Newcastle United: Dari Penyatuan Dua Klub Kota hingga Menjadi Simbol Kebanggaan Tyneside

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 19 Juli 2025 - 22:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newcastle United Football Club | f. Red

Newcastle United Football Club | f. Red

Didirikan lebih dari satu abad lalu, Newcastle United berkembang dari klub lokal menjadi ikon global, dengan sejarah penuh kejayaan, tantangan, dan harapan baru di bawah kepemilikan era modern.

Ihand.id – Sepakbola – Newcastle upon Tyne, sebuah kota industri yang terletak di timur laut Inggris, bukan hanya dikenal karena arsitektur jembatannya yang megah atau keramahan penduduknya, tapi juga sebagai rumah bagi salah satu klub sepak bola paling legendaris di Inggris: Newcastle United Football Club.

Sejak berdiri pada akhir abad ke-19, klub ini telah mengalami perjalanan panjang yang penuh dinamika, dari era kejayaan awal, keterpurukan di kasta bawah, hingga kebangkitan kembali yang kini tengah ditunggu-tunggu oleh jutaan penggemarnya di seluruh dunia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awal Mula: Penyatuan Dua Kekuatan Lokal

Newcastle United secara resmi berdiri pada 9 Desember 1892 sebagai hasil dari penyatuan dua klub lokal: Newcastle East End dan Newcastle West End.

Kedua tim tersebut bersaing ketat di akhir era 1880-an, namun ketika Newcastle West End mengalami kesulitan finansial dan terpaksa bubar, banyak pemain dan stafnya bergabung dengan East End.

Baca Juga:  SEJARAH MANCHESTER CITY: DARI AKAR KEAGAMAAN HINGGA MENJADI RAJA BARU SEPAKBOLA EROPA

Demi menciptakan identitas baru yang mewakili seluruh kota, nama Newcastle United pun dipilih, mencerminkan penyatuan kekuatan sepak bola di wilayah tersebut.

Newcastle United mulai berkompetisi di Football League Second Division pada tahun 1893 dan meraih promosi ke First Division (liga teratas saat itu) pada musim 1898–99. Hanya dalam waktu singkat, klub ini menjelma menjadi kekuatan utama di sepak bola Inggris.

Era Keemasan Awal: Dominasi di Awal Abad ke-20

Newcastle United menikmati masa keemasan pertamanya di awal abad ke-20. Mereka memenangkan gelar Liga Inggris sebanyak tiga kali dalam rentang waktu delapan tahun: 1904–05, 1906–07, dan 1908–09.

Dengan gaya bermain menyerang dan dukungan besar dari publik Tyneside, Newcastle menjadi tim yang ditakuti.

Tak hanya itu, Newcastle juga sukses di ajang FA Cup, meskipun beberapa kali gagal di final sebelum akhirnya berhasil menjadi juara pada 1910, mengalahkan Barnsley setelah menjalani laga ulangan.

Baca Juga:  Aston Villa: Dari Gereja ke Puncak Sepak Bola Inggris

Salah satu kunci sukses Newcastle saat itu adalah kedalaman skuad yang solid dan dukungan luar biasa dari suporter setia yang memadati St James’ Park, stadion ikonik yang sejak awal menjadi kandang klub dan terus diperluas hingga kini.

Penurunan dan Kebangkitan Pasca Perang

Setelah Perang Dunia I dan II, Newcastle sempat mengalami pasang surut. Namun, klub kembali bersinar di akhir 1940-an hingga 1950-an.

Di era ini, Newcastle mencetak sejarah dengan memenangkan FA Cup tiga kali dalam lima tahun: 1951, 1952, dan 1955.

Salah satu pemain legendaris mereka saat itu adalah Jackie Milburn, penyerang lokal yang mencetak 200 gol untuk klub dan menjadi simbol kejayaan Tyneside.

Namun, memasuki era 1960-an dan 70-an, performa klub menurun. Meski sempat memenangkan Inter-Cities Fairs Cup (pendahulu UEFA Europa League) pada 1969, Newcastle belum mampu mengulangi dominasi domestik mereka di awal abad.

Era 1990-an: Kejayaan yang Hampir Datang

Penulis : Redaksi

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Investasi Smelter di Lingga Masih Berlanjut, Kemhan Bentuk Tim Terpadu
Sekda Lingga Akui APBD Berat Jika Harus Biayai Gaji PPPK, Harap Tetap Didukung APBN
Pemkab Lingga Tegaskan Perpanjangan Kontrak Tidak Berlaku untuk Semua PPPK, Ini Penjelasan Sekda
Pemkab Lingga Rencanakan Perpanjangan Kontrak PPPK Selama 4 Tahun hingga 2030
Lantik Aspidum Baru, Kajati Kepri J. Devy Sudarso Tekankan Profesionalitas dan Integritas Penegakan Hukum
Ketua Dekranasda Lingga Hadiri Pembukaan Pengajian Dhuha Rajab, Sya’ban, dan Ramadhan BKMT Singkep
Gerakan Bersama Anak Kepri Kecam Pernyataan Endipat Wijaya: Dinilai Cederai Adab dan Marwah Melayu
Rimpang Kopi & Herbal Hadir di Tanjungpinang, Tawarkan Minuman Sehat Berbasis Rimpang dan Herbal Alami
Berita ini 130 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 15:09 WIB

Investasi Smelter di Lingga Masih Berlanjut, Kemhan Bentuk Tim Terpadu

Senin, 15 Desember 2025 - 16:14 WIB

Sekda Lingga Akui APBD Berat Jika Harus Biayai Gaji PPPK, Harap Tetap Didukung APBN

Senin, 15 Desember 2025 - 15:57 WIB

Pemkab Lingga Tegaskan Perpanjangan Kontrak Tidak Berlaku untuk Semua PPPK, Ini Penjelasan Sekda

Senin, 15 Desember 2025 - 15:40 WIB

Pemkab Lingga Rencanakan Perpanjangan Kontrak PPPK Selama 4 Tahun hingga 2030

Senin, 15 Desember 2025 - 15:07 WIB

Lantik Aspidum Baru, Kajati Kepri J. Devy Sudarso Tekankan Profesionalitas dan Integritas Penegakan Hukum

Berita Terbaru

Inisiator Aliansi Masyarakat Kabupaten Lingga, Armanto Arsyad | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

Investasi Smelter di Lingga Masih Berlanjut, Kemhan Bentuk Tim Terpadu

Senin, 5 Jan 2026 - 15:09 WIB

Pemkab Lingga Rencanakan Perpanjangan Kontrak PPPK Selama 4 Tahun hingga 2030 | f. Wandy

Berita Harian Lingga

Pemkab Lingga Rencanakan Perpanjangan Kontrak PPPK Selama 4 Tahun hingga 2030

Senin, 15 Des 2025 - 15:40 WIB