Membangun Kepemimpinan Inklusif Pasca Pilkada: Menghapus Sekat Politik untuk Kepri yang Berkeadilan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 12 Desember 2024 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

M Farid Al Baqir mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji | f. dok.

M Farid Al Baqir mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji | f. dok.

Ihand.id – Opini – M. Farid Al Baqir, mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), menegaskan pentingnya menghormati hasil Pilkada serentak 2024 sebagai bentuk kedewasaan demokrasi di Indonesia.

Menurut Farid, setiap perselisihan terkait hasil Pilkada sebaiknya diselesaikan melalui jalur hukum yang diatur oleh Undang-Undang, guna menjaga stabilitas dan integritas proses demokrasi.

Baca Juga:  Gubernur Ansar Serahkan SPK Guru Non – ASN SMAN, SMKN dan SLBN di Lingga

Namun, Farid juga menyoroti kekhawatiran adanya potensi pengabaian terhadap daerah-daerah yang tidak memberikan suara mayoritas kepada calon kepala daerah terpilih, terutama dalam konteks Pilkada Kepri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemimpin yang terpilih tidak boleh menganaktirikan daerah-daerah tertentu hanya karena perbedaan pilihan politik. Kepemimpinan adalah tentang keadilan dan pelayanan untuk seluruh masyarakat, bukan hanya pendukung,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pemkab. Lingga Sambut Kedatangan Mahasiswa MBKM FPIK UNRI

Farid berharap calon kepala daerah terpilih mampu mengemban amanah dengan baik dan menepati janji-janji kampanye mereka.

Penulis : M. Farid Al Baqir, mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH)

Editor : Cahyo Aji

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Terbukti Pidana, Tanjung Buser Siap Lapor Balik Dugaan UU ITE: “Ada Aktor Intelektual di Baliknya!”
Jelang Sensus Ekonomi 2026, BPS Kepri dan Pemkab Lingga Perkuat Sinergi Strategis
Hakim Turun ke Lapangan, Fakta Kasus Jembatan Marok Kecil Mulai Terkuak
Cabai Tak Lagi “Pedas di Kantong”! Gerakan Pemuda Pancasila Lingga Menggebrak Lewat Panen Perdana
DPRD Lingga Turun Tangan! Lahan Sagu Pekaka Digusur, PT CSA Diminta Bertanggung Jawab
Isu THR ASN Lingga Viral, Wabup Novrizal Pastikan Segera Dicairkan April Ini
Gotong Royong Serentak di Singkep Barat, Fokus Bersihkan Drainase dan Cegah Kecelakaan
Bukan Berkas Perkara, Tapi Umpan dan Gol: Kejari Lingga dan Jurnalis Dabo Singkep Bangun Keakraban Lewat Fun Futsal
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 23:08 WIB

Tak Terbukti Pidana, Tanjung Buser Siap Lapor Balik Dugaan UU ITE: “Ada Aktor Intelektual di Baliknya!”

Jumat, 17 April 2026 - 12:00 WIB

Jelang Sensus Ekonomi 2026, BPS Kepri dan Pemkab Lingga Perkuat Sinergi Strategis

Jumat, 10 April 2026 - 18:43 WIB

Hakim Turun ke Lapangan, Fakta Kasus Jembatan Marok Kecil Mulai Terkuak

Jumat, 10 April 2026 - 10:09 WIB

Cabai Tak Lagi “Pedas di Kantong”! Gerakan Pemuda Pancasila Lingga Menggebrak Lewat Panen Perdana

Selasa, 7 April 2026 - 16:34 WIB

DPRD Lingga Turun Tangan! Lahan Sagu Pekaka Digusur, PT CSA Diminta Bertanggung Jawab

Berita Terbaru

Hakim PN Tanjungpinang turun langsung ke lokasi kasus Jembatan Marok Kecil. Kejari Lingga memastikan pengujian fakta untuk mengungkap dugaan korupsi | f. Wandy

Hukum dan Kriminal

Hakim Turun ke Lapangan, Fakta Kasus Jembatan Marok Kecil Mulai Terkuak

Jumat, 10 Apr 2026 - 18:43 WIB