dispar Kepri Bahas Masa Depan Pariwisata Lingga
Lingga Perkuat Komitmen Desa Antikorupsi, Desa Resun Jadi Percontohan di Kepri
Wabup Novrizal Pimpin Rakor OPD 2026, Pemkab Lingga Perkuat Sinergi dan Evaluasi Program Pembangunan
Terima LHP BPK 2025, Pemkab Lingga Jadikan Hasil Audit Sebagai Langkah Perbaikan
Hari Lahir Pancasila 2026 di Lingga, Wabup Novrizal Ajak Masyarakat Amalkan Nilai-Nilai Kebangsaan
Warga Lingga Dapat Bantuan Sapi Kurban dari BRK Syariah, Disalurkan Lewat Pemprov Kepri
Bupati Lingga Muhammad Nizar Sholat Idul Adha di Dusun Senempek, Serahkan Kurban untuk Masyarakat
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:12 WIB

Wabup Lingga Terima Kunjungan Danlanud, Latihan Tempur Militer di Pantai Todak Jadi Fokus Pembahasan

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:53 WIB

Pertemuan Malam yang Menjanjikan, Wabup Lingga dan Dispar Kepri Bahas Masa Depan Pariwisata Lingga

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:55 WIB

Lingga Perkuat Komitmen Desa Antikorupsi, Desa Resun Jadi Percontohan di Kepri

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:37 WIB

Wabup Novrizal Pimpin Rakor OPD 2026, Pemkab Lingga Perkuat Sinergi dan Evaluasi Program Pembangunan

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:02 WIB

Terima LHP BPK 2025, Pemkab Lingga Jadikan Hasil Audit Sebagai Langkah Perbaikan

Berita Terbaru