Langkah Konkret Dinsos PPPA Lingga dalam Pendampingan Korban Asusila di Ponpes Halimatussyadiah Dabo Singkep

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 26 Juni 2024 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ihand.id – Lingga – Kasus pencabulan terhadap sembilan santriwati di Pondok Pesantren Halimatussyadiah, Dabo Singkep, menjadi sorotan utama di Kabupaten Lingga. Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Lingga, Muhammad Arief, menyatakan bahwa pihaknya telah mengambil berbagai langkah sejak awal kasus ini terungkap, Rabu (26/06/2024).

Sidang kasus asusila di Ponpes Tahfidz Air Panas Dabo Singkep (foto: ist)

Melalui Unit Layanan dan Pengaduan UPTD Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Sosial PPPA telah melakukan pendampingan intensif terhadap para korban, saksi, dan keluarga mereka. Arief menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan penjangkauan dan assessment terhadap para korban, saksi, serta pihak pondok pesantren yang terkait. “Kami telah melakukan pendampingan hukum dan kasus mulai dari tahap kepolisian hingga proses pengadilan,” ujarnya.

Baca Juga:  Kades Tanjung Harapan Harapkan Bantuan Dana Aspirasi DPRD Lingga untuk Pembangunan Jalan Semenisasi
Baca Juga:  Warga Jalan Cross Desa Tanjung Harapan Harapkan Pembangunan Jalan Semenisasi

Selain itu, Dinas Sosial PPPA juga menghadirkan tenaga pekerja sosial dari Kementerian Sosial untuk membantu assessment terhadap anak-anak korban. “Kami turut hadir mendampingi korban dan saksi anak selama persidangan yang berlangsung beberapa waktu lalu. Saat ini, kasus ini sedang menunggu proses sidang tuntutan,” tambah Arief.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Arief juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pendampingan dalam rangka pemulihan mental dan psikologis anak-anak korban serta keluarganya. “Sebagai dinas yang menjalankan fungsi perlindungan perempuan dan anak, kami berkomitmen untuk selalu hadir dan memastikan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” jelasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga anak-anak dari tindak kekerasan, asusila, dan kekerasan lainnya yang dapat merugikan fisik, mental, serta psikologis mereka. “Kita berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar senantiasa menjaga anak-anak baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun pendidikan,” tuturnya.

Hari ini, Rabu (26/6/2024), sidang lanjutan akan digelar di Pengadilan Negeri Tanjung Pinang di Dabo Singkep dengan agenda pembacaan tuntutan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Lingga, Andri, usai sidang beberapa waktu lalu mengonfirmasi bahwa ini adalah sidang ketiga dengan agenda pembacaan tuntutan terhadap kedua terdakwa, yang merupakan pimpinan pondok pesantren dan sekaligus ayah dan anak.

Terdakwa Ru alias Ed (51), yang juga pendiri pondok pesantren, dan anaknya, RS (22), yang menjabat sebagai pimpinan dan pengasuh santri, didakwa atas kasus pencabulan terhadap sejumlah santriwati, beberapa di antaranya masih di bawah umur. Masyarakat berharap agar para pelaku mendapat hukuman berat atas perbuatan mereka. (ca)

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Danposal Tajur Biru dan Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Orang Hilang di Selat Pintu Lingga
Keutamaan Puasa Ramadhan Hari Keempat: Momentum Memperkuat Takwa dan Meraih Ampunan
Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Ansar-Nyanyang
Safari Ramadan Perdana Pemkab Lingga Tahun 2026 Resmi Dimulai
Abraham Lincoln: Presiden Rakyat yang Mengakhiri Perbudakan dan Menyelamatkan Amerika
Keutamaan Puasa Ramadhan Hari Ketiga: Allah Membersihkan Dosa dan Menguatkan Hati Orang Beriman
Wabup Novrizal Serahkan 30 Bibit Kelapa di Desa Kelumu, Langkah Nyata Perkuat Ketahanan Pangan dan Cegah Stunting
Keutamaan Puasa Ramadan Hari Kedua: Saat Hati Mulai Tenang dan Doa Lebih Mustajab
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:27 WIB

Danposal Tajur Biru dan Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Orang Hilang di Selat Pintu Lingga

Minggu, 22 Februari 2026 - 14:18 WIB

Keutamaan Puasa Ramadhan Hari Keempat: Momentum Memperkuat Takwa dan Meraih Ampunan

Minggu, 22 Februari 2026 - 14:01 WIB

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Ansar-Nyanyang

Minggu, 22 Februari 2026 - 13:50 WIB

Safari Ramadan Perdana Pemkab Lingga Tahun 2026 Resmi Dimulai

Sabtu, 21 Februari 2026 - 14:49 WIB

Abraham Lincoln: Presiden Rakyat yang Mengakhiri Perbudakan dan Menyelamatkan Amerika

Berita Terbaru

Refleksi satu tahun Ansar Nyanyang, Kinerja Gubernur Kepri 2025, Pertumbuhan ekonomi Kepri 6,94 persen, IPM Kepri 2025, Kemiskinan Kepri turun, Jembatan Batam Bintan, Program MBG Kepri, Koperasi Merah Putih Kepri | f. Diskominfo Kepri

ADVETORIAL

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Ansar-Nyanyang

Minggu, 22 Feb 2026 - 14:01 WIB

Pemkab Lingga menggelar Safari Ramadan perdana 2026 di Desa Marok Kecil, Singkep Selatan. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyerahan bantuan sembako bagi masyarakat | f. Prokopim Lingga

Berita Harian Lingga

Safari Ramadan Perdana Pemkab Lingga Tahun 2026 Resmi Dimulai

Minggu, 22 Feb 2026 - 13:50 WIB