Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-10: Raih Ampunan dan Pintu Rahmat Allah Terbuka Lebar

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masjid Al Mubarak Bukit Kabung, Dabo Singkep, Lingga, Kepri | f. Ihand

Masjid Al Mubarak Bukit Kabung, Dabo Singkep, Lingga, Kepri | f. Ihand

Memasuki hari ke-10 Ramadhan, umat Islam diajak memperkuat ibadah untuk meraih ampunan dan limpahan rahmat sebagaimana dijanjikan dalam Al-Qur’an dan Hadist.

Ihand.id | • Religi – Memasuki hari ke-10 puasa Ramadhan, umat Islam berada di penghujung sepuluh hari pertama yang dikenal sebagai fase turunnya rahmat Allah SWT.

Momentum ini menjadi kesempatan emas bagi setiap Muslim untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak istighfar, serta memperkuat keimanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bulan Ramadhan sendiri merupakan bulan yang penuh keberkahan, sebagaimana ditegaskan Allah SWT dalam Al-Qur’an:

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

(QS. Al-Baqarah: 183)

Ayat tersebut menjadi dasar utama kewajiban puasa Ramadhan sekaligus menunjukkan tujuan utamanya, yakni membentuk pribadi yang bertakwa.

Makna Hari ke-10 Ramadhan

Hari ke-10 Ramadhan memiliki makna mendalam karena menandai berakhirnya fase pertama dari tiga fase utama Ramadhan, yaitu:

1. 10 hari pertama: Rahmat (kasih sayang Allah)

2. 10 hari kedua: Maghfirah (ampunan)

3. 10 hari terakhir: Pembebasan dari api neraka

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah, Rasulullah SAW bersabda:

“Ramadhan adalah bulan yang awalnya rahmat, pertengahannya ampunan, dan akhirnya pembebasan dari api neraka.”

Walaupun kualitas hadis ini diperselisihkan sebagian ulama, maknanya sejalan dengan banyak dalil lain tentang luasnya rahmat dan ampunan Allah di bulan Ramadhan.

Baca Juga:  Keutamaan Puasa Ramadhan Hari Kelima: Momentum Menguatkan Istiqamah

Hari ke-10 menjadi titik refleksi diri. Umat Islam dianjurkan untuk mengevaluasi ibadahnya selama sembilan hari sebelumnya. Apakah shalat semakin khusyuk? Apakah tilawah Al-Qur’an semakin rutin? Apakah sedekah semakin meningkat?

Dalil Keutamaan Puasa dan Ampunan Allah

Keutamaan puasa Ramadhan secara umum sangat besar. Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa berpuasa Ramadhan dengan penuh iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis sahih ini menegaskan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi sarana penghapusan dosa jika dijalankan dengan keimanan dan keikhlasan.

Selain itu, dalam hadis qudsi disebutkan:

“Setiap amal anak Adam adalah untuknya, kecuali puasa. Puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Ini menunjukkan betapa istimewanya ibadah puasa dibandingkan ibadah lainnya.

Keistimewaan Hari ke-10 Ramadhan

Ada beberapa keistimewaan yang dapat diraih pada hari ke-10 Ramadhan:

1. Puncak Rahmat Allah di Fase Pertama

Hari ke-10 menjadi penutup fase rahmat. Ini adalah waktu yang tepat untuk memperbanyak doa, karena Allah SWT Maha Pengasih dan membuka pintu kasih sayang-Nya seluas-luasnya.

2. Waktu Mustajab untuk Berdoa

Orang yang berpuasa memiliki doa yang tidak tertolak. Rasulullah SAW bersabda:

“Ada tiga doa yang tidak tertolak: doa orang tua, doa orang yang berpuasa, dan doa musafir.”

(HR. Tirmidzi)

Baca Juga:  Proyek PANSIMAS 2022 di Desa Marok Tua Tak Bermanfaat, Warga Masih Andalkan Sumur untuk Air Bersih

Momentum hari ke-10 hendaknya dimanfaatkan untuk memohon ampunan, kesehatan, rezeki yang halal, serta keberkahan hidup.

3. Evaluasi dan Persiapan Menuju Fase Maghfirah

Hari ke-10 menjadi jembatan menuju sepuluh hari kedua, fase ampunan. Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak istighfar dan taubat nasuha agar memasuki fase berikutnya dengan hati yang lebih bersih.

Hikmah Spiritual di Hari ke-10

Secara spiritual, hari ke-10 Ramadhan mengajarkan beberapa hal penting:

  • Kesabaran dalam menjalankan ibadah
  • Konsistensi dalam amal saleh
  • Keikhlasan dalam berbuat kebaikan
  • Kesadaran bahwa rahmat Allah lebih luas dari dosa manusia

Allah SWT berfirman:

“Katakanlah: Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya.”

(QS. Az-Zumar: 53)

Ayat ini menjadi penguat bahwa rahmat Allah di bulan Ramadhan, termasuk pada hari ke-10, terbuka bagi siapa saja yang bersungguh-sungguh bertaubat.

Penutup

Keutamaan puasa Ramadhan hari ke-10 bukan hanya tentang angka hari, tetapi tentang momentum spiritual di penghujung fase rahmat.

Ini adalah waktu terbaik untuk memperbanyak ibadah, memperdalam taqwa, serta memohon ampunan dengan penuh kesungguhan.

Semoga di hari ke-10 Ramadhan ini, setiap Muslim mendapatkan limpahan rahmat, diampuni dosa-dosanya, dan dipersiapkan menjadi pribadi yang lebih bertakwa hingga akhir Ramadhan nanti.

Penulis : Ivantri Gustianda

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Lingga Dapat Bantuan Sapi Kurban dari BRK Syariah, Disalurkan Lewat Pemprov Kepri
Bupati Lingga Muhammad Nizar Sholat Idul Adha di Dusun Senempek, Serahkan Kurban untuk Masyarakat
Nyanyang Haris: Iduladha Bukan Sekadar Kurban, Tapi Tentang Keikhlasan untuk Sesama
Momen Idul Adha 1447 H, Sekda Lingga H. Armia Pilih Sholat Bersama Masyarakat Dusun Kado
Takbir Bergema di Bumi Bunda Tanah Melayu, Pawai Keliling di Daik Lingga Disambut Antusias Masyarakat
Gema Takbir Menggetarkan Dabo Singkep, Wagub Kepri Lepas Pawai Idul Adha 1447 H
Kisah Rustina di Hari Raya Idul Adha: Ketupat, Sambal Lengkong, dan Impian Berangkat Haji
Jelang Iduladha 1447 H, DPKP Lingga Catat Ketersediaan 415 Hewan Kurban
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:26 WIB

Warga Lingga Dapat Bantuan Sapi Kurban dari BRK Syariah, Disalurkan Lewat Pemprov Kepri

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:04 WIB

Bupati Lingga Muhammad Nizar Sholat Idul Adha di Dusun Senempek, Serahkan Kurban untuk Masyarakat

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:56 WIB

Nyanyang Haris: Iduladha Bukan Sekadar Kurban, Tapi Tentang Keikhlasan untuk Sesama

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:50 WIB

Momen Idul Adha 1447 H, Sekda Lingga H. Armia Pilih Sholat Bersama Masyarakat Dusun Kado

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:36 WIB

Takbir Bergema di Bumi Bunda Tanah Melayu, Pawai Keliling di Daik Lingga Disambut Antusias Masyarakat

Berita Terbaru