Antimateri, Zat Termahal di Dunia: Rp1.000 Triliun per Gram dan Bisa Meledak Saat Disentuh

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anti materi | f. Redaksi

Anti materi | f. Redaksi

Diciptakan di laboratorium canggih, antimateri menjadi zat paling langka dan berbahaya, potensinya bisa mengubah masa depan energi dunia.

Ihand.id | • Teknologi – Bayangkan sebuah zat yang nilainya menembus angka Rp1.000 triliun hanya untuk satu gram. Bukan emas, berlian, atau uranium, melainkan antimateri, zat paling mahal sekaligus paling misterius yang pernah dikenal manusia.

Antimateri bukan sekadar konsep dalam film fiksi ilmiah. Ia nyata dan telah berhasil diciptakan oleh para ilmuwan, meski dalam jumlah yang sangat kecil.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Produksinya dilakukan menggunakan fasilitas supercanggih seperti Large Hadron Collider milik CERN di Swiss.

Baca Juga:  Tim BPBD Kab. Lingga Gerak Cepat Evakuasi WNA Malaysia yang Terjebak di Gunung Daik

Namun, proses pembuatannya tidaklah mudah. Antimateri harus dirakit partikel demi partikel melalui tumbukan energi tinggi.

Bahkan dengan teknologi terbaik saat ini, seluruh ilmuwan di dunia hanya mampu menghasilkan beberapa nanogram per tahun, jumlah yang bahkan lebih ringan dari sehelai bulu mata.

Tantangan tidak berhenti di situ. Menyimpan antimateri jauh lebih sulit daripada membuatnya. Ketika antimateri bersentuhan dengan materi biasa, keduanya akan langsung lenyap dalam ledakan energi yang luar biasa.

Karena itu, antimateri harus disimpan dalam kondisi khusus menggunakan medan magnet agar tidak menyentuh apapun.

Meski demikian, potensi antimateri sangat luar biasa. Secara teori, zat ini merupakan sumber energi paling efisien di alam semesta.

Baca Juga:  Melawan Kanker Darah, GERAM Lingga Kepri Bersatu Galang Dana Bantu Firdaus AlKadri

Bahkan, sejumlah kecil antimateri dapat menghasilkan energi jauh lebih besar dibandingkan bahan bakar konvensional.

Para ilmuwan percaya, jika suatu hari manusia mampu memproduksi antimateri dalam jumlah besar dan menyimpannya dengan aman, dunia bisa mengalami revolusi energi yang belum pernah terjadi sebelumnya, mulai dari perjalanan luar angkasa hingga sumber energi tanpa batas.

Namun hingga kini, antimateri tetap menjadi simbol batas kemampuan manusia dalam sains: luar biasa, mahal, dan masih jauh dari pemanfaatan massal.

Penulis : Redaksi

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak Sejarah Ketupat: Tradisi Sakral yang Tak Pernah Absen di Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-28: Allah Menjanjikan Pahala Besar bagi Orang Berpuasa
Bersatu dalam Berkah Ramadan, LMG Gelar Buka Puasa di Pantai Tiga Berlian Penuh Haru dan Kebersamaan
Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-27: Malam yang Diyakini sebagai Lailatul Qadar, Ini Amalan Istimewanya
Indahnya Malam 7 Likur di Dabo Singkep, Gerbang Pelita Bandara Jadi Spot Foto Favorit Warga
Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-26: Doa Orang Berpuasa Dikabulkan
Arus Mudik Lebaran 2026 Meningkat, H-5 Idulfitri Penumpang Masuk ke Lingga Tembus 1.137 Orang
Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-25: Allah Mengangkat Derajat Orang Beriman
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 18:16 WIB

Jejak Sejarah Ketupat: Tradisi Sakral yang Tak Pernah Absen di Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:53 WIB

Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-28: Allah Menjanjikan Pahala Besar bagi Orang Berpuasa

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:55 WIB

Antimateri, Zat Termahal di Dunia: Rp1.000 Triliun per Gram dan Bisa Meledak Saat Disentuh

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:14 WIB

Bersatu dalam Berkah Ramadan, LMG Gelar Buka Puasa di Pantai Tiga Berlian Penuh Haru dan Kebersamaan

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:20 WIB

Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-27: Malam yang Diyakini sebagai Lailatul Qadar, Ini Amalan Istimewanya

Berita Terbaru