Fantastis! Disperindagkop UMKM Lingga Catat Panen ke-5 Cabai Rawit Mencapai 60 Kg

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 5 November 2025 - 23:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fantastis! Disperindagkop UMKM Lingga Catat Panen ke-5 Cabai Rawit Mencapai 60 Kg | f. Redaksi

Fantastis! Disperindagkop UMKM Lingga Catat Panen ke-5 Cabai Rawit Mencapai 60 Kg | f. Redaksi

Panen Cabai Rawit ke-5: Produktivitas Naik Drastis

Lingga – ihand.id | Kabar menggembirakan datang dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop UMKM) Kabupaten Lingga.

Fantastis! Disperindagkop UMKM Lingga Catat Panen ke-5 Cabai Rawit Mencapai 60 Kg | f. Redaksi
Fantastis! Disperindagkop UMKM Lingga Catat Panen ke-5 Cabai Rawit Mencapai 60 Kg | f. Redaksi

Pada Rabu (5/11/2025), dinas ini kembali mencatat hasil luar biasa dalam panen cabai rawit ke-5 mereka, mencapai 60 kilogram dari total 280 pohon yang tumbuh subur di sekitar pekarangan kantor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Panen kali ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam mengembangkan ketahanan pangan lokal, sekaligus mendukung gerakan pemanfaatan lahan pekarangan untuk hasil pertanian produktif.

“Untuk panen kali ini hasilnya sangat luar biasa. Kami berhasil memanen sekitar 54 kilogram cabai dari 280 pohon yang kami tanam sendiri,” ujar Kepala Disperindagkop UMKM Lingga, Febrizal Taufik, dengan semangat optimisme.

Jika dihitung dari panen pertama hingga yang kelima, total hasil panen cabai rawit Disperindagkop UMKM Lingga kini telah menembus 147 kilogram.

Baca Juga:  Tanam Cabai, Petik Kemandirian! ASN Kantor Camat Singkep Barat Kompak Dukung Ketahanan Pangan

Angka yang tidak hanya menunjukkan keberhasilan bercocok tanam, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam menekan laju inflasi daerah.

Menurut Taufik, sebagian hasil panen tersebut dibagikan langsung kepada masyarakat sekitar, sementara sisanya dijual dengan harga ekonomis untuk menjaga stabilitas harga di pasaran.

“Selain membantu masyarakat, hasil panen ini juga kami manfaatkan untuk modal penanaman berikutnya. Harapannya kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat agar tidak membiarkan lahan kosong di sekitar rumah,” jelasnya.

Lebih dari sekadar kegiatan pertanian, program tanam cabai rawit ini menjadi gerakan inspiratif bagi masyarakat Lingga untuk mengoptimalkan lahan tidur di lingkungan masing-masing. Dengan modal semangat dan ketekunan, hasilnya terbukti tidak mengecewakan.

Taufik menegaskan, “Jika semua masyarakat mau memanfaatkan lahan sekitar rumah dengan maksimal, insya Allah hasilnya tidak akan sia-sia.”

Baca Juga:  Neko Wesha Pawelloy Resmi Mengundurkan Diri dari Wakil Bupati Lingga

Pernyataan itu seolah menjadi motivasi bagi warga Lingga untuk mulai bertani dari rumah sendiri, langkah kecil yang dapat berdampak besar bagi ekonomi keluarga dan ketahanan pangan daerah.

Upaya yang dilakukan Disperindagkop UMKM Lingga bukan sekadar program jangka pendek, tetapi strategi berkelanjutan menuju kemandirian pangan.

Panen demi panen yang dihasilkan menjadi bukti bahwa potensi pertanian lokal di Lingga bisa tumbuh kuat jika dikelola dengan baik.

Dari pekarangan kantor hingga lahan masyarakat, semangat “bercocok tanam dari rumah” kini menjadi gerakan yang mengakar, membangun kesadaran bahwa kemandirian pangan dimulai dari langkah sederhana.

Dengan hasil panen ke-5 ini, Disperindagkop UMKM Lingga tak hanya menunjukkan keberhasilan dalam bidang pertanian perkotaan, tetapi juga menginspirasi masyarakat untuk terus menanam, menuai, dan berbagi hasil bumi dari tanah sendiri.

Penulis : Vatawari

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bambang Wiratdany Resmi Jabat Kasi Pidsus Kejari Lingga: Babak Baru Penegakan Hukum Berintegritas
Pulut Santan, Rasa yang Dimasak Perlahan: Tradisi Pernikahan Sarat Makna di Balik Asap Kayu Bakar
Sentuhan Empati di Tengah Luka: Ketua DPRD Lingga Jenguk Korban Insiden Tak Terduga
Ketika Waktu Tak Mampu Memisahkan: “Reuni 35 Tahun Penuh Haru, Ini Tentang Rasa yang Tak Pernah Usang”
Lonjakan Penyakit Pasca Lebaran di Dabo: Hipertensi dan ISPA Paling Dominan
Wabup Lingga Novrizal Kunjungi RSUD Dabo Singkep, Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Optimal Pasca Lebaran
Panen Cabai di Halaman Gedung Daerah Dabo, TP PKK Lingga Dorong Ketahanan Pangan Keluarga
Arus Balik Lebaran 2026 di Lingga Mulai Memuncak, 1.000 Penumpang Tinggalkan Daerah di H+3
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 19:15 WIB

Bambang Wiratdany Resmi Jabat Kasi Pidsus Kejari Lingga: Babak Baru Penegakan Hukum Berintegritas

Senin, 30 Maret 2026 - 18:31 WIB

Pulut Santan, Rasa yang Dimasak Perlahan: Tradisi Pernikahan Sarat Makna di Balik Asap Kayu Bakar

Senin, 30 Maret 2026 - 18:20 WIB

Sentuhan Empati di Tengah Luka: Ketua DPRD Lingga Jenguk Korban Insiden Tak Terduga

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:43 WIB

Ketika Waktu Tak Mampu Memisahkan: “Reuni 35 Tahun Penuh Haru, Ini Tentang Rasa yang Tak Pernah Usang”

Kamis, 26 Maret 2026 - 22:01 WIB

Lonjakan Penyakit Pasca Lebaran di Dabo: Hipertensi dan ISPA Paling Dominan

Berita Terbaru

Puskesmas Dabo 2026 | f. Wandy

Berita Harian Lingga

Lonjakan Penyakit Pasca Lebaran di Dabo: Hipertensi dan ISPA Paling Dominan

Kamis, 26 Mar 2026 - 22:01 WIB