Memasuki 10 malam terakhir Ramadhan, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa karena merupakan waktu mustajab untuk memohon ampunan, rahmat, dan keberkahan dari Allah SWT.
Ihand.id | • Religi – Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan bagi umat Islam di seluruh dunia.
Setiap harinya memiliki keutamaan tersendiri, terlebih ketika memasuki 10 malam terakhir Ramadhan yang dikenal sebagai waktu paling istimewa untuk meningkatkan ibadah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada hari ke-22 puasa Ramadhan, umat Islam mulai merasakan suasana spiritual yang semakin mendalam karena berada di tengah malam-malam yang diyakini memiliki peluang besar untuk bertemu dengan malam penuh kemuliaan, yaitu Lailatul Qadar.
Momen ini menjadi waktu yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak doa kepada Allah SWT, karena doa yang dipanjatkan pada malam-malam Ramadhan dipercaya memiliki peluang besar untuk dikabulkan.
Makna Puasa Ramadhan Hari ke-22
Memasuki hari ke-22 puasa Ramadhan berarti umat Islam telah berada di fase penghujung bulan suci. Dalam tradisi Islam, 10 hari terakhir Ramadhan dikenal sebagai masa pembebasan dari api neraka.
Pada masa ini, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan kualitas ibadah seperti:
- Memperbanyak doa
- Membaca Al-Qur’an
- Melaksanakan sholat malam atau Sholat Tahajud
- Melaksanakan Sholat Tarawih dengan penuh kekhusyukan
- Melakukan I’tikaf di masjid
Hari ke-22 menjadi awal momentum penting untuk memaksimalkan ibadah sebelum Ramadhan berakhir.
Dalil tentang Keutamaan Doa di Bulan Ramadhan
Keutamaan doa di bulan Ramadhan memiliki dasar yang kuat dalam Al-Qur’an dan hadits Nabi Muhammad SAW.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku.”
(QS. Al-Baqarah: 186)
Ayat ini menjadi penguat bahwa Allah SWT sangat dekat dengan hamba-Nya, terutama ketika mereka berdoa dengan penuh keikhlasan.
Selain itu, Rasulullah SAW bersabda:
“Ada tiga doa yang tidak tertolak: doa orang yang berpuasa sampai ia berbuka, doa pemimpin yang adil, dan doa orang yang dizalimi.”
(HR. Tirmidzi)
Hadits ini menjelaskan bahwa orang yang sedang menjalankan puasa memiliki kedudukan istimewa dalam berdoa kepada Allah SWT.
Keistimewaan Doa pada Hari ke-22 Ramadhan
Hari ke-22 Ramadhan memiliki keistimewaan karena berada dalam rangkaian malam-malam terbaik untuk berdoa. Beberapa keutamaan doa pada waktu ini antara lain:
1. Waktu Mustajab untuk Berdoa
Pada malam-malam terakhir Ramadhan, peluang terkabulnya doa sangat besar. Hal ini berkaitan dengan adanya Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan.
2. Momentum Memohon Ampunan
Di hari ke-22 Ramadhan, umat Islam dianjurkan memperbanyak istighfar dan memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah dilakukan.
Doa yang sering dianjurkan oleh Rasulullah SAW ketika mencari Lailatul Qadar adalah:
“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”
Artinya: Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.
3. Kesempatan Memohon Keberkahan Hidup
Selain memohon ampunan, umat Islam juga dianjurkan berdoa untuk kebaikan dunia dan akhirat, termasuk kesehatan, rezeki yang halal, serta keselamatan keluarga.
Amalan yang Dianjurkan pada Hari ke-22 Ramadhan
Agar doa semakin bermakna, umat Islam dianjurkan melakukan beberapa amalan tambahan pada hari ke-22 Ramadhan, di antaranya:
1. Memperbanyak membaca Al-Qur’an
2. Menunaikan sholat malam secara rutin
3. Memperbanyak sedekah
4. Berzikir dan beristighfar
5. Berdoa di waktu-waktu mustajab seperti setelah sholat dan menjelang berbuka
Amalan-amalan ini dapat membantu meningkatkan kedekatan seorang hamba dengan Allah SWT.
Hikmah Puasa di Hari ke-22 Ramadhan
Puasa tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjadi sarana memperbaiki diri. Memasuki hari ke-22 Ramadhan, umat Islam diajak untuk:
- Merenungkan perjalanan ibadah selama bulan suci
- Memperbaiki kekurangan dalam ibadah
- Memperbanyak doa dan permohonan kepada Allah SWT
Momen ini menjadi pengingat bahwa Ramadhan hampir berakhir, sehingga setiap muslim dianjurkan memaksimalkan ibadah di sisa waktu yang ada.
Penutup
Keutamaan puasa Ramadhan hari ke-22 menjadi pengingat penting bagi umat Islam untuk memanfaatkan malam-malam terbaik untuk berdoa.
Pada waktu ini, pintu rahmat dan ampunan Allah SWT terbuka lebar bagi siapa saja yang bersungguh-sungguh dalam beribadah.
Dengan memperbanyak doa, zikir, serta ibadah lainnya, umat Islam diharapkan dapat meraih keberkahan Ramadhan sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT sebelum bulan suci ini berakhir.
Momentum hari ke-22 Ramadhan menjadi kesempatan berharga untuk memohon segala kebaikan, baik untuk kehidupan di dunia maupun keselamatan di akhirat kelak.
Penulis : Ivantri Gustianda




















