IKM Centra Kelapa Resang Siap Produksi Minyak Kelapa

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 11 April 2022 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Lingga upayakan bahan baku untuk sentra IKM Kelapa di Desa Resang, Kecamatan Singkep Selatan terpenuhi dan terus berkelanjutan.

Bupati Lingga M. Nizar mengatakan, bahwa untuk kelapa di Lingga hanya memiliki 2 ribu hektar tentu ini menjadi permasalahan.

“Kalau ingin sentra IKM kelapa ini berkelanjutan sesuai rencana, pihak pengelola tentu harus memiliki relasi dari daerah luar untuk bahan baku kelapa tersebut,” kata Nizar

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setidaknya Pemerintah Kabupaten Lingga telah mendapatkan angin segar, sebab dari wilayah tetangga untuk pasokan bahan baku kelapa mereka siap membantu menyalurkan ke Lingga.

“Saya sudah di informasikan, bahwa untuk stok bahan baku kita sudah ada untuk pemasukan bahan baku dari luar kabupaten Lingga. Insyaallah kegiatan IKM di resang berjalan dan terus berkelanjutan kedepannya,” ujarnya

Dikatakan Nizar, bahwa Pemkab Lingga juga berencana menambah sentra IKM Kelapa, dan ada beberapa dari pihak ketiga yang sudah melirik.

“Kita sedang menunggu, insyaallah kemarin sudah ada rencana dari pihak ketiga untuk pengembangan sampai 20 ribu hektar dan rencananya akan menyebar dan salah satunya di semincut dan sungai besar dan sudah diperuntukkan mendukung IKM kelapa kita agar lancar,” tuturnya

Sentra IKM Resang Keluarkan Produk Minyak Goreng, Harganya Rp 22.000

Pemerintah Kabupaten Lingga, terus berupaya memanfaatkan sentra-sentra produksi yang telah terbangun sejak pemerintahan Bupati Alias Wello. Sentra Produksi seperti Sentra IKM Kelapa di Desa Resang, dan sentra produksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Gunung Daik, mulai menampakkan geliat produktif.

Bupati Lingga, Muhammad Nizar mengatakan setelah berhasil sentra AMDK berproduksi oleh BUMD Lingga, dengan mengeluarkan beberapa produk air kemasan Gunung Daik, mulai dari produk botol 1000 ml hingga kemasan gelas 240 ml, yang telah diedarkan ke pasar baru-baru ini.

Baca Juga:  Ketua DPRD Lingga Kunjungi Puskesmas di Pelosok Lingga

Tidak hanya sampai disitu, melalui Sentra IKM Kelapa Resang. Produk minyak goreng kemasan bakal segera dipasarkan di Kabupaten Lingga, mengingat tingginya harga pasar minyak goreng hari ini.

Minyak berbahan dasar kelapa itu, dikemas dalam kemasan liter, dengan merk sementara “Selingsing”. Dan bakal dijual dengan harga Rp 22.000 perliternya.

“Beberapa persoalan akhir-akhir ini, dengan kelangkaan minyak goreng, dan di Kabupaten tidak langka, namun kemungkinan harganya agak tinggi, berkisar Rp 24.000 – Rp 26.000. Insyaallah, untuk minyak kelapa yang kita produksi ini akan dijual dengan harga Rp 22.000 perliternya,” kata Nizar saat membuka launching hasil produksi Sentra IKM Kelapa Desa Resang di Kecamatan Singkep Pesisir, Selasa (12/04/2022) kemarin.

Dengan hadirnya minyak goreng ini, Nizar menegaskan geliat ekonomi sudah mulai terbuka, khususnya di Kabupaten Lingga. Dengan stok yang tersedia di IKM Resang saat ini, dia berharap dari pihak pengelola dapat segera mendistribusikan ke masyarakat pada bulan suci ramadhan ini, dengan membuka bazar-bazar.

“Hadirnya minyak gorengan ini, memang untuk dinikmati masyarakat kita, dengan stok yang sudah tersedia saat ini, diharapkan bisa dijual kepada masyarakat dibulan suci ramadhan ini. Kalau dapat ditekan, harganya lebih bagus. Namun jangan sampai melebihi harga pasar minyak goreng saat ini,” papar dia.

Jauh sebelumnya, pada masa pemerintahan Alias Wello menjadi bupati dan dirinya sebagai wakil bupati. Sentra IKM ini telah memproduksi minyak goreng kelapa dengan merk “ReMaLa”. Dimasa kepemimpinannya bersama Neko Wesha Pawelloy,

Baca Juga:  DPRD Lingga Sahkan 11 Ranperda Menjadi Perda

sentra ini kembali digeliatkan dibawah Koperasi Selingsing Jaya Mandiri berkerjasama dengan Disperindagkop Kabupaten Lingga.

