Surga Kecil di Dabo Singkep: Tawa Anak-Anak Menghidupkan Pantai Tanjung Harapan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keindahan Pulau Dabo Singkep di Kabupaten Lingga memikat dengan pantai alami. Anak-anak menghabiskan waktu bermain di pesisir Desa Tanjung Harapan, menikmati laut dan membantu nelayan | f. Redaksi

Keindahan Pulau Dabo Singkep di Kabupaten Lingga memikat dengan pantai alami. Anak-anak menghabiskan waktu bermain di pesisir Desa Tanjung Harapan, menikmati laut dan membantu nelayan | f. Redaksi

Pulau yang dikelilingi laut biru ini menjadi ruang bermain alami, tempat anak-anak tumbuh bersama ombak, pasir, dan persahabatan

Ihand.id | • Lingga – Di ufuk timur Kepulauan Riau, terdapat sebuah pulau yang tak hanya menyuguhkan panorama, tetapi juga menyimpan denyut kehidupan yang hangat dan sederhana.

Pulau itu adalah Dabo Singkep, tanah yang dikelilingi laut luas, dihiasi garis pantai panjang, dan selalu dipeluk semilir angin asin dari perairan tropis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiap akhir pekan dan hari libur, suasana pesisir berubah menjadi panggung kegembiraan. Ombak kecil berkejaran ke daratan, burung laut melintas rendah, dan jejak kaki mungil memenuhi pasir basah.

Di sepanjang pesisir Desa Tanjung Harapan, suara tawa anak-anak menjadi musik alami yang tak pernah dijadwalkan.

Mereka datang tanpa undangan.

Tanpa gadget.

Tanpa batas waktu.

Ada yang berlari mengejar ombak, ada yang menimbun kaki temannya dengan pasir, ada pula yang berenang sambil tertawa saat ombak kecil memercikkan air asin ke wajah mereka. Laut menjadi taman bermain, dan pantai menjadi halaman rumah yang tak pernah terkunci.

Baca Juga:  Pengurus DPC PP PAUD Kabupaten Lingga 2022–2027 Resmi Dikukuhkan

Di antara mereka, seorang anak bernama Muhammad Qadaffa Mughi Sakha (8), atau akrab dipanggil Sakha, tampak paling bersemangat.

Sabtu, 14 Februari 2026, dengan kaki masih berbalut pasir dan rambut basah oleh air laut, ia bercerita polos tentang kebiasaannya.

“Kalau libur, kami pasti ke pantai. Main air, berenang, bikin istana pasir… kadang bantu dorong sampan nelayan juga. Seru sekali,” ucapnya sambil tersenyum lebar.

Baginya, pantai bukan sekadar tempat bermain.

Pantai adalah sekolah kehidupan.

Di sela permainan, anak-anak sering membantu nelayan yang baru pulang melaut. Mereka mendorong perahu kayu agar naik ke pasir, tertawa saat kaki mereka tenggelam dalam lumpur, lalu berlari kembali ke air.

Baca Juga:  Gedung Labor SMPN 2 Singkep Banyak Bocor Butuh Perbaikan Maksimal

Tak ada yang mengajari mereka secara formal.

Namun mereka belajar tentang kerja sama, tentang alam, dan tentang menghargai laut yang memberi makan keluarga mereka.

Senja kemudian perlahan turun.

Langit berubah jingga, memantul di permukaan laut seperti cermin raksasa. Siluet perahu nelayan bergoyang pelan, sementara anak-anak masih enggan pulang.

Bagi masyarakat pesisir Dabo Singkep, pantai bukan hanya objek wisata.

Ia adalah ruang tumbuh.

Ia adalah tempat kenangan diciptakan.

Di kota-kota besar, masa kecil sering dihabiskan di balik layar.

Namun di sini, masa kecil masih berlari di pasir, basah oleh ombak, dan hangat oleh matahari sore.

Dan mungkin justru itulah kemewahan terbesar dari sebuah pulau kecil di tepi Indonesia.

Pulau yang tidak hanya indah dipandang,

tetapi juga indah untuk dikenang.

Penulis : Ivantri Gustianda

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KONI Lingga Mulai Bahas Hibah 2027, Fokus Penguatan Pembinaan Atlet
Wabup Lingga Novrizal Koordinasi ke BWS Sumatera IV, Dorong Percepatan Infrastruktur dan Pengendalian Banjir
Pemkab Lingga Resmi Tutup Musrenbang RKPD 2027
Kemarau 3 Bulan Tak Kunjung Hujan, Warga Singkep Barat Gelar Sholat Istisqo Bersama
Harga Sembako di Pasar Dabo Singkep Turun Jelang Ramadhan 1447 H, Namun Pasar Justru Sepi Pembeli
Sambut Ramadhan 1447 H, Disdikpora Lingga Kurangi Jam Pelajaran dan Fokuskan Kegiatan Keagamaan
Vatawari Nahkodai PBJI Lingga 2026-2030, Siap Bawa Jujitsu Lingga Berprestasi di Porprov Kepri
Sambut Ramadhan 1447 H, Camat Singkep Barat Susi Yenty Pimpin Goro Bersihkan TPU
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:19 WIB

KONI Lingga Mulai Bahas Hibah 2027, Fokus Penguatan Pembinaan Atlet

Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:58 WIB

Surga Kecil di Dabo Singkep: Tawa Anak-Anak Menghidupkan Pantai Tanjung Harapan

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:13 WIB

Wabup Lingga Novrizal Koordinasi ke BWS Sumatera IV, Dorong Percepatan Infrastruktur dan Pengendalian Banjir

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:02 WIB

Pemkab Lingga Resmi Tutup Musrenbang RKPD 2027

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:54 WIB

Kemarau 3 Bulan Tak Kunjung Hujan, Warga Singkep Barat Gelar Sholat Istisqo Bersama

Berita Terbaru

KONI Kabupaten Lingga menggelar rapat koordinasi bersama seluruh cabang olahraga membahas hibah 2027 dengan sistem bottom up, fokus pada pembinaan atlet dan sarana prasarana | f. Wandy

Berita Harian Lingga

KONI Lingga Mulai Bahas Hibah 2027, Fokus Penguatan Pembinaan Atlet

Sabtu, 14 Feb 2026 - 19:19 WIB

Keindahan Pulau Dabo Singkep di Kabupaten Lingga memikat dengan pantai alami. Anak-anak menghabiskan waktu bermain di pesisir Desa Tanjung Harapan, menikmati laut dan membantu nelayan | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

Surga Kecil di Dabo Singkep: Tawa Anak-Anak Menghidupkan Pantai Tanjung Harapan

Sabtu, 14 Feb 2026 - 18:58 WIB

Pemerintah Kabupaten Lingga resmi menutup Musrenbang RKPD 2027 di Aula Kantor Bupati Lingga | f. Diskominfo Lingga

Berita Harian Lingga

Pemkab Lingga Resmi Tutup Musrenbang RKPD 2027

Jumat, 13 Feb 2026 - 21:02 WIB