Cuaca Ekstrem, Camat Singkep Barat Himbau Masyarakat Tetap Waspada

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Desember 2024 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Singkep Barat, Febrizal Taufik | f. Ist

Camat Singkep Barat, Febrizal Taufik | f. Ist

“Kami mengingatkan para nelayan untuk selalu memeriksa kondisi cuaca sebelum pergi melaut. Jika memungkinkan, tunda dulu aktivitas melaut hingga kondisi cuaca lebih stabil. Keselamatan adalah yang utama,” tambahnya.

Febrizal juga meminta masyarakat untuk melaporkan segera kepada pihak berwenang apabila menemukan situasi darurat, seperti pohon tumbang atau insiden lainnya yang memerlukan penanganan cepat.

Pemerintah Kecamatan Singkep Barat bersama aparat terkait telah bersiap siaga untuk memberikan bantuan dan memastikan keamanan masyarakat.

Kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan masih akan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Kepulauan Riau, termasuk Singkep Barat, tengah menghadapi periode angin musim barat yang membawa potensi hujan deras, angin kencang, dan gelombang tinggi.

Dengan kondisi ini, masyarakat diharapkan tidak hanya meningkatkan kewaspadaan, tetapi juga menjaga kesehatan dan menghindari aktivitas yang tidak mendesak di luar rumah.

Camat Singkep Barat juga mengajak seluruh warga untuk saling membantu dan memperhatikan satu sama lain, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan perempuan hamil.

Baca Juga:  Kelangkaan BBM Solar Subsidi Jadi Sorotan, DKP Lingga Bersama Kel. Dabo Gelar Sosialisasi dan Koordinasi Kepada Nelayan

“Semoga kita semua dapat melalui kondisi ini dengan selamat. Mari kita tetap waspada, saling menjaga, dan mengikuti arahan dari pihak berwenang demi keselamatan bersama,” tutup Febrizal.

Peringatan ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk selalu siap menghadapi tantangan alam, terlebih di wilayah yang rentan terhadap perubahan cuaca ekstrem seperti Kabupaten Lingga.

Penulis : Ivantri Gustianda

Editor : Cahyo Aji

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketika Waktu Tak Mampu Memisahkan: “Reuni 35 Tahun Penuh Haru, Ini Tentang Rasa yang Tak Pernah Usang”
Lonjakan Penyakit Pasca Lebaran di Dabo: Hipertensi dan ISPA Paling Dominan
Wabup Lingga Novrizal Kunjungi RSUD Dabo Singkep, Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Optimal Pasca Lebaran
Panen Cabai di Halaman Gedung Daerah Dabo, TP PKK Lingga Dorong Ketahanan Pangan Keluarga
Arus Balik Lebaran 2026 di Lingga Mulai Memuncak, 1.000 Penumpang Tinggalkan Daerah di H+3
Perpisahan yang Menggetarkan Hati di Hari ke-30 Ramadhan
Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-29: Ramadhan Hampir Berakhir, Jangan Lewatkan Kesempatan Terakhir Menuju Ampunan
Jejak Sejarah Ketupat: Tradisi Sakral yang Tak Pernah Absen di Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Berita ini 196 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:43 WIB

Ketika Waktu Tak Mampu Memisahkan: “Reuni 35 Tahun Penuh Haru, Ini Tentang Rasa yang Tak Pernah Usang”

Kamis, 26 Maret 2026 - 22:01 WIB

Lonjakan Penyakit Pasca Lebaran di Dabo: Hipertensi dan ISPA Paling Dominan

Kamis, 26 Maret 2026 - 20:50 WIB

Wabup Lingga Novrizal Kunjungi RSUD Dabo Singkep, Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Optimal Pasca Lebaran

Kamis, 26 Maret 2026 - 20:26 WIB

Panen Cabai di Halaman Gedung Daerah Dabo, TP PKK Lingga Dorong Ketahanan Pangan Keluarga

Selasa, 24 Maret 2026 - 13:15 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 di Lingga Mulai Memuncak, 1.000 Penumpang Tinggalkan Daerah di H+3

Berita Terbaru

Puskesmas Dabo 2026 | f. Wandy

Berita Harian Lingga

Lonjakan Penyakit Pasca Lebaran di Dabo: Hipertensi dan ISPA Paling Dominan

Kamis, 26 Mar 2026 - 22:01 WIB