Jalan Batu Bongkok Terancam Putus, Warga Minta Dinas Terkait Gerak Cepat Untuk Memperbaiki

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 22 Agustus 2022 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ihand.id -Cuaca ekstrim dan tidak adanya tembok penahan air sebabkan jalan utama masyarakat Desa Persiapan Kebun Nyiur terancam tidak bisa dilalui.

Siti Aminah (37) Warga Desa Persiapan Kebun Nyiur yang sudah hampir 19 tahun tinggal di wilayah tersebut mengeluh lambannya tindak lanjut dari pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk melakukan perbaikan jalan yang menjadi akses utama masyarakat Desa Kebun Nyiur tersebut.

“Iya dengan kondisi jalan seperti itu mengkhawatirkan untuk dilalui, terutama kalau misalkan ada truck yang lewat, walaupun tidak tinggi tapikan tanah bawahnya kosong bisa aja semakin ambruk,” katanya.

Dirinya mengatakan, bahwa hingga saat ini sudah satu minggu jalan tersebut rusak dan belum ada perbaikkan jalan, sehingga mengkhawatirkan kemungkinan terburuk putusnya jalan yang menjadi akses jalur utama Desa tersebut.

“Sudah hampir satu minggu jalannya rusak, belum ada diperbaiki, tapi kalau diulur terus dan dibiarkan seperti itu dengan keadaan air laut seperti ini pasti semakin menjadi rusak,” tuturnya.

Baca Juga:  Lawatan Singkat di Beijing, Presiden Prabowo Bahas Kerja Sama Strategis dengan Presiden Rusia Vladimir Putin

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Novrizal saat dikonfirmasi terkait tanggapan jalan ambruk di depan wisata Batu Bongkok Desa Persiapan Kebun Nyiur mengatakan bahwa jalan tersebut merupakan proyek jalan Dinas PU Provinsi sehingga yang mempunyai kewenangan dalam tanggung jawabnya memperbaiki adalah dari dinas PU Provinsi.

“Sebenarnya jalan itu proyek jalan Dinas PU Provinsi, jadi yang mempunyai kewenangan tanggung jawab memperbaikinya seharusnya dari Dinas PU Provinsi,” ungkapnya.

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Papan Bunga Warnai Pelantikan Pejabat Lingga, Sosok Febrizal Taufik Jadi Sorotan di Air Terjun Resun
Bupati Lingga Lantik 6 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Air Terjun Resun, Sarat Filosofi Kepemimpinan
Kabupaten Lingga Raih Penghargaan UHC Awards 2026 Kategori Madya di Jakarta
Investasi Smelter di Lingga Masih Berlanjut, Kemhan Bentuk Tim Terpadu
Sekda Lingga Akui APBD Berat Jika Harus Biayai Gaji PPPK, Harap Tetap Didukung APBN
Pemkab Lingga Tegaskan Perpanjangan Kontrak Tidak Berlaku untuk Semua PPPK, Ini Penjelasan Sekda
Pemkab Lingga Rencanakan Perpanjangan Kontrak PPPK Selama 4 Tahun hingga 2030
Lantik Aspidum Baru, Kajati Kepri J. Devy Sudarso Tekankan Profesionalitas dan Integritas Penegakan Hukum
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:28 WIB

Banjir Papan Bunga Warnai Pelantikan Pejabat Lingga, Sosok Febrizal Taufik Jadi Sorotan di Air Terjun Resun

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:37 WIB

Bupati Lingga Lantik 6 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Air Terjun Resun, Sarat Filosofi Kepemimpinan

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:55 WIB

Kabupaten Lingga Raih Penghargaan UHC Awards 2026 Kategori Madya di Jakarta

Senin, 5 Januari 2026 - 15:09 WIB

Investasi Smelter di Lingga Masih Berlanjut, Kemhan Bentuk Tim Terpadu

Senin, 15 Desember 2025 - 16:14 WIB

Sekda Lingga Akui APBD Berat Jika Harus Biayai Gaji PPPK, Harap Tetap Didukung APBN

Berita Terbaru

Kabupaten Lingga Raih Penghargaan UHC Awards 2026 Kategori Madya di Jakarta | f. Diskominfo Lingga

Berita Harian Lingga

Kabupaten Lingga Raih Penghargaan UHC Awards 2026 Kategori Madya di Jakarta

Kamis, 29 Jan 2026 - 19:55 WIB

Inisiator Aliansi Masyarakat Kabupaten Lingga, Armanto Arsyad | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

Investasi Smelter di Lingga Masih Berlanjut, Kemhan Bentuk Tim Terpadu

Senin, 5 Jan 2026 - 15:09 WIB