Masyarakat Kelurahan Sungai Lumpur Gotong Royong Bangun Gerbang Tujuh Likur Lampu Colok

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 4 Maret 2025 - 22:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat Kelurahan Sungai Lumpur Gotong Royong Bangun Gerbang Tujuh Likur Lampu Colok | f. Gafar

Masyarakat Kelurahan Sungai Lumpur Gotong Royong Bangun Gerbang Tujuh Likur Lampu Colok | f. Gafar

Tradisi ini menjadi simbol kebersamaan dan syiar Islam yang diwariskan turun-temurun.

“Kami ingin melestarikan kembali tradisi ini, karena memiliki nilai positif yang mendalam, seperti mempererat silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, gotong royong, serta berbagi rezeki dengan sesama, termasuk membagikan makanan dan kue bagi mereka yang bekerja,” jelas Raja Roni.

Selain sebagai bentuk pelestarian budaya, gerbang lampu colok ini juga diharapkan dapat menarik perhatian masyarakat dari luar Kelurahan Sungai Lumpur untuk datang dan menyaksikan keindahan serta kekhasan gerbang yang telah dibangun dengan penuh semangat gotong royong.

“Kami yakin bahwa tradisi ini harus dipertahankan. Selain memperkuat persatuan masyarakat, juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda tentang pentingnya menjaga budaya lokal,” tambahnya.

Swadaya dan Kebersamaan Jadi Kunci Keberhasilan

Pembangunan gerbang ini dilakukan secara swadaya, dengan semangat kegotongroyongan antara pemuda dan masyarakat Kelurahan Sungai Lumpur.

Proses pengerjaan masih terus berlangsung, dan diharapkan dapat selesai tepat waktu sebelum malam tujuh likur tiba.

Baca Juga:  Turnamen One Futsal Cup II Resmi Digelar, Mufti: Dengan Olahraga Mari Pererat Tali Silaturahmi

“Kami berharap semangat kebersamaan ini tetap terjaga hingga pembangunan selesai. Kepada pemuda dan masyarakat, saya berpesan agar terus menjaga silaturahmi dan semangat membangun kampung kita tercinta,” tutup Raja Roni.

Dengan semangat yang tinggi dan dukungan penuh dari masyarakat, pembangunan Gerbang Tujuh Likur dengan lampu colok ini diharapkan menjadi ikon kebersamaan dan pelestarian tradisi di Kelurahan Sungai Lumpur, sekaligus mempererat nilai-nilai sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Penulis : Cahyo Aji

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perpisahan yang Menggetarkan Hati di Hari ke-30 Ramadhan
Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-29: Ramadhan Hampir Berakhir, Jangan Lewatkan Kesempatan Terakhir Menuju Ampunan
Jejak Sejarah Ketupat: Tradisi Sakral yang Tak Pernah Absen di Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-28: Allah Menjanjikan Pahala Besar bagi Orang Berpuasa
Antimateri, Zat Termahal di Dunia: Rp1.000 Triliun per Gram dan Bisa Meledak Saat Disentuh
Bersatu dalam Berkah Ramadan, LMG Gelar Buka Puasa di Pantai Tiga Berlian Penuh Haru dan Kebersamaan
Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-27: Malam yang Diyakini sebagai Lailatul Qadar, Ini Amalan Istimewanya
Indahnya Malam 7 Likur di Dabo Singkep, Gerbang Pelita Bandara Jadi Spot Foto Favorit Warga
Berita ini 118 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:16 WIB

Perpisahan yang Menggetarkan Hati di Hari ke-30 Ramadhan

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:03 WIB

Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-29: Ramadhan Hampir Berakhir, Jangan Lewatkan Kesempatan Terakhir Menuju Ampunan

Rabu, 18 Maret 2026 - 18:16 WIB

Jejak Sejarah Ketupat: Tradisi Sakral yang Tak Pernah Absen di Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:53 WIB

Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-28: Allah Menjanjikan Pahala Besar bagi Orang Berpuasa

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:55 WIB

Antimateri, Zat Termahal di Dunia: Rp1.000 Triliun per Gram dan Bisa Meledak Saat Disentuh

Berita Terbaru

Masjid Miftahul Jannah, Setajam, Dabo Singkep, Lingga, Kepri | f. Ihand

Budaya

Perpisahan yang Menggetarkan Hati di Hari ke-30 Ramadhan

Jumat, 20 Mar 2026 - 21:16 WIB