Pesta Pernikahan Berujung Tragedi: Pelabuhan Tua Desa Baran Ambruk, Puluhan Tamu Tercebur ke Laut

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 7 April 2025 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pelabuhan kayu tua—satu-satunya akses transportasi air di Dusun Tajur Resun, Desa Barang ambruk saat puluhan tamu undangan hendak pulang | f. Warga

pelabuhan kayu tua—satu-satunya akses transportasi air di Dusun Tajur Resun, Desa Barang ambruk saat puluhan tamu undangan hendak pulang | f. Warga

“Alhamdulillah semua korban sudah ditangani di Puskesmas. Respons warga sangat cepat. Mereka langsung membantu evakuasi tanpa menunggu perintah,” ujarnya.

Diduga, ambruknya pelabuhan disebabkan kondisi infrastruktur yang sudah lapuk dan tidak mampu menahan beban puluhan orang di satu titik.

“Tiang penyangga sudah keropos, tapi ini satu-satunya jalur transportasi kami. Kejadian ini jadi peringatan untuk memperbaiki fasilitas umum di sini,” tambah Indra.

Meski evakuasi berjalan lancar, kepanikan sempat melanda para tamu, terutama wanita dan anak-anak yang menyaksikan kerabat mereka tercebur.

Beberapa orang bahkan masih terguncang usai dilarikan ke darat.

Baca Juga:  Warga Desa Mensanak Keluhkan Gangguan Sinyal Telkomsel yang Tak Kunjung Membaik

Pasca-insiden, warga mendesak pemerintah setempat segera merevitalisasi pelabuhan dan infrastruktur vital lainnya.

Sementara itu, acara pernikahan yang seharusnya menjadi kenangan manis, kini tercoreng oleh tragedi yang mengingatkan betapa rapuhnya akses transportasi di daerah terpencil.

Penulis : Cahyo Aji

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hilal Tidak Terlihat di Tugu Khatulistiwa Lingga
Barongsai Hidupkan Atmosfer Imlek di Dabo Singkep 2577 Gongzili
Pemkab Lingga Raih Penghargaan Nasional, Komitmen Tata Kelola Desa Diakui Pemerintah Pusat
Hujan Turun di Hari Pertama Imlek 2577 Kongzili di Dabo Singkep, Warga Sebut Pertanda Hoki dan Rezeki
Imlek 2026 Tahun Kuda Api: Lambang Energi dan Pergerakan Baru
Mahatma Gandhi: Pelopor Perlawanan Tanpa Kekerasan yang Mengguncang Kekaisaran Inggris
Prata, Sarapan Legendaris Dabo Singkep: Hangatnya Kari Ayam yang Membangunkan Pagi Warga
KONI Lingga Mulai Bahas Hibah 2027, Fokus Penguatan Pembinaan Atlet
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:04 WIB

Hilal Tidak Terlihat di Tugu Khatulistiwa Lingga

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:34 WIB

Barongsai Hidupkan Atmosfer Imlek di Dabo Singkep 2577 Gongzili

Selasa, 17 Februari 2026 - 15:40 WIB

Pemkab Lingga Raih Penghargaan Nasional, Komitmen Tata Kelola Desa Diakui Pemerintah Pusat

Selasa, 17 Februari 2026 - 15:26 WIB

Hujan Turun di Hari Pertama Imlek 2577 Kongzili di Dabo Singkep, Warga Sebut Pertanda Hoki dan Rezeki

Senin, 16 Februari 2026 - 12:21 WIB

Imlek 2026 Tahun Kuda Api: Lambang Energi dan Pergerakan Baru

Berita Terbaru

Hasil rukyatul hilal menunjukkan posisi bulan masih di bawah ufuk; Kemenag Lingga kirim laporan resmi ke pusat sebagai bahan penetapan 1 Ramadan 1447 Hijriah | f. Diskominfo Lingga

Berita Harian Lingga

Hilal Tidak Terlihat di Tugu Khatulistiwa Lingga

Rabu, 18 Feb 2026 - 12:04 WIB

Aksi spektakuler barongsai pada hari pertama Imlek 17 Februari 2026 memikat warga Dabo Singkep. Tradisi kuno Tiongkok ini bukan sekadar hiburan, tetapi simbol keberuntungan dan pengusir energi buruk | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

Barongsai Hidupkan Atmosfer Imlek di Dabo Singkep 2577 Gongzili

Selasa, 17 Feb 2026 - 21:34 WIB

Imlek 2026 Tahun Kuda Api: Lambang Energi dan Pergerakan Baru | f. Istimewa

Sejarah/History

Imlek 2026 Tahun Kuda Api: Lambang Energi dan Pergerakan Baru

Senin, 16 Feb 2026 - 12:21 WIB