Paripurna DPRD Lingga Setujui dan Tandatangani MoU KUA–PPAS APBD 2026: Fokus Penguatan Ekonomi Lokal dan Tata Kelola Pemerintahan Efektif

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 12 November 2025 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paripurna DPRD Lingga Setujui dan Tandatangani MoU KUA–PPAS APBD 2026 | f. Redaksi

Paripurna DPRD Lingga Setujui dan Tandatangani MoU KUA–PPAS APBD 2026 | f. Redaksi

4. Estimasi Awal KUA–PPAS APBD 2026

Dalam laporan banggar, estimasi awal penyampaian KUA dan PPAS APBD Kabupaten Lingga Tahun Anggaran 2026 ditetapkan sebesar:

Rp 851.492.612.674

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Angka ini merupakan proyeksi awal kebutuhan anggaran pemerintah untuk menjalankan program prioritas di tahun 2026. Penyusunan estimasi tersebut didasarkan pada kondisi keuangan daerah, potensi pendapatan, dan kebutuhan belanja pembangunan.

5. Penambahan Estimasi Anggaran Sebesar Rp 12 Miliar

Yudi menyampaikan bahwa dalam hasil pembahasan antara Banggar dan TAPD, terjadi penambahan estimasi anggaran sebesar Rp 12 miliar.

Dengan demikian, total estimasi KUA–PPAS APBD 2026 mengalami peningkatan menjadi:

Rp 863.492.612.674

Penambahan anggaran ini, menurut Yudi, telah disesuaikan dengan urgensi program prioritas dan pertimbangan kemampuan keuangan daerah. Tambahan tersebut juga mempertimbangkan kebutuhan penguatan sektor-sektor strategis agar pembangunan tahun 2026 tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

6. Anggaran Final Menjadi Acuan Penyusunan Nota Keuangan dan Ranperda APBD 2026

Baca Juga:  Kemensos Respon Cepat Kasus Ibu Zainun di Lingga

Total anggaran pendapatan dan belanja tahun anggaran 2026 hasil harmonisasi final antara Banggar dan TAPD menjadi acuan resmi dalam penyusunan Nota Keuangan Bupati serta Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Lingga 2026.

Dokumen ini selanjutnya akan disampaikan pada rapat paripurna berikutnya untuk kembali dibahas, disetujui, dan ditetapkan menjadi APBD definitif.

Komitmen Bersama Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Rapat paripurna tersebut tidak hanya menjadi forum formal penyampaian hasil pembahasan, tetapi juga menegaskan komitmen bersama antara DPRD dan pemerintah daerah untuk memajukan Kabupaten Lingga secara berkelanjutan.

Dalam sambutannya, pimpinan rapat menyampaikan bahwa penyusunan APBD bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, tetapi merupakan amanah besar dalam menentukan masa depan pembangunan.

Sinergi antara legislatif dan eksekutif dinilai sangat penting agar setiap rupiah anggaran benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat, bukan sekadar formalitas tahunan.

Penandatanganan MoU: Simbol Kesepahaman Legislatif–Eksekutif

Puncak dari rapat paripurna adalah penandatanganan MoU KUA–PPAS APBD 2026. Penandatanganan dilakukan oleh Ketua DPRD dan Bupati Lingga, disaksikan seluruh anggota dewan serta jajaran perangkat daerah.

Baca Juga:  SMA Negeri 1 Singkep Laksanakan Ujian Mid Semester Ganjil TP 2022/2023

MoU tersebut menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menyusun dokumen anggaran secara lebih rinci.

Dengan adanya kesepakatan ini, seluruh program prioritas 2026 telah mendapatkan legitimasi awal untuk dilanjutkan ke tahap penyusunan APBD final.

Harapan dan Langkah ke Depan

Setelah paripurna ini, proses penyusunan APBD memasuki fase lanjutan, yakni penyampaian Nota Keuangan dan Ranperda APBD oleh Bupati Lingga. Tahapan berikutnya melibatkan pembahasan lebih rinci antara komisi-komisi DPRD dan OPD teknis.

Melalui arah kebijakan yang telah ditetapkan, diharapkan pembangunan Kabupaten Lingga tahun 2026 mampu memberikan percepatan di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, pendidikan, infrastruktur, pelayanan publik, hingga kebudayaan dan ketahanan sosial.

Sinergi, transparansi, dan pengawasan tetap menjadi kunci agar APBD 2026 benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat luas.

Penulis : Yudiar Kalman Maulana

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Investasi Smelter di Lingga Masih Berlanjut, Kemhan Bentuk Tim Terpadu
Sekda Lingga Akui APBD Berat Jika Harus Biayai Gaji PPPK, Harap Tetap Didukung APBN
Pemkab Lingga Tegaskan Perpanjangan Kontrak Tidak Berlaku untuk Semua PPPK, Ini Penjelasan Sekda
Pemkab Lingga Rencanakan Perpanjangan Kontrak PPPK Selama 4 Tahun hingga 2030
Lantik Aspidum Baru, Kajati Kepri J. Devy Sudarso Tekankan Profesionalitas dan Integritas Penegakan Hukum
Ketua Dekranasda Lingga Hadiri Pembukaan Pengajian Dhuha Rajab, Sya’ban, dan Ramadhan BKMT Singkep
Gerakan Bersama Anak Kepri Kecam Pernyataan Endipat Wijaya: Dinilai Cederai Adab dan Marwah Melayu
Rimpang Kopi & Herbal Hadir di Tanjungpinang, Tawarkan Minuman Sehat Berbasis Rimpang dan Herbal Alami
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 15:09 WIB

Investasi Smelter di Lingga Masih Berlanjut, Kemhan Bentuk Tim Terpadu

Senin, 15 Desember 2025 - 16:14 WIB

Sekda Lingga Akui APBD Berat Jika Harus Biayai Gaji PPPK, Harap Tetap Didukung APBN

Senin, 15 Desember 2025 - 15:57 WIB

Pemkab Lingga Tegaskan Perpanjangan Kontrak Tidak Berlaku untuk Semua PPPK, Ini Penjelasan Sekda

Senin, 15 Desember 2025 - 15:40 WIB

Pemkab Lingga Rencanakan Perpanjangan Kontrak PPPK Selama 4 Tahun hingga 2030

Senin, 15 Desember 2025 - 15:07 WIB

Lantik Aspidum Baru, Kajati Kepri J. Devy Sudarso Tekankan Profesionalitas dan Integritas Penegakan Hukum

Berita Terbaru

Inisiator Aliansi Masyarakat Kabupaten Lingga, Armanto Arsyad | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

Investasi Smelter di Lingga Masih Berlanjut, Kemhan Bentuk Tim Terpadu

Senin, 5 Jan 2026 - 15:09 WIB

Pemkab Lingga Rencanakan Perpanjangan Kontrak PPPK Selama 4 Tahun hingga 2030 | f. Wandy

Berita Harian Lingga

Pemkab Lingga Rencanakan Perpanjangan Kontrak PPPK Selama 4 Tahun hingga 2030

Senin, 15 Des 2025 - 15:40 WIB