1158 Pegawai P3K di Kabupaten Lingga Terima SK

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 Juni 2025 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1158 Pegawai P3K di Kabupaten Lingga Terima SK | f. Red

1158 Pegawai P3K di Kabupaten Lingga Terima SK | f. Red

Tujuannya adalah agar para pegawai ini tidak hanya berstatus tetap, tetapi juga memiliki kompetensi yang unggul sesuai dengan bidang tugas masing-masing.

Harapan dan Masa Depan

Dengan diangkatnya 1.158 PPPK, Kabupaten Lingga memasuki babak baru dalam tata kelola pemerintahan. Tidak hanya soal peningkatan mutu aparatur, tetapi juga memberikan contoh nyata bahwa pengabdian tidak akan sia-sia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah akan terus berupaya menghadirkan keadilan dan keberpihakan kepada mereka yang telah membuktikan loyalitas dan kinerja di lapangan,” ujar Nizar.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat kolaborasi antarpegawai, serta membangun budaya kerja yang produktif dan penuh inovasi. Menurutnya, status PPPK harus menjadi modal untuk menumbuhkan kepercayaan publik kepada birokrasi.

“Kalau pelayanan kita bagus, masyarakat akan percaya. Kalau masyarakat percaya, maka pembangunan bisa berjalan lebih cepat. Dan semua itu dimulai dari aparatur yang profesional dan berdedikasi,” tandasnya.

Apresiasi untuk Semua Pihak

Bupati Nizar juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses panjang pengangkatan PPPK ini, mulai dari BKPSDM Lingga, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta instansi lainnya yang ikut terlibat.

“Kita tahu proses ini tidak mudah. Banyak tahapan yang harus dilalui, dari seleksi administrasi, ujian kompetensi, hingga proses verifikasi dari pusat. Tapi berkat kerja sama semua pihak, alhamdulillah semua bisa berjalan lancar,” ujarnya.

Langkah Strategis Menuju ASN Berkualitas

Dalam skema kepegawaian nasional, PPPK kini menjadi salah satu pilar penting untuk menjawab kebutuhan ASN (Aparatur Sipil Negara) yang adaptif dan berorientasi pada hasil.

Baca Juga:  Upacara HUT Kabupaten Lingga ke-22 Berlangsung Khidmat di Dataran Sultan Abdulrahman Syah

Di tengah keterbatasan anggaran untuk mengangkat PNS secara besar-besaran, PPPK menjadi solusi strategis, dengan kontrak jangka menengah hingga panjang yang bisa diperpanjang berdasarkan kinerja.

Bupati Nizar pun menegaskan bahwa sistem PPPK tidak boleh dianggap sebagai kasta kedua dalam ASN. “Jangan sampai ada diskriminasi, baik secara perlakuan maupun akses. Kita ingin semua ASN, baik PNS maupun PPPK, mendapat kesempatan yang sama dalam berkarier dan berkembang.”

Ia juga berharap agar para PPPK bisa menjadi agen perubahan di lingkungan kerjanya masing-masing—membawa semangat baru, ide segar, dan menjadi contoh profesionalitas di tengah masyarakat.

Dari Honorer ke Harapan Baru

Ketika SK diserahkan, bukan hanya nama dan nomor induk yang tercantum di dalamnya. Ada harapan, ada pengakuan, dan ada janji terhadap masa depan yang lebih pasti. Ribuan keluarga kini merasakan dampaknya secara langsung baik secara ekonomi, psikologis, maupun sosial.

Dengan tambahan pendapatan, akses ke jaminan kesehatan dan pensiun, serta kepastian kerja, para PPPK ini kini bisa menata masa depan dengan lebih optimis.

Anak-anak mereka bisa lebih yakin melanjutkan sekolah. Rumah tangga mereka bisa berdiri di atas fondasi yang lebih kuat.

Dan di balik itu semua, masyarakat Lingga sebagai penerima layanan juga menjadi pihak yang paling diuntungkan. Karena dengan aparatur yang lebih profesional, sistem pelayanan publik pun semakin membaik.

