Hari Pertama Puasa Ramadhan: Keutamaan, Makna Spiritual, dan Dalil yang Menjadi Fondasi Ibadah Umat Islam

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masjid Besar Az-zulfa Dabo Singkep, Kab. Lingga, Provinsi Kepulauan Riau | f. Cahyo Aji

Masjid Besar Az-zulfa Dabo Singkep, Kab. Lingga, Provinsi Kepulauan Riau | f. Cahyo Aji

Memasuki awal Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi momentum penyucian jiwa yang dijanjikan ampunan dan rahmat oleh Allah SWT.

Ihand.id | • Religi – Bulan suci Ramadhan selalu hadir membawa suasana berbeda bagi umat Islam di seluruh dunia. Hari pertama puasa memiliki makna yang sangat mendalam, karena menjadi gerbang pembuka menuju bulan penuh rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka.

Pada hari pertama inilah niat diperbaharui, hati ditenangkan, dan manusia memulai kembali perjalanan spiritualnya kepada Allah SWT. Tidak hanya perubahan pola makan, tetapi juga perubahan sikap, lisan, dan pikiran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

(QS. Al-Baqarah: 183)

Ayat ini menjadi dasar utama kewajiban puasa sekaligus menjelaskan tujuan besarnya, yaitu mencapai derajat takwa.

Makna Puasa di Hari Pertama

Hari pertama puasa sering disebut sebagai “hari pembukaan hati”. Pada momen ini manusia mulai meninggalkan rutinitas duniawi dan memasuki fase pengendalian diri.

Makna utamanya meliputi:

1. Reset Spiritual

Puasa menjadi kesempatan memperbaiki diri dari kesalahan masa lalu. Seperti lembaran baru, hari pertama menjadi titik awal taubat.

Baca Juga:  Peringati HUT Ke-25, DWP Kabupaten Lingga Gelar Syukuran dan Sosialisasi Kekeluargaan

2. Latihan Pengendalian Diri

Menahan lapar hanyalah simbol. Hakikatnya adalah menahan amarah, ghibah, dan dosa.

3. Kesadaran Sosial

Rasa lapar menumbuhkan empati kepada fakir miskin.

4. Dekat dengan Allah

Hari pertama biasanya dipenuhi semangat ibadah: shalat, membaca Al-Qur’an, dan dzikir.

Keutamaan Puasa Hari Pertama Ramadhan

Banyak ulama menjelaskan bahwa awal Ramadhan memiliki keistimewaan khusus karena pintu rahmat dibuka selebar-lebarnya.

Rasulullah SAW bersabda:

“Apabila datang malam pertama bulan Ramadhan, setan-setan dan jin durhaka dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup dan tidak ada satu pun yang dibuka, serta pintu-pintu surga dibuka dan tidak ada satu pun yang ditutup.”

(HR. Tirmidzi)

Keutamaannya:

1. Dibukanya Pintu Surga

Hari pertama menjadi tanda dimulainya musim pahala besar-besaran.

2. Dibelenggunya Setan

Gangguan maksiat berkurang sehingga manusia lebih mudah beribadah.

3. Doa Lebih Mustajab

Permohonan ampunan di awal Ramadhan sangat dianjurkan.

4. Penghapusan Dosa

Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Keistimewaan Spiritualitas Hari Pertama

Hari pertama Ramadhan bukan sekadar permulaan kalender ibadah, tetapi awal perubahan jiwa.

1. Momentum Taubat Nasional Umat Islam

Baca Juga:  Kabupaten Lingga Raih Predikat "Informatif" pada KIP Tahun 2024: Bukti Komitmen Transparansi Publik

Masjid mulai ramai, tilawah meningkat, dan masyarakat lebih lembut.

2. Pahala Dilipatgandakan

Setiap amal sunnah bernilai wajib, dan amal wajib berlipat hingga berkali-kali.

3. Energi Iman yang Tinggi

Motivasi beribadah paling kuat terjadi pada hari-hari awal Ramadhan.

