Lonjakan Penyakit Pasca Lebaran di Dabo: Hipertensi dan ISPA Paling Dominan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Maret 2026 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puskesmas Dabo 2026 | f. Wandy

Puskesmas Dabo 2026 | f. Wandy

Puskesmas Dabo catat peningkatan kasus usai Idulfitri 1447 H, pola makan dan aktivitas jadi pemicu utama

Ihand.id | • Dabo Singkep – Puskesmas Dabo mencatat adanya lonjakan kasus penyakit selama perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Dari data medis yang dihimpun, hipertensi dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi penyakit yang paling dominan dialami masyarakat.

Masing-masing penyakit tersebut tercatat sebanyak 8 kasus, menunjukkan pola yang hampir selalu berulang setiap momen Lebaran. Kondisi ini diduga kuat dipicu oleh perubahan pola makan dan aktivitas masyarakat selama hari raya.

Selain itu, kasus diabetes tercatat sebanyak 4 pasien. Sementara itu, penyakit lain seperti dyspepsia, myalgia, dan schizophrenia masing-masing ditemukan sebanyak 3 kasus. Adapun kasus diare hanya tercatat 1 pasien selama periode tersebut.

Kepala Puskesmas Dabo, Jubaidah, mengatakan bahwa tren peningkatan penyakit ini tidak jauh berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, kebiasaan konsumsi makanan berlebih saat Lebaran menjadi faktor utama penyebab meningkatnya kasus.

“Biasanya setelah Lebaran, penyakit seperti hipertensi dan ISPA memang meningkat,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).

Baca Juga:  Kunjungi Kepri, Mahfud Tegaskan Pengiriman PMI Tidak Boleh Ada Yang Ilegal

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga pola makan yang seimbang serta istirahat yang cukup, meskipun dalam suasana perayaan hari raya.

“Jangan karena Lebaran, kita lupa menjaga kesehatan,” tegasnya.

Jubaidah mengimbau masyarakat agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala penyakit.

Puskesmas Dabo sendiri tetap siaga memberikan pelayanan kepada masyarakat selama dan setelah masa Lebaran.

Dengan kondisi ini, masyarakat diharapkan lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, agar tidak mengalami gangguan kesehatan usai menikmati hidangan khas Lebaran.

Penulis : Ivantri Gustianda

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Lingga Novrizal Kunjungi RSUD Dabo Singkep, Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Optimal Pasca Lebaran
Panen Cabai di Halaman Gedung Daerah Dabo, TP PKK Lingga Dorong Ketahanan Pangan Keluarga
Arus Balik Lebaran 2026 di Lingga Mulai Memuncak, 1.000 Penumpang Tinggalkan Daerah di H+3
Perpisahan yang Menggetarkan Hati di Hari ke-30 Ramadhan
Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-29: Ramadhan Hampir Berakhir, Jangan Lewatkan Kesempatan Terakhir Menuju Ampunan
Jejak Sejarah Ketupat: Tradisi Sakral yang Tak Pernah Absen di Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-28: Allah Menjanjikan Pahala Besar bagi Orang Berpuasa
Antimateri, Zat Termahal di Dunia: Rp1.000 Triliun per Gram dan Bisa Meledak Saat Disentuh
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 22:01 WIB

Lonjakan Penyakit Pasca Lebaran di Dabo: Hipertensi dan ISPA Paling Dominan

Kamis, 26 Maret 2026 - 20:50 WIB

Wabup Lingga Novrizal Kunjungi RSUD Dabo Singkep, Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Optimal Pasca Lebaran

Kamis, 26 Maret 2026 - 20:26 WIB

Panen Cabai di Halaman Gedung Daerah Dabo, TP PKK Lingga Dorong Ketahanan Pangan Keluarga

Selasa, 24 Maret 2026 - 13:15 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 di Lingga Mulai Memuncak, 1.000 Penumpang Tinggalkan Daerah di H+3

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:16 WIB

Perpisahan yang Menggetarkan Hati di Hari ke-30 Ramadhan

Berita Terbaru

Puskesmas Dabo 2026 | f. Wandy

Berita Harian Lingga

Lonjakan Penyakit Pasca Lebaran di Dabo: Hipertensi dan ISPA Paling Dominan

Kamis, 26 Mar 2026 - 22:01 WIB

Masjid Miftahul Jannah, Setajam, Dabo Singkep, Lingga, Kepri | f. Ihand

Budaya

Perpisahan yang Menggetarkan Hati di Hari ke-30 Ramadhan

Jumat, 20 Mar 2026 - 21:16 WIB