Dari Anak Revolusi ke Penguasa Dunia: Jejak Panjang Xi Jinping Mengubah Wajah Tiongkok

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Xi Jinping Presiden China | f. Redaksi

Xi Jinping Presiden China | f. Redaksi

Perjalanan hidup Xi Jinping dari masa sulit Revolusi Kebudayaan hingga menjadi pemimpin kuat yang membentuk arah geopolitik dunia modern.

Awal Kehidupan: Anak Revolusi yang Tumbuh dalam Tekanan Sejarah

Ihand.id | • Figur/tokoh/history – Nama Xi Jinping tidak lahir dari ruang kosong. Ia merupakan putra dari Xi Zhongxun, seorang tokoh revolusioner di Tiongkok.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, masa kecil Xi justru diwarnai gejolak politik besar, terutama saat Revolusi Kebudayaan mengguncang negeri tersebut.

Pada masa itu, keluarganya mengalami tekanan politik, bahkan ayahnya sempat disingkirkan dari kekuasaan. Xi muda harus merasakan kerasnya kehidupan pedesaan setelah “dikirim” ke desa Liangjiahe.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Hadiri Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat Tiongkok di Beijing

Di sanalah, ia belajar bertahan hidup, bekerja sebagai petani, dan memahami realitas rakyat kecil.

Pengalaman inilah yang kemudian membentuk karakter kepemimpinannya: keras, disiplin, dan penuh kontrol.

Meniti Karier: Dari Kader Lokal ke Puncak Kekuasaan

Perjalanan politik Xi dimulai dari bawah. Ia bergabung dengan Partai Komunis Tiongkok dan perlahan naik melalui berbagai posisi strategis di daerah.

Dari provinsi Fujian hingga Zhejiang, Xi dikenal sebagai pemimpin yang fokus pada stabilitas ekonomi dan pengendalian birokrasi.

Puncaknya terjadi pada tahun 2012, ketika ia resmi menjadi Sekretaris Jenderal Partai Komunis, lalu Presiden Tiongkok pada 2013.

Baca Juga:  Presiden Joko Widodo dan Presiden Xi Jinping Berkomitmen Tingkatkan Kerja Sama Berbagai Bidang

Sejak saat itu, Xi tidak hanya menjadi kepala negara, tetapi juga pusat kekuasaan politik, militer, dan ideologi di Tiongkok.

Konsolidasi Kekuasaan: Menguatkan Kendali Negara

Salah satu langkah paling signifikan Xi adalah kampanye anti-korupsi besar-besaran. Ribuan pejabat ditindak, termasuk tokoh-tokoh elit partai.

Namun, kebijakan ini tidak hanya dipandang sebagai upaya bersih-bersih, melainkan juga strategi konsolidasi kekuasaan.

Di bawah Xi, struktur kepemimpinan menjadi lebih terpusat dibanding era sebelumnya seperti Deng Xiaoping.

Bahkan, perubahan konstitusi yang menghapus batas masa jabatan presiden semakin memperkuat posisinya sebagai pemimpin jangka panjang.

Penulis : Ivantri Gustianda

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Lingga Dapat Bantuan Sapi Kurban dari BRK Syariah, Disalurkan Lewat Pemprov Kepri
Bupati Lingga Muhammad Nizar Sholat Idul Adha di Dusun Senempek, Serahkan Kurban untuk Masyarakat
Nyanyang Haris: Iduladha Bukan Sekadar Kurban, Tapi Tentang Keikhlasan untuk Sesama
Momen Idul Adha 1447 H, Sekda Lingga H. Armia Pilih Sholat Bersama Masyarakat Dusun Kado
Takbir Bergema di Bumi Bunda Tanah Melayu, Pawai Keliling di Daik Lingga Disambut Antusias Masyarakat
Gema Takbir Menggetarkan Dabo Singkep, Wagub Kepri Lepas Pawai Idul Adha 1447 H
Kisah Rustina di Hari Raya Idul Adha: Ketupat, Sambal Lengkong, dan Impian Berangkat Haji
Jelang Iduladha 1447 H, DPKP Lingga Catat Ketersediaan 415 Hewan Kurban
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:26 WIB

Warga Lingga Dapat Bantuan Sapi Kurban dari BRK Syariah, Disalurkan Lewat Pemprov Kepri

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:04 WIB

Bupati Lingga Muhammad Nizar Sholat Idul Adha di Dusun Senempek, Serahkan Kurban untuk Masyarakat

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:56 WIB

Nyanyang Haris: Iduladha Bukan Sekadar Kurban, Tapi Tentang Keikhlasan untuk Sesama

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:50 WIB

Momen Idul Adha 1447 H, Sekda Lingga H. Armia Pilih Sholat Bersama Masyarakat Dusun Kado

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:36 WIB

Takbir Bergema di Bumi Bunda Tanah Melayu, Pawai Keliling di Daik Lingga Disambut Antusias Masyarakat

Berita Terbaru