Tidak hanya produk minyak goreng, beberapa hasil produksi lainya, seperti minyak mentah, cocofeat, cocofiber, arang brekit, telah berhasil diproduksi dan di ekspor keluar negeri.

“Makanya, dengan aset yang sudah tersedia dizaman Awe-Nizar harus dapat kontinu berproduksi di zaman Nizar-Neko saat ini. Dua diantaranya, aset AMDK Gunung Daik dengan beberapa produksi yang telah dilepaskan dan kemudian hasil IKM Resang, alhamdulilah mengikuti,” papar dia.

Adapun hasil produksi, yang telah dikeluarkan IKM Desa Resang diantaranya cocofiber sebanyak 30 ton, cocofeat sebanyak 22 ton dan arang brekit sebanyak 5 ton, ke negeri tirai bambu dengan Bayer yang berada di Batam, tertanggal 21 Maret 2022 lalu.

Kemudian produksi berikut dengan cocofet 15 ton, cocofiber 12 ton dan arang brekit 4 ton, kembali ekspor ke China, tertanggal 25 Maret 2022.

“Sentra IKM Resang juga mampu memperkejakan tenaga lokal lebih kurang 40 orang dengan gaji Minimal Rp 2.100.000 perbulannya,” jelas dia.

Dengan produktifnya sentra IKM ini, direncanakan pada Mei mendatang akan diperjelasakan kerjasama melalui BUMD Kabupaten Lingga. Hal ini, guna menarik Pendapat Asli Daerah (PAD) untuk Kabupaten Lingga sendiri.

“Terimakasih pihak Koperasi Selingsing Jaya Mandiri dan Disperindagkop. Mudah-mudahan kegiatan ini dimudahkan Allah SWT apalagi ditengah bulan suci ini,” ucap dia. (Icoel)

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menganyam Masa Depan Warisan Leluhur: Tudung Manto Lingga Melangkah ke Panggung Kualitas Global
Bupati dan Wakil Bupati Lingga Hadiri Rapat Paripurna DPRD: Bahas Propemperda dan Finalisasi APBD 2026 dalam Rangka Penataan Arah Pembangunan Daerah
Paripurna DPRD Lingga Setujui dan Tandatangani MoU KUA–PPAS APBD 2026: Fokus Penguatan Ekonomi Lokal dan Tata Kelola Pemerintahan Efektif
Kabupaten Lingga Peringati Hari Pahlawan Nasional 2025: Ketua DPRD Maya Sari Ajak Masyarakat Meneladani Semangat Juang dan Membangun Daerah Bersama
DPRD Lingga Perjuangkan Legalitas Penambang Timah 
DPRD Lingga Rapat Paripurna Bahas Ranperda RPJMD 2025-2029
Ketua DPRD Lingga Maya Sari Tegaskan Komitmen Lintas Sektor Cegah Stunting
DPRD Lingga Bahas Tiga Ranperda
Berita ini 117 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 16:16 WIB

Menganyam Masa Depan Warisan Leluhur: Tudung Manto Lingga Melangkah ke Panggung Kualitas Global

Jumat, 28 November 2025 - 15:42 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Lingga Hadiri Rapat Paripurna DPRD: Bahas Propemperda dan Finalisasi APBD 2026 dalam Rangka Penataan Arah Pembangunan Daerah

Rabu, 12 November 2025 - 17:13 WIB

Paripurna DPRD Lingga Setujui dan Tandatangani MoU KUA–PPAS APBD 2026: Fokus Penguatan Ekonomi Lokal dan Tata Kelola Pemerintahan Efektif

Senin, 10 November 2025 - 15:32 WIB

Kabupaten Lingga Peringati Hari Pahlawan Nasional 2025: Ketua DPRD Maya Sari Ajak Masyarakat Meneladani Semangat Juang dan Membangun Daerah Bersama

Jumat, 17 Oktober 2025 - 15:07 WIB

DPRD Lingga Perjuangkan Legalitas Penambang Timah 

Berita Terbaru

Ayatollah Ali Khamenei merupakan salah satu tokoh paling berpengaruh di Timur Tengah dan dunia Islam | f. Anadolu

Figur/Tokoh

Ali Khamenei: Dari Ulama Muda hingga Pemimpin Tertinggi Iran

Selasa, 10 Feb 2026 - 12:08 WIB