Membedah Perbedaan Biawak Darat dan Buaya Darat: Antara Satwa Reptil dan Pria Hidung Belang yang Licik

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 18 Mei 2025 - 22:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gambar lucu antara Biawak darat dan buaya darat | f. Red

Ilustrasi gambar lucu antara Biawak darat dan buaya darat | f. Red

Lantas, apa yang membuat istilah buaya darat begitu populer?

Buaya adalah hewan predator yang dikenal ganas, sabar, dan pintar menunggu saat yang tepat untuk menerkam mangsanya.

Sifat-sifat inilah yang kemudian disematkan kepada pria hidung belang yang dianggap penuh tipu daya dan lihai dalam bersiasat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, biawak darat tak pernah dikaitkan dengan citra negatif manusia. Justru hewan ini dianggap sebagai bagian penting dari ekosistem karena berperan sebagai pengendali populasi hewan kecil dan bangkai.

Baca Juga:  Gubernur Ansar Serahkan Bantuan 2,8 Miliar serta Luncurkan Gercep Anting di Dabo Singkep

Meski istilah buaya darat telah melekat dalam percakapan sehari-hari, penting untuk memahami perbedaannya dengan biawak darat yang nyata dan memiliki peran signifikan di alam.

Baca Juga:  Membangun Kepemimpinan Inklusif Pasca Pilkada: Menghapus Sekat Politik untuk Kepri yang Berkeadilan

Menggunakan istilah tersebut secara berlebihan bisa jadi justru memperburuk citra satwa liar yang tidak bersalah.

Sejatinya, baik biawak darat maupun buaya darat sama-sama memiliki karakteristik unik yang menarik untuk dikupas.

Namun, jangan sampai salah kaprah dalam mengartikannya. Jangan sampai pula, Anda terjerat buaya darat yang licik dalam balutan kata manisnya!

Penulis : Redaksi

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Investasi Smelter di Lingga Masih Berlanjut, Kemhan Bentuk Tim Terpadu
Sekda Lingga Akui APBD Berat Jika Harus Biayai Gaji PPPK, Harap Tetap Didukung APBN
Pemkab Lingga Tegaskan Perpanjangan Kontrak Tidak Berlaku untuk Semua PPPK, Ini Penjelasan Sekda
Pemkab Lingga Rencanakan Perpanjangan Kontrak PPPK Selama 4 Tahun hingga 2030
Lantik Aspidum Baru, Kajati Kepri J. Devy Sudarso Tekankan Profesionalitas dan Integritas Penegakan Hukum
Ketua Dekranasda Lingga Hadiri Pembukaan Pengajian Dhuha Rajab, Sya’ban, dan Ramadhan BKMT Singkep
Gerakan Bersama Anak Kepri Kecam Pernyataan Endipat Wijaya: Dinilai Cederai Adab dan Marwah Melayu
Rimpang Kopi & Herbal Hadir di Tanjungpinang, Tawarkan Minuman Sehat Berbasis Rimpang dan Herbal Alami
Berita ini 267 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 15:09 WIB

Investasi Smelter di Lingga Masih Berlanjut, Kemhan Bentuk Tim Terpadu

Senin, 15 Desember 2025 - 16:14 WIB

Sekda Lingga Akui APBD Berat Jika Harus Biayai Gaji PPPK, Harap Tetap Didukung APBN

Senin, 15 Desember 2025 - 15:57 WIB

Pemkab Lingga Tegaskan Perpanjangan Kontrak Tidak Berlaku untuk Semua PPPK, Ini Penjelasan Sekda

Senin, 15 Desember 2025 - 15:40 WIB

Pemkab Lingga Rencanakan Perpanjangan Kontrak PPPK Selama 4 Tahun hingga 2030

Senin, 15 Desember 2025 - 15:07 WIB

Lantik Aspidum Baru, Kajati Kepri J. Devy Sudarso Tekankan Profesionalitas dan Integritas Penegakan Hukum

Berita Terbaru

Inisiator Aliansi Masyarakat Kabupaten Lingga, Armanto Arsyad | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

Investasi Smelter di Lingga Masih Berlanjut, Kemhan Bentuk Tim Terpadu

Senin, 5 Jan 2026 - 15:09 WIB

Pemkab Lingga Rencanakan Perpanjangan Kontrak PPPK Selama 4 Tahun hingga 2030 | f. Wandy

Berita Harian Lingga

Pemkab Lingga Rencanakan Perpanjangan Kontrak PPPK Selama 4 Tahun hingga 2030

Senin, 15 Des 2025 - 15:40 WIB