4. Malam Penuh Harapan

Umat Islam memulai tarawih dengan semangat baru dan harapan ampunan.

Amalan yang Dianjurkan di Hari Pertama

Agar tidak sekadar lapar dan haus, ulama menganjurkan memperbanyak ibadah sejak awal Ramadhan:

  • Meluruskan niat puasa
  • Memperbanyak istighfar
  • Membaca Al-Qur’an
  • Shalat tarawih
  • Bersedekah
  • Menjaga lisan

Rasulullah SAW mengingatkan:

“Banyak orang berpuasa namun tidak mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan dahaga.”

(HR. Ahmad)

Artinya, kualitas puasa ditentukan oleh sikap, bukan hanya menahan makan.

Kesimpulan

Hari pertama puasa Ramadhan adalah fondasi seluruh ibadah selama satu bulan penuh. Jika diawali dengan niat tulus dan ibadah maksimal, maka hari-hari berikutnya akan mengikuti dengan baik.

Puasa bukan sekadar kewajiban, tetapi kesempatan Allah SWT membersihkan hati manusia. Pintu surga dibuka, dosa diampuni, dan doa dikabulkan.

Ramadhan mengajarkan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari satu hari dan bagi umat Islam, perubahan itu dimulai dari hari pertama puasa.

Penulis : Ivantri Gustianda

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Hari Pertama Puasa: Amalan Pembuka Ramadhan yang Penuh Pahala dan Keberkahan
Pemkab Lingga Sampaikan Ucapan Selamat Puasa Ramadhan 1447 H, Wabup Novrizal Ajak Warga Perkuat Iman dan Persatuan
Hilal Tidak Terlihat di Tugu Khatulistiwa Lingga
Barongsai Hidupkan Atmosfer Imlek di Dabo Singkep 2577 Gongzili
Pemkab Lingga Raih Penghargaan Nasional, Komitmen Tata Kelola Desa Diakui Pemerintah Pusat
Hujan Turun di Hari Pertama Imlek 2577 Kongzili di Dabo Singkep, Warga Sebut Pertanda Hoki dan Rezeki
Imlek 2026 Tahun Kuda Api: Lambang Energi dan Pergerakan Baru
Mahatma Gandhi: Pelopor Perlawanan Tanpa Kekerasan yang Mengguncang Kekaisaran Inggris
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:16 WIB

Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Hari Pertama Puasa: Amalan Pembuka Ramadhan yang Penuh Pahala dan Keberkahan

Kamis, 19 Februari 2026 - 14:38 WIB

Hari Pertama Puasa Ramadhan: Keutamaan, Makna Spiritual, dan Dalil yang Menjadi Fondasi Ibadah Umat Islam

Kamis, 19 Februari 2026 - 04:45 WIB

Pemkab Lingga Sampaikan Ucapan Selamat Puasa Ramadhan 1447 H, Wabup Novrizal Ajak Warga Perkuat Iman dan Persatuan

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:04 WIB

Hilal Tidak Terlihat di Tugu Khatulistiwa Lingga

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:34 WIB

Barongsai Hidupkan Atmosfer Imlek di Dabo Singkep 2577 Gongzili

Berita Terbaru

Hasil rukyatul hilal menunjukkan posisi bulan masih di bawah ufuk; Kemenag Lingga kirim laporan resmi ke pusat sebagai bahan penetapan 1 Ramadan 1447 Hijriah | f. Diskominfo Lingga

Berita Harian Lingga

Hilal Tidak Terlihat di Tugu Khatulistiwa Lingga

Rabu, 18 Feb 2026 - 12:04 WIB

Aksi spektakuler barongsai pada hari pertama Imlek 17 Februari 2026 memikat warga Dabo Singkep. Tradisi kuno Tiongkok ini bukan sekadar hiburan, tetapi simbol keberuntungan dan pengusir energi buruk | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

Barongsai Hidupkan Atmosfer Imlek di Dabo Singkep 2577 Gongzili

Selasa, 17 Feb 2026 - 21:34 WIB