Dermaga Apung HDPE Pelabuhan Jagoh Diresmikan Ansar Ahmad, Konektivitas Kepulauan Riau Makin Kuat

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kepri Ansar Ahmad meresmikan dermaga apung HDPE di Pelabuhan Jagoh, Dabo Singkep, Lingga. Infrastruktur senilai Rp2,73 miliar ini memperkuat konektivitas wilayah pesisir dan pulau-pulau di Kepri | f. Diskominfo Kepri

Gubernur Kepri Ansar Ahmad meresmikan dermaga apung HDPE di Pelabuhan Jagoh, Dabo Singkep, Lingga. Infrastruktur senilai Rp2,73 miliar ini memperkuat konektivitas wilayah pesisir dan pulau-pulau di Kepri | f. Diskominfo Kepri

Infrastruktur Modern di Pelabuhan Jagoh Perkuat Akses Antar Pulau

Ihand.id | • Kepri – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, Senin (23/2/2026), meresmikan dermaga apung berbahan High Density Polyethylene (HDPE) di Pelabuhan Jagoh, di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga. Menjadi tonggak penting penguatan konektivitas wilayah pesisir Kepri, khususnya pulau-pulau di kabupaten berjuluk Bunda Tanah Melayu.

Dalam peresmian berlangsung sekitar pukul 16.20 WIB ini Gubernur Ansar didampingi Wakil Bupati Lingga Novrizal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapal yang membawa rombongan gubernur merapat langsung di dermaga apung HDPE yang baru diresmikan tersebut, menjadi simbol nyata hadirnya infrastruktur modern yang kini memperkuat akses transportasi laut masyarakat Jagoh dan sekitarnya.

Selain peresmian, Gubernur juga dijadwalkan melaksanakan Safari Ramadan dan Safari Subuh di Kabupaten Lingga sebagai bagian dari agenda pembinaan dan silaturahmi bersama masyarakat.

Infrastruktur Modern untuk Daerah Kepulauan

Dermaga apung HDPE Pelabuhan Jagoh dibangun dengan anggaran sekitar Rp2,73 miliar. Infrastruktur ini memiliki spesifikasi ponton HDPE berukuran 9 meter x 4,5 meter, gangway sepanjang 13,5 meter dengan lebar 1,7 meter, serta trestle berukuran 4,5 meter x 3 meter.

Dengan desain yang kokoh namun fleksibel, dermaga ini mampu menyesuaikan pasang surut air laut sehingga memudahkan proses sandar kapal dalam berbagai kondisi cuaca.

Baca Juga:  Wabup Lingga Novrizal Koordinasi ke BWS Sumatera IV, Dorong Percepatan Infrastruktur dan Pengendalian Banjir

Dibandingkan dermaga beton konvensional maupun dermaga kayu, dermaga apung HDPE memiliki sejumlah keunggulan. Material HDPE lebih tahan terhadap korosi air laut dan tidak mudah lapuk, sehingga biaya perawatan jauh lebih rendah.

Struktur apungnya juga mengikuti dinamika gelombang dan pasang surut, membuat aktivitas naik turun penumpang maupun bongkar muat barang menjadi lebih aman dan nyaman.

Selain itu, waktu pembangunan relatif lebih cepat dan ramah lingkungan karena tidak memerlukan struktur pondasi permanen yang masif di dasar laut.

19 Dermaga Apung di Kepri, 5 di Antaranya di Lingga

Hingga saat ini, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah membangun 19 unit pelabuhan ponton atau dermaga apung yang tersebar di berbagai kabupaten/kota. Dari jumlah tersebut, lima unit berada di Kabupaten Lingga, yakni Pelabuhan Penuba, Pelabuhan Benan, Pelabuhan Senayang, Pelabuhan Jagoh, dan Pelabuhan Tanjung Buton Daik.

Keberadaan lima dermaga ini menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat antar pulau di Lingga, sekaligus memperkuat peran Lingga sebagai simpul konektivitas wilayah selatan Kepri.

Dorong Peningkatan Rasio Konektivitas

Pembangunan dermaga apung HDPE ini juga berdampak pada capaian makro daerah. Rasio konektivitas Provinsi Kepulauan Riau pada tahun 2024 tercatat sebesar 0,59 poin dan meningkat menjadi 0,70 poin pada tahun 2025, atau naik sebesar 0,11 poin.