Akhir Kata: Momentum yang Harus Dijaga

Baca Juga:  Fakta Terungkap: Kadisperindagkop Lingga Tegaskan Pickup Bawa Mikol di Roro Jagoh Tanpa Rekomendasi Resmi

1.158 SK PPPK telah diserahkan, tapi tanggung jawab baru saja dimulai. Pemerintah Kabupaten Lingga menaruh harapan besar kepada para PPPK ini, bukan hanya untuk bekerja sebagaimana biasanya, tetapi juga untuk menjadi bagian dari perubahan besar menuju pelayanan publik yang berkualitas, merata, dan membumi.

Bupati M. Nizar menutup pidatonya dengan pesan yang kuat:

“Kita tidak butuh ASN yang hanya datang absen lalu pulang. Kita butuh ASN yang punya rasa, punya empati, dan punya gagasan. Jadilah PPPK yang membanggakan, bukan hanya untuk pemerintah, tapi juga untuk keluarga dan masyarakat.”

Kini, Kabupaten Lingga punya energi baru. Ribuan pegawai dengan semangat baru, status baru, dan harapan baru. Maka tugas berikutnya adalah menjadikan momentum ini sebagai fondasi perubahan.

Karena sesungguhnya, pengabdian sejati tidak ditentukan oleh status di atas kertas, melainkan oleh kerja nyata di lapangan. Dan itulah esensi dari PPPK: aparatur dengan semangat honorer, namun dengan pengakuan yang resmi dari negara.

Penutup

Hari itu, ribuan hati di Kabupaten Lingga berbunga. Status baru sebagai PPPK membawa harapan baru, sekaligus tantangan baru. Pemerintah daerah menaruh harapan besar di pundak para abdi negara ini untuk menjadi garda depan dalam membangun Lingga yang lebih baik.

Maka benar adanya apa yang disampaikan Bupati Nizar: “Ini hanya mengganti sampul, isinya harus tetap semangat dan dedikasi.” Karena di balik status PPPK, sejatinya tetap ada ruh pengabdian yang tidak boleh padam.

Penulis : Ivantri Gustianda

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Lingga dan BPMP Kepri Bahas Masa Depan Pendidikan, Fokus Tingkatkan Mutu dan Atasi Kendala di Lapangan
Wabup Lingga Hadiri Sinkronisasi RTRW Kepri, Perkuat Arah Pembangunan dan Investasi Daerah
AJI, PWI, PJS dan LMG Bersatu dalam Tim Media B pada Turnamen Mini Soccer Polres Lingga 2026
Media B Kalahkan Satlantas 3-1, Melaju ke Babak Berikutnya Turnamen Mini Soccer Polres Lingga CUP 2026
Desa Resun Jadi Pilot Project Kampung CERIA, TP-PKK Lingga Perkuat Pemberdayaan Keluarga dan Cegah Stunting
Pemkab Lingga dan Kejari Lingga Resmi Teken MoU, Perkuat Pendampingan Hukum untuk Pembangunan Daerah
Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Pemkab Lingga Salurkan Bantuan Baznas dan Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Hijrah
Pembersihan Lahan Dimulai, Sekolah Rakyat di Lingga Ditargetkan Mulai Dibangun Akhir 2026
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 13:18 WIB

Pemkab Lingga dan BPMP Kepri Bahas Masa Depan Pendidikan, Fokus Tingkatkan Mutu dan Atasi Kendala di Lapangan

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:25 WIB

Wabup Lingga Hadiri Sinkronisasi RTRW Kepri, Perkuat Arah Pembangunan dan Investasi Daerah

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:58 WIB

AJI, PWI, PJS dan LMG Bersatu dalam Tim Media B pada Turnamen Mini Soccer Polres Lingga 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:07 WIB

Media B Kalahkan Satlantas 3-1, Melaju ke Babak Berikutnya Turnamen Mini Soccer Polres Lingga CUP 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:04 WIB

Desa Resun Jadi Pilot Project Kampung CERIA, TP-PKK Lingga Perkuat Pemberdayaan Keluarga dan Cegah Stunting

Berita Terbaru