Produk UMKM dan Tenun Lingga Laris Manis di STQH Kepri 2025: Bukti Nyata Komitmen Disperindagkop Lingga Majukan Potensi Daerah

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 22 Juni 2025 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produk UMKM dan Tenun Lingga Laris Manis di STQH Kepri 2025: Bukti Nyata Komitmen Disperindagkop Lingga Majukan Potensi Daerah

Produk UMKM dan Tenun Lingga Laris Manis di STQH Kepri 2025: Bukti Nyata Komitmen Disperindagkop Lingga Majukan Potensi Daerah

Kehadiran Disperindagkop UMKM Kabupaten Lingga bersama Dekranasda di Bazar STQH Ke-XI Provinsi Kepri di Tanjungpinang sukses besar. Berbagai produk unggulan seperti Tudung Manto, Dodol Dabo hingga Kerupuk Rota ludes terjual, mencerminkan kekuatan ekonomi kreatif lokal yang kian bersinar.

Ihand.id – Tanjungpinang – Gaung kejayaan produk lokal Kabupaten Lingga menggema di ajang Seleksi Tilawah Qur’an dan Hadis (STQH) Ke-XI Tingkat Provinsi Kepulauan Riau yang digelar di Kota Tanjungpinang.

Produk UMKM dan Tenun Lingga Laris Manis di STQH Kepri 2025: Bukti Nyata Komitmen Disperindagkop Lingga Majukan Potensi Daerah
Produk UMKM dan Tenun Lingga Laris Manis di STQH Kepri 2025: Bukti Nyata Komitmen Disperindagkop Lingga Majukan Potensi Daerah

Di tengah kemeriahan kegiatan bernuansa religius tersebut, produk-produk unggulan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta tenun khas Lingga berhasil menarik perhatian dan minat pengunjung. Hasilnya? Produk-produk tersebut laris manis diserbu pembeli.

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop UMKM) Kabupaten Lingga, berkolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Lingga, tampil penuh komitmen membawa dan memasarkan kekayaan budaya dan hasil karya masyarakat Lingga melalui bazar STQH 2025.

Tidak hanya sekadar hadir, tetapi kehadiran mereka benar-benar menjadi magnet. Tenun khas Lingga seperti Tudung Manto dan Tudung Saji hingga produk UMKM seperti Dodol Dabo, Terasi Dabo, Lampam Dabo, serta Kerupuk Rota, semuanya ludes terjual.

Tenun khas Lingga seperti Tudung Manto dan Tudung Saji hingga produk UMKM seperti Dodol Dabo, Terasi Dabo, Lampam Dabo, serta Kerupuk Rota, semuanya ludes terjual | f. Red
Tenun khas Lingga seperti Tudung Manto dan Tudung Saji hingga produk UMKM seperti Dodol Dabo, Terasi Dabo, Lampam Dabo, serta Kerupuk Rota, semuanya ludes terjual | f. Red

Pelaksana Tugas Kepala Disperindagkop UMKM Kabupaten Lingga, Febrizal Taufik, menyatakan bahwa keikutsertaan dalam event besar seperti STQH Kepri adalah strategi penting dalam memperluas pasar produk lokal.

“Kami tidak hanya hadir untuk meramaikan, tetapi membawa misi besar: mendorong agar produk UMKM dan kerajinan khas Lingga bisa naik kelas, dikenal lebih luas, dan bersaing secara sehat di pasar nasional hingga internasional,” ujar Febrizal.

Ia menegaskan bahwa dukungan penuh dari instansi yang dipimpinnya akan terus diberikan secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Presiden Jokowi dan Kabinet Indonesia Maju Gelar Buka Puasa Bersama

“Kami akan terus memperkuat peran Disperindagkop dalam memfasilitasi UMKM dan perajin lokal, tidak hanya dari sisi promosi, tetapi juga dalam peningkatan kualitas, kemasan, dan strategi pemasaran,” imbuhnya.

Febrizal juga menyampaikan bahwa beberapa produk UMKM Kabupaten Lingga telah berhasil menembus pasar luar negeri, yang menjadi indikator positif dan motivasi kuat untuk terus mendorong ekspansi.

Penulis : Ivantri Gustianda

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bambang Wiratdany Resmi Jabat Kasi Pidsus Kejari Lingga: Babak Baru Penegakan Hukum Berintegritas
Pulut Santan, Rasa yang Dimasak Perlahan: Tradisi Pernikahan Sarat Makna di Balik Asap Kayu Bakar
Sentuhan Empati di Tengah Luka: Ketua DPRD Lingga Jenguk Korban Insiden Tak Terduga
Ketika Waktu Tak Mampu Memisahkan: “Reuni 35 Tahun Penuh Haru, Ini Tentang Rasa yang Tak Pernah Usang”
Lonjakan Penyakit Pasca Lebaran di Dabo: Hipertensi dan ISPA Paling Dominan
Wabup Lingga Novrizal Kunjungi RSUD Dabo Singkep, Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Optimal Pasca Lebaran
Panen Cabai di Halaman Gedung Daerah Dabo, TP PKK Lingga Dorong Ketahanan Pangan Keluarga
Arus Balik Lebaran 2026 di Lingga Mulai Memuncak, 1.000 Penumpang Tinggalkan Daerah di H+3
Berita ini 150 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 19:15 WIB

Bambang Wiratdany Resmi Jabat Kasi Pidsus Kejari Lingga: Babak Baru Penegakan Hukum Berintegritas

Senin, 30 Maret 2026 - 18:31 WIB

Pulut Santan, Rasa yang Dimasak Perlahan: Tradisi Pernikahan Sarat Makna di Balik Asap Kayu Bakar

Senin, 30 Maret 2026 - 18:20 WIB

Sentuhan Empati di Tengah Luka: Ketua DPRD Lingga Jenguk Korban Insiden Tak Terduga

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:43 WIB

Ketika Waktu Tak Mampu Memisahkan: “Reuni 35 Tahun Penuh Haru, Ini Tentang Rasa yang Tak Pernah Usang”

Kamis, 26 Maret 2026 - 22:01 WIB

Lonjakan Penyakit Pasca Lebaran di Dabo: Hipertensi dan ISPA Paling Dominan

Berita Terbaru

Puskesmas Dabo 2026 | f. Wandy

Berita Harian Lingga

Lonjakan Penyakit Pasca Lebaran di Dabo: Hipertensi dan ISPA Paling Dominan

Kamis, 26 Mar 2026 - 22:01 WIB