Partisipasi Pemilih Pilkada Rendah, Ombudsman Kepri Soroti Kinerja KPU dan Pemda

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 12 Desember 2024 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Lagat Siadari | f. Cahyo

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Lagat Siadari | f. Cahyo

Ihand.id – Tanjungpinang – Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Lagat Siadari, mengungkapkan keprihatinannya atas rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam Pemilu di Kepri, terutama di Batam, yang berada di bawah 50 persen.

Lagat menjelaskan bahwa banyak masyarakat mengeluhkan tidak menerima undangan formulir C6, serta minimnya keterlibatan di tingkat RT dan RW dalam mendorong partisipasi warga.

Baca Juga:  Ansar Ahmad Syukuri Kemenangan Pilkada dan Ajak Bersatu Bangun Kepri

Hal ini, menurutnya, bertolak belakang dengan tingkat partisipasi pemilu di tahun-tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 70 persen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Partisipasi yang rendah ini menimbulkan pertanyaan. Apakah ini terjadi secara tidak sengaja, atau ada desain tertentu untuk memperkecil tingkat partisipasi? Yang pasti, sepinya Tempat Pemungutan Suara (TPS) menjadi gambaran mengecewakan,” kata Lagat, Rabu (11/12/2024).

Menurutnya, Penjabat Kepala Daerah seharusnya lebih aktif dalam memotivasi warga untuk ikut serta dalam pemilu.

“Anggaran untuk penyelenggaraan pemilu sangat besar. Ini menunjukkan perlunya introspeksi mendalam oleh KPU, Bawaslu, dan pemerintah daerah,” tambahnya.

Lagat juga menyinggung dampak partisipasi yang rendah terhadap legitimasi kepala daerah terpilih.

Penulis : Cahyo Aji

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragedi di Setajam Lingga: Perempuan Tewas Misterius, Polisi Turun Tangan
PKK Lingga Matangkan Kampung CERIA, Lomba Vlog, dan Semarak Hari Posyandu Nasional 2026
Pemkab Lingga Gelar Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30, Tekankan Sinergi dan Inovasi Daerah
Malam Silang Budaya Lingga–Pahang Meriah, Sekda Armia Ajak Pererat Hubungan Serumpun
Sekda Lingga Tegas: Meski Kondisi Keuangan Daerah Seret, Pajak Tak Akan Naik
PAD Lingga Masih Lemah, Sekda Armia Ungkap Sektor Tambang Belum Optimal
Sabar Pasti Dibayar, Sekda Armia Ungkap Fakta di Balik Tunda Bayar
Proyek Jembatan Marok Kecil Rugikan Negara Ratusan Juta, Jaksa Tuntut 4 Terdakwa
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 20:07 WIB

Tragedi di Setajam Lingga: Perempuan Tewas Misterius, Polisi Turun Tangan

Selasa, 28 April 2026 - 14:37 WIB

PKK Lingga Matangkan Kampung CERIA, Lomba Vlog, dan Semarak Hari Posyandu Nasional 2026

Senin, 27 April 2026 - 14:14 WIB

Pemkab Lingga Gelar Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30, Tekankan Sinergi dan Inovasi Daerah

Minggu, 26 April 2026 - 14:05 WIB

Malam Silang Budaya Lingga–Pahang Meriah, Sekda Armia Ajak Pererat Hubungan Serumpun

Sabtu, 25 April 2026 - 15:10 WIB

Sekda Lingga Tegas: Meski Kondisi Keuangan Daerah Seret, Pajak Tak Akan Naik

Berita Terbaru

Penemuan jasad wanita di dalam rumah warga Setajam memicu kepanikan, polisi lakukan penyelidikan dan autopsi untuk ungkap penyebab kematian | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

Tragedi di Setajam Lingga: Perempuan Tewas Misterius, Polisi Turun Tangan

Selasa, 28 Apr 2026 - 20:07 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Lingga, H. Armia | f. Diskominfo Lingga

Berita Harian Lingga

Sekda Lingga Tegas: Meski Kondisi Keuangan Daerah Seret, Pajak Tak Akan Naik

Sabtu, 25 Apr 2026 - 15:10 WIB