Dekranasda Lingga Dorong Pengrajin Tudung Manto Ikuti Program Inkubasi Wastra dan Fesyen di Kepri, Upaya Strategis Perkuat UMKM Lokal

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 14 Mei 2025 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lingga mengirimkan dua pengrajin Tudung Manto terbaiknya untuk mengikuti Program Inkubasi Wastra, Fesyen, dan Mamin Olahan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau | f. Dekranasda Lingga

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lingga mengirimkan dua pengrajin Tudung Manto terbaiknya untuk mengikuti Program Inkubasi Wastra, Fesyen, dan Mamin Olahan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau | f. Dekranasda Lingga

Ihand.id – Lingga – Dalam upaya memperkuat daya saing produk lokal dan mengangkat potensi kerajinan tradisional, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lingga mengirimkan dua pengrajin Tudung Manto terbaiknya untuk mengikuti Program Inkubasi Wastra, Fesyen, dan Mamin Olahan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau.

Program yang dimulai pada 5 Mei 2025 dan akan berlangsung selama 18 hari ini diikuti oleh dua sosok pengrajin berbakat asal Lingga, yakni Leni Rusnika dan Siti Azzahra Amelia.

Mereka terpilih untuk mendapatkan pendampingan intensif dalam bidang desain fesyen berbasis Wastra, teknik pewarnaan, hingga kolaborasi produksi busana berbahan dasar kain tradisional.

Ketua Harian Dekranasda Lingga melalui Sekretaris, Susi Yenty, Rabu (14/05/2025), menuturkan bahwa program ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan kesempatan emas bagi para pengrajin lokal untuk meningkatkan kapasitas, memperluas jaringan, serta memperkenalkan produk khas Lingga ke pasar yang lebih luas.

Menurutnya, pelatihan ini akan membuka wawasan para peserta terkait perkembangan tren fesyen global serta strategi pemasaran efektif untuk menggaet pasar ekspor.

Baca Juga:  DisperindagKop Lingga Perluas Daya Saing Pelaku Usaha Lewat Pelatihan Kewirausahaan Inovatif

“Leni dan Amelia tidak hanya akan belajar menggambar desain, tetapi juga akan dibimbing langsung oleh para praktisi fesyen berpengalaman dalam mengembangkan motif khas Tudung Manto agar lebih relevan dengan tren pasar saat ini. Selain itu, mereka juga akan diberi pengetahuan tentang teknik pewarnaan alami yang ramah lingkungan,” jelas Susi.

Ia menambahkan, Tudung Manto sebagai produk lokal khas Lingga memiliki potensi besar untuk menembus pasar global. Namun, tanpa inovasi desain dan penguatan strategi pemasaran, produk tersebut akan sulit bersaing.

Penulis : Cahyo Aji

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bambang Wiratdany Resmi Jabat Kasi Pidsus Kejari Lingga: Babak Baru Penegakan Hukum Berintegritas
Pulut Santan, Rasa yang Dimasak Perlahan: Tradisi Pernikahan Sarat Makna di Balik Asap Kayu Bakar
Sentuhan Empati di Tengah Luka: Ketua DPRD Lingga Jenguk Korban Insiden Tak Terduga
Ketika Waktu Tak Mampu Memisahkan: “Reuni 35 Tahun Penuh Haru, Ini Tentang Rasa yang Tak Pernah Usang”
Lonjakan Penyakit Pasca Lebaran di Dabo: Hipertensi dan ISPA Paling Dominan
Wabup Lingga Novrizal Kunjungi RSUD Dabo Singkep, Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Optimal Pasca Lebaran
Panen Cabai di Halaman Gedung Daerah Dabo, TP PKK Lingga Dorong Ketahanan Pangan Keluarga
Arus Balik Lebaran 2026 di Lingga Mulai Memuncak, 1.000 Penumpang Tinggalkan Daerah di H+3
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 19:15 WIB

Bambang Wiratdany Resmi Jabat Kasi Pidsus Kejari Lingga: Babak Baru Penegakan Hukum Berintegritas

Senin, 30 Maret 2026 - 18:31 WIB

Pulut Santan, Rasa yang Dimasak Perlahan: Tradisi Pernikahan Sarat Makna di Balik Asap Kayu Bakar

Senin, 30 Maret 2026 - 18:20 WIB

Sentuhan Empati di Tengah Luka: Ketua DPRD Lingga Jenguk Korban Insiden Tak Terduga

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:43 WIB

Ketika Waktu Tak Mampu Memisahkan: “Reuni 35 Tahun Penuh Haru, Ini Tentang Rasa yang Tak Pernah Usang”

Kamis, 26 Maret 2026 - 22:01 WIB

Lonjakan Penyakit Pasca Lebaran di Dabo: Hipertensi dan ISPA Paling Dominan

Berita Terbaru

Puskesmas Dabo 2026 | f. Wandy

Berita Harian Lingga

Lonjakan Penyakit Pasca Lebaran di Dabo: Hipertensi dan ISPA Paling Dominan

Kamis, 26 Mar 2026 - 22:01 WIB