Baca Juga:  Sudah Berkali-Kali Diusulkan, Penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Kabupaten Lingga Masih Belum Ada Kejelasan

Peningkatan ini mencerminkan semakin terbukanya akses antarwilayah, kelancaran distribusi barang dan jasa, serta meningkatnya mobilitas masyarakat di wilayah kepulauan.

Gubernur Ansar menegaskan bahwa pembangunan dermaga apung merupakan bagian dari komitmen Pemprov Kepri dalam menjawab tantangan geografis daerah kepulauan.

“Kepri adalah provinsi maritim. Maka konektivitas laut menjadi urat nadi pembangunan kita. Dermaga apung HDPE ini adalah solusi yang adaptif, efisien, dan tepat untuk wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil,” ujar Ansar.

Ia juga menambahkan bahwa infrastruktur ini bukan hanya soal fisik bangunan, tetapi tentang membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan akses yang semakin baik, aktivitas perikanan, perdagangan, hingga pariwisata akan semakin bergerak. Kita ingin masyarakat Lingga merasakan langsung manfaat pembangunan ini,” tegasnya.

Mengakhiri pernyataannya, Gubernur Ansar berharap sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten terus diperkuat.

“Pembangunan di Kepri harus merata dan berkeadilan. Kita akan terus hadir membangun hingga ke pulau-pulau terluar, agar tidak ada wilayah yang tertinggal,” tutup Ansar.

Peresmian Dermaga Apung HDPE Pelabuhan Jagoh ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam membangun infrastruktur yang modern, adaptif, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat kepulauan, sekaligus memperkuat fondasi Kepri sebagai provinsi maritim yang maju dan terkoneksi.

Penulis : Ivantri Gustianda

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hakim Turun ke Lapangan, Fakta Kasus Jembatan Marok Kecil Mulai Terkuak
Cabai Tak Lagi “Pedas di Kantong”! Gerakan Pemuda Pancasila Lingga Menggebrak Lewat Panen Perdana
DPRD Lingga Turun Tangan! Lahan Sagu Pekaka Digusur, PT CSA Diminta Bertanggung Jawab
Isu THR ASN Lingga Viral, Wabup Novrizal Pastikan Segera Dicairkan April Ini
Gotong Royong Serentak di Singkep Barat, Fokus Bersihkan Drainase dan Cegah Kecelakaan
Bukan Berkas Perkara, Tapi Umpan dan Gol: Kejari Lingga dan Jurnalis Dabo Singkep Bangun Keakraban Lewat Fun Futsal
Bangga! Pemkab Lingga Diganjar Penghargaan IPKD Saat Musrenbang Kepri 2026
Feby Sarianty Novrizal Hadiri Khataman Al-Qur’an dan Pengukuhan BKMT Singkep 2026–2031
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 18:43 WIB

Hakim Turun ke Lapangan, Fakta Kasus Jembatan Marok Kecil Mulai Terkuak

Jumat, 10 April 2026 - 10:09 WIB

Cabai Tak Lagi “Pedas di Kantong”! Gerakan Pemuda Pancasila Lingga Menggebrak Lewat Panen Perdana

Selasa, 7 April 2026 - 16:34 WIB

DPRD Lingga Turun Tangan! Lahan Sagu Pekaka Digusur, PT CSA Diminta Bertanggung Jawab

Selasa, 7 April 2026 - 15:50 WIB

Isu THR ASN Lingga Viral, Wabup Novrizal Pastikan Segera Dicairkan April Ini

Selasa, 7 April 2026 - 15:21 WIB

Gotong Royong Serentak di Singkep Barat, Fokus Bersihkan Drainase dan Cegah Kecelakaan

Berita Terbaru

Hakim PN Tanjungpinang turun langsung ke lokasi kasus Jembatan Marok Kecil. Kejari Lingga memastikan pengujian fakta untuk mengungkap dugaan korupsi | f. Wandy

Hukum dan Kriminal

Hakim Turun ke Lapangan, Fakta Kasus Jembatan Marok Kecil Mulai Terkuak

Jumat, 10 Apr 2026 - 18:43 WIB

Wakil Bupati Lingga, Novrizal | f. Diskominfo Lingga

Berita Harian Lingga

Isu THR ASN Lingga Viral, Wabup Novrizal Pastikan Segera Dicairkan April Ini

Selasa, 7 Apr 2026 - 15:50 WIB