Keutamaan Puasa Ramadhan Hari Keempat: Momentum Memperkuat Takwa dan Meraih Ampunan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 22 Februari 2026 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surau Al-Ihsan, Sekop Laut, Kec. Singkep, Lingga, Kepri | f. Ihand

Surau Al-Ihsan, Sekop Laut, Kec. Singkep, Lingga, Kepri | f. Ihand

Memasuki hari keempat Ramadhan, umat Muslim diajak memperkuat kesabaran, memperbanyak istighfar, dan memperdalam makna takwa berdasarkan dalil Al-Qur’an dan hadis Rasulullah SAW.

Ihand.id | • Religi – Memasuki hari keempat bulan suci Ramadhan, semangat ibadah umat Muslim semakin teruji. Jika di hari-hari awal Ramadhan tubuh masih beradaptasi, maka pada hari keempat ini hati mulai lebih tenang, ritme ibadah semakin teratur, dan kekhusyukan kian terasa.

Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan proses pembentukan jiwa menuju derajat takwa. Hal ini ditegaskan Allah SWT dalam Al-Qur’an:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

(QS. Al-Baqarah: 183)

Ayat ini menjadi dasar utama kewajiban puasa Ramadhan dan menunjukkan bahwa tujuan akhirnya adalah takwa, kesadaran penuh akan kehadiran Allah dalam setiap aspek kehidupan.

Makna Puasa di Hari Keempat Ramadhan

Pada hari keempat Ramadhan, umat Muslim diingatkan untuk tidak sekadar menjalankan kewajiban, tetapi mulai meningkatkan kualitas ibadah. Makna puasa semakin dalam ketika seseorang mampu:

  • Menjaga lisan dari perkataan sia-sia
  • Mengendalikan amarah
  • Memperbanyak istighfar dan doa
  • Meningkatkan sedekah dan kepedulian sosial

Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan dusta, maka Allah tidak membutuhkan ia meninggalkan makan dan minumnya.”

(HR. Bukhari)

Hadis ini menegaskan bahwa puasa harus diiringi dengan perbaikan akhlak. Hari keempat menjadi momentum evaluasi diri: apakah puasa yang dijalani sudah menjaga hati dan perilaku?

Baca Juga:  Partai Nasdem Optimis Raih Kemenangan Pada Pemilu 2024 di Lingga

Dalil dan Dasar Keutamaan Puasa Ramadhan

Keutamaan puasa Ramadhan tidak hanya disebutkan dalam Al-Qur’an, tetapi juga dalam banyak hadis sahih. Salah satunya:

“Setiap amal anak Adam dilipatgandakan. Satu kebaikan dilipatgandakan sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat. Allah berfirman: Kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.”

(HR. Muslim)

Hadis ini menunjukkan betapa istimewanya ibadah puasa. Allah SWT secara langsung menyatakan bahwa pahala puasa adalah hak prerogatif-Nya untuk membalas.

Di hari keempat Ramadhan, pahala yang terus mengalir sejak awal bulan suci menjadi pengingat bahwa setiap detik ibadah tidak pernah sia-sia.

Keistimewaan Puasa Hari Keempat Ramadhan

Walaupun tidak ada hadis sahih yang secara khusus menyebutkan keutamaan setiap hari secara terpisah, namun para ulama menjelaskan bahwa setiap hari di bulan Ramadhan adalah hari penuh ampunan dan rahmat.

Dalam sebuah hadis disebutkan:

“Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Keistimewaan hari keempat Ramadhan dapat dimaknai sebagai:

1. Pintu Ampunan Masih Terbuka Lebar

Setiap hari di bulan Ramadhan adalah kesempatan baru untuk menghapus dosa masa lalu.

2. Konsistensi Ibadah Mulai Terbentuk

Hari keempat menjadi fase penting membangun kebiasaan baik seperti shalat tarawih, tadarus Al-Qur’an, dan sedekah.

3. Ujian Kesabaran Semakin Terasa

Baca Juga:  Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-13: Momentum Mendekatkan Diri kepada Allah SWT

Kesabaran adalah inti dari puasa. Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.”

(QS. Az-Zumar: 10)

4. Momentum Memperbanyak Doa

Rasulullah SAW bersabda:

“Ada tiga doa yang tidak tertolak: doa orang yang berpuasa hingga berbuka…”

(HR. Tirmidzi)

Hari keempat adalah waktu terbaik memperbanyak doa, baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun umat.

Refleksi Spiritual di Hari Keempat Ramadhan

Ramadhan bukan hanya perjalanan 30 hari, melainkan perjalanan menuju perubahan diri. Hari keempat adalah titik awal memperkuat komitmen agar ibadah tidak hanya semangat di awal, tetapi terus meningkat hingga akhir bulan.

Umat Muslim dianjurkan untuk mulai memperbanyak:

  • Tadarus Al-Qur’an
  • Qiyamul lail
  • Sedekah tersembunyi
  • Memperbaiki hubungan silaturahmi

Karena sejatinya, Ramadhan adalah madrasah ruhani yang membentuk pribadi bertakwa.

Penutup: Jangan Biarkan Hari Keempat Berlalu Tanpa Makna

Keutamaan puasa Ramadhan hari keempat bukan terletak pada angka harinya, melainkan pada kualitas ibadah yang terus meningkat. Setiap hari adalah peluang emas untuk meraih ampunan, rahmat, dan pahala berlipat ganda.

Jika hari-hari sebelumnya masih penuh kekurangan, maka hari keempat adalah kesempatan memperbaikinya. Karena belum tentu kita bertemu Ramadhan berikutnya.

Mari jadikan puasa Ramadhan hari keempat sebagai momentum memperkuat iman, membersihkan hati, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Semoga Allah menerima seluruh amal ibadah kita dan menjadikan Ramadhan tahun ini sebagai Ramadhan terbaik dalam hidup kita. Aamiin.

Penulis : Ivantri Gustianda

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Tausiyah hingga Edukasi DBD, Pengajian Bulanan di Lingga Penuh Makna dan Kepedulian
Asisten I Resmikan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Lingga di Duara, Perkuat Sinergi Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat
Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Lingga Gelar Pasar Murah, Gula Dijual Rp13 Ribu per Kg
Pemkab Lingga Gelar Rapat Persiapan Idul Adha 1447 H, Takbir Keliling Tetap Dilaksanakan
Bupati Lingga Hadiri Forum BPOM 2026 Secara Daring, Dorong Pelayanan Publik Lebih Prima dan Transparan
UPBU Kelas III Dabo Matangkan Persiapan Raih Penghargaan Bandar Udara Sehat 2026
Disperindagkop Lingga Perketat Pengawasan, Barang Kadaluwarsa Ditemukan di Toko dan Swalayan
Bupati Lingga M. Nizar Ikuti Rakornas Pariwisata Daring 2026, Dorong Penguatan Sektor Wisata Daerah
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:46 WIB

Dari Tausiyah hingga Edukasi DBD, Pengajian Bulanan di Lingga Penuh Makna dan Kepedulian

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:40 WIB

Asisten I Resmikan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Lingga di Duara, Perkuat Sinergi Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:49 WIB

Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Lingga Gelar Pasar Murah, Gula Dijual Rp13 Ribu per Kg

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:44 WIB

Pemkab Lingga Gelar Rapat Persiapan Idul Adha 1447 H, Takbir Keliling Tetap Dilaksanakan

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:38 WIB

Bupati Lingga Hadiri Forum BPOM 2026 Secara Daring, Dorong Pelayanan Publik Lebih Prima dan Transparan

Berita Terbaru